Peran Aktif Polisi Memerangi Narkotika Di Kampung Boncos

Peran Aktif Polisi Memerangi Narkotika Di Kampung Boncos : Hengki menyebut, untuk memerangi narkoba tidak hanya dibutuhkan peran aktif dari kepolisian untuk melakukan tindakan represif. Namun, untuk kegiatan preentif dan persuasif juga dibutuhkan sokongan dari para pemangku kepentingan termasuk masyarakat.

Peran Aktif Polisi Memerangi Narkotika Di Kampung Boncos

“Minggu depan kita akan bersama dengan forum pimpinan kota. Mari bersama-sama perangi narkoba. Pada fase represif, kita akan lakukan efek hingga orang jera menggunakan narkoba,” tandas Hengki.

Sementara Kasat Serse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Suhermanto menyebutkan, sembilan tersangka yang berhasil ditangkap di Kampung Boncos pad Rabu (7/2/2018) empat diantaranya mengidap penyakit HIV. Hal itu, berdasarkan pengakuan sementara para tersangka.

“Di TKP sana (Kampung Boncos) banyak yang HIV. Empat orang yang sebelumnya kami amankan juga menderita HIV,” ucap Suhermanto.

Bahkan yang lebih miris, akibat mengidap HIV salah satu anggota keluarga tersangka meninggal dunia. “Ada satu istri dari tersangka meninggal juga karena menderita HIV,” kata Suhermanto.

Masalah yang timbul tersebut membuat Suhermanto semakin bersemangat untuk memberangus peredaran narkoba di kawasan Jakarta Barat khususnya wilayah yang sudah menjadi sarang para penikmat barang haram tersebut diantaranya Kampun Ambon dan Kampung Boncos.

Rabu (7/2) sore kemarin, di satu lapangan badminton di Kampung Boncos, sembilan pria berjongkok dengan kedua tangan terborgol. Jajaran Sat Resnarkoba Polres Jakarta Barat bersenjata laras panjang keluar masuk gang mencari sang bandar. embilan orang digelandang ke kantor polisi.

Dalam kegiatan tersebut tersebut polisi menyita barang bukti diantaranya 10 plastik klip kecil berisi sabu, golok, pisau dan celurit, alat hisap sabu, jimat jimat bertulis lafaz Arab, sejumlah uang, serta balsem obat kuat.