Bukti Serangan MU Buruk Ketika Kalah Lawan Newcastle

Monday, October 7th, 2019 - Uncategorized

Berita buruk bagi Manchester United yang kembali mengalami kekalahan pada Premier League 2019/20. Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer harus tunduk 0-1 di kandang Newcaslte, Minggu (6/10/2019) malam WIB. Hasil negatif tersebut semakin memperburuk kondisi MU. (GAMESPOOL)

Betapa tidak, kekalahan itu membuat MU cuman unggul dua poin dari zona degradasi. Mereka cuman dapat 2 kemenangan dari 8 laga selama ini, sisanya 3 hasil imbang dan 3 kekalahan. MU terpuruk pada peringkat ke-12 klasemen sementara dengan total 9 poin.

Seakan-akan kondisinya parah, MU juga gagal meraih kemenangan dalam 11 pertandingan tandang terakhir pada semua kompetisi. Ini menjadi laju terburuk MU selama tiga dekade terakhir.

Kekalahan dari Newcastle ini juga menjadi tamparan keras untuk Solskjaer, yang seharusnya membuat dia menyadari keterpurukan MU. Apa itu?

Menurut Metro, kekalahan itu menggarisbawahi suatu masalah MU. Lini serang mereka terlihat kebingungan selama 90 menit. Sebagai striker utama, Marcus Rashford lagi-lagi gagal membuat Solskjaer bangga.

Daniel James berusahakeras lewat umpan silang demi umpan silang. Tapi tidak ada umpan yang benar-benar disambut. Bek-bek Newcastle dapat mengatasinya dengan mudah.

Kekurangan ini memunculkan satu statistik negatif MU. Tercatat, bek tengah seperti Harry Maguire malah lebih banyak membuat sentuhan (4) di dalam kotak penalti lawan ketimbang pemain MU yang lain.

Solskjaer mengganti Juan Mata dengan Mason Greenwood dalam usaha menyuntikkan semangat di lini serang MU, namun tetap saja tidak ada dampak yang signifikan di penampilan MU melawan Newcastle.