Pertahankan Anak-anak dalam Pelukannya Atalarik Syah Yakin Bisa

Pertahankan Anak-anak dalam Pelukannya Atalarik Syah Yakin Bisa : Atalarik Syah dan Tsania Marwa sama-sama yakin bisa mengasuh kedua anaknya. Meski sudah memiliki hak asuh atas anak, namun Tsania Marwa belum juga bisa membawa dan membawa kedua anaknya.

Sejak Tsania Marwa akhirnya mendapatkan hak asuh atas kedua anaknya, Atalarik Syah masih merasa dialah yang paling pantas mengasuh kedua anaknya.

Pengadilan Agama Cibinong awalnya memutuskan hak asuh anak dibagi dua. Namun, Atalarik Syah tidak menerimanya dan mengajukan kasasi.

Sayangnya, seruan tersebut justru membuat Atalarik Syah kehilangan hak asuh sepenuhnya atas anak tersebut. Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat telah mempercayakan hak asuh kepada Tsania Marwa.

“Tidak masalah, saya tenang. Ini keputusan pihak ketiga ya, keputusan orang lain,” kata Atalarik dalam siaran beberapa waktu lalu.

“Saat naik banding tiba-tiba dia (Tsania) menang, saya mengajukan banding dan merasa dia juga pemenangnya. Saya tidak bisa mengatakan apa-apa, itu (hak asuh anak), sekarang apa penyebab jatuhnya?” Dia menjelaskan.

Akhirnya, Atalarik Syah dibujuk untuk meminta peninjauan kembali (PK). Atalarik Shah tetap bertekad membela kedua putranya.

“Dengan kesaktian Allah, saya sudah diberi kekuatan dan kesehatan untuk menempuh PK (Pertimbangan Ulang), saya masih punya tenaga dan rezeki, jadi saya akan himbauan lagi,” ucapnya.

Bahkan dalam tayangan Rumpi: Bukan Rahasia, Atalarik Syah tak takut terancam pelaporan ke Kapolri dan Mahkamah Agung.

“Tolong Kapolri dan MA kalau memang mau mengganggu keluarga orang. Saya kira tidak mungkin, mereka orang terhormat. Harus ada aturan untuk mengganggu keluarga, terutama yang beragama Islam, jadi itu tidak benar. cukup kasusnya. Mungkin saja. Saya baru saja bersiap-siap menghadapi semuanya, ”kata Atalarik Shah.

Atalarik Shah pun mendapat informasi bahwa Tsania Marwa akan menjemput anak-anaknya. Untuk itu Atalarik juga meminta KPAI memantau proses pengambilan anaknya.

“Saya pergi ke KPAI untuk bisa memantau proses anak-anak menjalankan pidatonya, seperti hal-hal. Kalau saya merelakan anak saya tidak mungkin melahirkan bayi. Prosesi penjemputan bayi lebih baik, ini makhluk hidup. , “katanya.

Tolong (jawab) jangan ngotot, ambillah dengan hormat biarpun itu anak-anak, kataku. Jangan khawatir, aku sudah siapkan kamar. Jangan bilang nanti kalau aku tidak mau menyerah anak atau yang lainnya. Nanti aku hormati, “janji Atalarik. Syah saat itu.

Nyatanya, saat ini Tsania Marwa tidak bisa membawa pulang anak-anaknya. Tsania Marwa memiliki elemen yang memprovokasi anak-anaknya hingga mereka takut dan mengira akan diculik oleh ibunya sendiri.

“Begitulah, saya sudah punya waktu dengan anak saya. Dia sangat baik hati meminta suap, dan dia masih merasa sangat sayang,” kata Tsania Marwa yang ditemui hari ini di kediaman Atalarik Syah.

“Tiba-tiba ada provokasi ya, ada yang ngomong keras-keras. Makanya anak saya takut terus masuk kamar,” pungkas Tsania Marwa.

Anak-anaknya yang bernama Tsania Marwa mengunci diri di dalam kamar. Mereka takut diculik oleh ibu mereka.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *