Olahraga Akan Menjadi Sia-Sia Jika Menkonsumsi Minuman Soda

Olahraga Akan Menjadi Sia-Sia Jika Menkonsumsi Minuman Soda : Minum minuman soda setelah olahraga memang terasa puas dan menyegarkan, bukan? Jika Anda pernah mencobanya, atau bahkan sering, mungkin ini saatnya untuk berhenti melakukannya.

Olahraga Akan Menjadi Sia-Sia Jika Menkonsumsi Minuman Soda

Ada beberapa alasan yang mendasari pernyataan ini, dan tentunya didukung oleh banyak penelitian dan bukti ilmiah yang kuat.

Berikut ini adalah tiga alasan mengapa sebaiknya Anda tidak mengonsumsi minuman soda saat atau setelah berolahraga:

Menurunkan performa olahraga

Mengapa bisa mengurangi performa olahraga? Bagi beberapa orang, minuman soda dapat membuat perut kembung. Jika dikonsumsi terlalu banyak dalam waktu yang singkat, jenis minuman ini dapat memproduksi gas berlebihan di lambung sehingga memicu kembung. Hal ini juga bisa terjadi walaupun dengan jumlah soda yang sedikit.

Selain membuat tidak nyaman, kondisi perut kembung juga sangat berpengaruh terhadap performa olahraga. Tidak hanya performa yang menurun, konsentrasi yang terganggu saat olahraga justru dapat membuat Anda rentan terhadap cedera.

Menambah berat badan

Olahraga memang merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk mengontrol atau menurunkan berat badan. Mengonsumsi minuman bersoda setelah berolahraga, terutama dalam jumlah besar, dapat berefek pada penambahan berat badan.

Umumnya, minuman bersoda memiliki kalori yang tinggi. Jika setelah berolahraga Anda membakar 250 kalori, dan minuman soda yang Anda minum mengandung kalori sebesar 300, manfaat yang diinginkan dari olahraga tentunya akan sia-sia belaka. Jadi, siap-siap saja terkejut dengan angka timbangan Anda!

Inter Milan Menambah Kontrak Icardi Agar Tidak Kecolongan

Inter Milan Menambah Kontrak Icardi Agar Tidak Kecolongan : Direktur Olahraga klub Inter Milan, Piero Ausilio, membuka peluang timnya memperpanjang kontrak Mauro Icardi lagi. Sebab, pemain asal Argentina itu sedang diincar Real Madrid.

Icardi sebenarnya baru memperpajang kontraknya dengan Inter Milan pada Oktober 2016 lalu. La Beneamata mengikat Icardi hingga 2021.

Sulit Bagi Chelsea Untuk Mengejar Manchester City Diperebutan Tangga Juara Liga InggrisNamun demikian, dalam kontrak itu, ada klausul pelepasan sebesar 110 juta euro untuk akhir musim. Madrid pun siap membayar harga ini demi memboyong Icardi ke Santiago Bernabeu.

“Kami tidak khawatir, selain fakta ada klausul yang berlaku untul pindah ke luar negeri sampai Juli, Icardi dan kami ingin tetap bersama dan mencapai target kami,” kata Ausilio kepada Mediaset Premium.

Buka Peluang Perpanjang Kontrak

Ausilio mengatakan, pihaknya terbuka untuk menjalin kerjasama baru dengan Icardi. Di mata dia, Icardi adalah pemain penting.

“Saya tidak akan mengesampingkan kontrak baru, meski belum ada rencana melakukan pertemuan karena dia memiliki kontrak yang sangat panjang. Tapi, di masa depan kami bisa duduk dan membicarakan sesuatu yang berbeda,” Ausilio menambahkan.

Statistik Icardi

Icardi sendiri telah membela Inter sejak 2013/14. Pemain 24 tahun itu berkembang menjadi salah satu striker terbaik di dunia. Musim ini, ia sudah mencetak 18 gol hanya dalam 20 pertandingan di Liga Serie A Italia.