Madura United Menggaet Bekas Pemainnya Lagi, Nama Punggawa Masih Disembunyikan

Aimswarangal.org – Madura United tengah dalam proses memulangkan eks pilarnya di jendela transfer kompetisi BRI Liga 1 2021/2022. Tetapi, pihak tim masih belum memberitahukan nama pilar yang dimaksud.

Direktur PT PBMB, perusahaan yang menaungi Madura United, Ziaul Haq, pula tidak mau membeberkan nama punggawa itu kepada publik. Dia tidak ingin proses negosiasi ini tidak berhasil atau bahkan diserobot oleh tim lain.

“Tunggu saja. Kalau sudah ada kepastian, ada hitam di atas putih, kami pasti umumkan dan sebut siapa dia, asing atau lokal yang akan comeback juga ke Madura United,” ucap pria asli Pamekasan tersebut.

Berita ini memunculkan sejumlah nama yang kemungkinan akan balik ke Laskar Sape Kerrab. Di antaranya adalah bomber Beto Goncalves, winger Syahrian Abimanyu, hingga lini belakang Fandry Imbiri.

Lalu, ada dua legiun asing yang memperkuat musim lalu diberitakan pula tengah didekati oleh klub asal Pulau Garam itu. Mereka adalah gelandang winger Emmanuel Oti (Ghana) dan winger Bruno Matos (Brasil).

Di sisi lain, Laskar Sape Kerrab sudah melepas kepergian tiga pilar di jendela transfer ini. Dua di antaranya adalah Alfin Tuasalamony dan Sansan Fauzi yang hijrah ke klub Liga 2, RANS Cilegon FC. Kemudian, Samuel Christianson Simanjuntak bergabung ke Persija Jakarta.

Madura United sudah memboyong satu pilar, yaitu penyerang Greg Nwokolo. Sang pemain sukses digaet kembali oleh Madura United usai nyaris dua tahun tidak merasakan atmosfer laga.

Baca Juga: 5 Pilar Persela Lamongan Resmi Angkat Koper.

Kepulangannya memperoleh sambutan hangat dari teman-teman seskuadnya. Maklum saja, pemain kelahiran Nigeria itu bukanlah sosok asing buat Laskar Sape Kerrab. Dia tercatat sempat berkostum Madura United pada 2017-2020 dan bahkan pernah menjabat sebagai kapten klub.

Selama empat musim berkostum Laskar Sape Kerrab, punggawa berusia 35 tahun itu tercatat sebagai penyumbang gol paling banyak tim. Dia sudah mencetak 22 brace dari 75 performa. Itu cuma dihitung dari penampilannya di ajang domestik alias Liga 1.

Sayang, torehan itu pernah terhenti di musim ini. Eks pemain Persija Jakarta itu sesungguhnya amat diinginkan untuk mampu memperkuat Laskar Sape Kerrab lagi. Tetapi, dia memilih tidak berlabuh lantaran ingin melindungi keluarganya di tengah pandemi.

Alhasil, namanya tidak masuk tim Laskar Sape Kerrab di ajang Piala Menpora 2021 dan putaran perdana ajang kasta teratas Indonesia musim 2021/2022. DIa pula memilih tidak menerima tawaran tim lain. Baru kali ini, dia berpeluang kembali bermain.

Tanpanya, Laskar Sape Kerrab seolah-olah kehilangan ketajaman di sektor serang. Pemain berpostur tinggi 175cm ini merupakan sosok berharga. Selain punya jiwa kepemimpinan dan pandai melesakkan brace, dia pula sanggup mengirimkan operan kunci yang membikin teman-temannya membobol gawang musuh.

Mereka sekarang tercatat cuma mencatatkan 21 brace, angka yang cukup kecil dari 17 duel. Laskar Sape Kerrab pula tidak lagi meramaikan persaingan papan atas seperti tiga edisi Liga 1 sebelumnya.

Madura United bahkan pernah terseo-seok di papan bawah dalam putaran perdana ajang kasta tertinggi Indonesia. Pergantian juru taktik dari Rahmad Darmawan ke Fabio Lefundes sedikit berpengaruh dan sekarang menempati urutan ke-10 klasemen sementara.

Keberadaan mantan pemain BEC Tero Sasana itu diinginkan mampu menambah ketajaman sektor serang Laskar Sape Kerrab. Karena, mereka sejauh ini tidak memiliki bomber tumpuan, cuma Rafael Silva saja yang bahkan bermain angin-anginan. Bomber naturalisasi Silvio Escobar bahkan belum sukses melesakkan brace.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *