Mengapa Xhaka Tetap Bertahan Meski Dihina Fans?

Thursday, April 30th, 2020 - bola

Granit Xhaka sudah menyatakan bagaimana perlakuan fans Arsenal terhadap dirinya, yang membuatnya sampai hilang kesabaran. Akan tetapi mengapa pemain asal Swiss itu masih bertahan di Emirates sampai sekarang? (Gamespools)

Xhaka sempat mengundang perhatian publik di tahun 2019 lalu. Kala itu, ia menjadi salah satu bagian dari skuat Arsenal melawan Crystal Palace pada kompetisi Premier League dan masih berstatus menjadi kapten tim.

Ia ditarik keluar pada babak kedua oleh sang pelatih, Unai Emery. Sorakan bernada negatif langsung terdengar dari bangku pendukung Arsenal. Xhaka kehabisan kesabaran dan membalas pendukung dengan perkataan yang tidak pantas.

Tak lama usainya, ia melepas dan menjatuhkan jersey miliknya ke tanah. Sikap Xhaka itu tidak diterima oleh para pendukung Arsenal dan membuat sorakan kebencian yang tertuju kepadanya semakin menjadi-jadi.

Alasan Xhaka Bertahan di Arsenal

Beberapa waktu berselang, Xhaka menceritakan bagaimana perlakuan para pendukung terhadap dirinya di media sosial. Mereka menyerang keluarganya. Dan Xhaka telah berusaha untuk memendamnya sampai meledak di pertandingan menghadapi Crystal Palace.

Di bulan Januari kemarin, jalan keluar dari Emirates telah dibuka dengan adanya tawaran dari Hertha Berlin. Akan tetapi Xhaka memilih untuk tidak mengambilnya. Mengapa?

“Ya, ada kontak beserta tawaran, namun pada akhirnya saya memilih untuk tinggal di London. Setelah tiga setengah tahun saya tidak mau menghentikan apa yang sudah saya bangun,” tutup Xhaka ke Sport 1.