Dua Cewek Dan Satu Cowok Ditangkap Karena Mengaku Sebagai Orang Pinter

Dua Cewek Dan Satu Cowok Ditangkap Karena Mengaku Sebagai Orang Pinter : Tiga dari empat pelaku mengaku orang pinter bisa menyembuhkan penyakit, membawa kabur sepeda motor milik wanita di Jalan Fly Over, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, dibekuk polisi, Jumat (12/1) malam.

Dua Cewek dan Satu Cowok Ditangkap Karena Mengaku Sebagai Orang Pinter

“Dalam aksi kejahatannya dua pria bersama dua wanita, dengan modus berlagak sebagai orang pinter yang bisa menyembuhkan penyakit dan cari jodoh mereka mencari mangsa,” papar Kasubag Humas Polres Metro Jakpus Kompol Suyatno, SH, saat dikonfirmasi.

Oleh petugas Satreskrim ‎Polres Metro Jakarta Pusat tiga pelaku dibekuk diantaranya berinsial ED alias Abdurohman,47, dan dua wanita berinsial SB alias Sari,21, serta AA alias Yanti, 22, sedang satu lagi pelaku lainnya pria, Wily lolos. Kini mereka mendekam di balik jeruji Mapolres Metro Jakarta Pusat.

Selain ketiga tersangka yang diamankan juga barang bukti disita berupa sepeda motor Honda Scopy milik pelaku serta satu telepon genggam milik korban diketahui bernama Wiwik Mulidawati,22.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu, menuturkan penipuan itu terjadi Selasa (2/1).Berawal dari pertemuan korban dengan dua wanita yang mengaku orang pinter bisa menyembuhkan penyakit non medis serta mempertemukan jodoh.

Karena korban merasa ingin disembuhkan, akhirnya dua wanita itu sudah mulai mengatur siasat dan kemudian mengajak dua teman pria untuk melakukan praktek penipuan. Akhirnya teknik pengobatan pun diberikan pada pasien yang menjadi calon korban penipuan.

Keempat pelaku berpura-pura paranormal . Pelaku lalu membacakan mantra dan si pasien dalam pengobatan tidak boleh melirik ke belakang.

Tidak itu saja sebelum membacakann mantra korban diminta terlebih dulu menitipkan sepeda motor tas dam dompet kepada teman orang pinter itu. Begitu praktek pengobatan diberlakukan, korban disuruh nuruti omongan sang “dukun” yang melakukan pengobatan.

Setelah wanita itu disuruh berjalan tidak boleh menoleh ke belakang, korban yang terus komat-kamit mengucapkan kata-kata tapi betapa kagetnya begitu korban menoleh ke belakang ternyata keempat orang mengaku orang pinter sudah tidak ada demikian juga, motor dan tas berisi KTP, ATM dan uang tak seberapa raib. Kasusnya kemudian dilaporkan ke polisi.

Petugas kepolisian segera mencari pelaku. Dipimpin Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus AKBP Tahan Marpaung, polisi membekuk tiga pelakunya di kawasan Koja dan Cilincing, Jakarta Utara.

Kini ketiga pelaku sudah dijebloskan ke penjara di Mapolres Metro Jakarta Pusat.