Wacom Meluncurkan 3 Pen Tablet Terbaru

Wacom Meluncurkan 3 Pen Tablet Terbaru : Tak dapat dimungkiri, perkembangan teknologi saat ini sejalan dengan semakin bertumbuhnya industri kreatif di dunia, termasuk di Indonesia.

Wacom Meluncurkan 3 Pen Tablet Terbaru

Menjawab tantangan tersebut, Wacom meluncurkan tiga pen tablet teranyarnya, yakni Wacom Intuos Pro Tablet, Wacom Cintiq Pro, dan Wacom Mobile Studio Pro.

Diklaim sebagai produk andalan perusahaan yang menyasar industri kreatif, Wacom Intuos Pro dan Wacom Cintiq Pro menawarkan teknologi pena digital yang memiliki 4x akurasi dan pressure sensitivity yang lebih tinggi ketimbang seri-seri pen tablet Wacom sebelumnya.

Wacom Intuos Pro menawarkan kemampuan kepada pengguna untuk dapat membuat sketsa dengan mudah dimana saja dan kapan saja dibantu dengan fitur Intuos Pro Paper Edition dan Wacom Fine Tip pen yang sudah termasuk di dalamnya.

Tak hanya itu, perangkat ini juga menghadirkan fitur yang dapat digunakan untuk memindahkan salinan digital ke dalam perangkat PC berbekal software creative 2D dan 3D apapun.

Untuk Wacom Cintiq Pro, seri yang satu ini memiliki layar beresolusi 4K. Karena bentuknya lebih ramping dari dua seri lainnya, pengguna dapat dengan mudah dibawa ke mana-mana. Selain itu, seri ini juga hadir dengan fitur gesture multi-touch dan tombol ExpressKeys yang bisa diatur.

Seri terakhir adalah Wacom Mobile Studio Pro. Hadir sebagai seri premiun, perangkat ini sudah dibekali dengan kamera yang mampu memindai obyek 3D. Tak hanya itu, profesional kreatif pun semakin dimudahkan dengan sistem komputasi dan kemampuan grafis dalam menjalankan software 2D, 3D, dan CAD di mana pun.

“Misi kami adalah memberikan inspirasi dan memenuhi kebutuhan masyarakat dunia untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih kreatif,” tulis KS Ong, Senior Director of Sales & Marketing Wacom Asia Pasific, dalam keterangan pers yang Tekno Liputan6.com terima, Minggu (29/10/2017).

Adapun Wacom membanderol Intuos Pro dengan harga harga Rp 5,8 juta hingga Rp 9 juta. Wacom Cintiq Pro berukuran layar 13 inci seharga Rp 17,4 juta dan 16 inci seharga Rp 25,7 juta.

Perusahaan berbasis di Saitama, Jepang inipun menjual Wacom Mobile Studio Pro seharga Rp 31 juta hingga Rp 50 juta.

Layar Pixel 2 XL Mudah Panas

Layar Pixel 2 XL Mudah Panas : Smartphone terbaru Google, Pixel 2 XL, dilaporkan oleh sejumlah pengguna memiliki masalah serius.

Layar Pixel 2 XL Mudah Panas

Berdasarkan keterangan pengguna, layar smartphone tersebut mudah panas. Bahkan, beberapa di antaranya melaporkan layar smartphone sampai terbakar.

Menurut informasi yang dimuat di laman Ubergizmo pada Selasa (24/10/2017), arus panas yang dirasakan pengguna berawal dari bagian tombol navigasi, tepatnya di bawah layar. Insiden ini pun menyebabkan Pixel 2 XL mati seketika dan tak lagi bisa digunakan.

“Well, halo. Pixel 2 XL saya terbakar (layarnya). Mungkin enggak seburuk yang lain (kejadian yang sama, layarnya panas dan terbakar). Tapi ini sudah 10 hari tidak digunakan sejak layarnya terbakar,” ujar salah satu pengguna bernama Stephen Hall.

Google sendiri selaku pembesut Pixel 2 XL langsung menanggapi insiden tersebut. Kepada The Verge, raksasa teknologi asal Negeri Paman Sam itu mengklaim tengah menginvestigasinya.

“Layar Pixel 2 XL dirancang dengan teknologi OLED dan resolusi QHD+, gamut warna lebar, dan rasio kontras tinggi untuk rendering dan hasil warna yang alami dan cantik,” tulis Google dalam keterangan resminya.

Kami selalu menguji semua perangkat lewat uji kualitas tingkat tinggi sebelum akhirnya dirilis dan dilepas ke pasaran. Karena itu, kami akan segera menginvestigasi keluhan ini,” ujar Google.

Pixel 2 XL adalah smartphone dengan layar tipis alias bezeless. Pada dapur pacu, smartphone ini ditopang Qualcomm Snapdragon 835, RAM 4GB, dan memori internal 64 atau 128GB.

Di sektor sumber daya, Pixel 2 dibekali baterai berkapasitas 2700 mAh, sementara Pixel 2 XL 3250 mAh.

Selain beberapa aspek tersebut di atas, Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL memiliki spesifikasi yang sama antara lain kamera utama 12,2MP dengan laser dan dual pixel phase detection autofocus, OIS, EIS, bukaan f/1.8, serta kamera depan 8MP dengan bukaan lensa f/2.4.

Injustice 2 Bisa Dinikmati Di Nintendo Switch

Injustice 2 Bisa Dinikmati Di Nintendo Switch : Injustice 2 adalah salah satu gim paling fenomenal pada 2017. Ya, gim ini menawarkan sensasi pertarungan antar karakter superhero dan antihero di jagat DC Comics.

Injustice 2 Bisa Dinikmati Di Nintendo Switch

Adalah NetherRealm Studios–studio gim Mortal Kombat X–yang dipercaya menjadi pengembang sekuel Injustice ini. Ed Boon, kreator Mortal Kombat pun didapuk sebagai sutradara gim tersebut.

Popularitas Injustice 2 di ranah gaming ternyata begitu mencuat. Sampai-sampai, Ed Boon sendiri ingin mengekspansi Injustice 2 ke konsol selain PS4, Xbox One, dan PC. Satu konsol yang terbesit di benak Boon tak lain adalah konsol terbaru Nintendo, yakni Switch.

Dalam wawancaranya bersama Gamespot belum lama ini, Boon menyebut memiliki ide untuk membawa Injustice 2 dan gim-gim besutan NetherRealm lainnya ke Switch.

Namun konsekuensinya, tampilan grafis Injustice 2 dan gim-gim lainnya tak akan menyamai kualitas di PS4, Xbox One, dan PC.

“Kita semua bisa garap gim apa pun. Itu bebas. Saya bisa saja besut Injustice untuk (konsol) Atari 2600. Memang grafisnya bakal nggak sama dengan PS4, tapi kan setidaknya Injustice ada di Atari 2600,” kata Boon.

“Jadi dari perspektif gamer, sepertinya memainkan Injustice 2 di Switch adalah ide yang oke. Saya pun berpikir demikian. Bayangkan, gamer Switch nanti bakal punya turnamen, gameplay-nya paralel dengan yang ada di PS4, mungkin banyak hal-hal baru,” lanjutnya menerangkan.

Sayangnya Boon tidak memastikan apa yang diucapkan kelak direalisasikan NetherRealm dalam waktu dekat. Namun jika benar terjadi, Boon dan tim pengembang membutuhkan bantuan pihak ketiga untuk mem-porting Injustice 2 ke Nintendo Switch.

Nintendo Switch sendiri adalah konsol ‘amfibi’ yang bisa berfungsi sebagai konsol rumahan ala PS4 dan Xbox One, tapi juga bisa dibawa ke mana-mana (portable) seperti 3DS.

Konsol ini diluncurkan secara global pada 3 Maret 2017. Nintendo menyediakan dua pilihan konsol yakni dengan kontroler Joy-Con berwarna abu-abu, dan satu lagi dengan Joy-Con berwarna neon red dan neon blue.

Di Indonesia, Nintendo Switch dijual di toko-toko online ataupun offline. Berdasarkan pantauan Tekno Liputan6.com, harga Nintendo Switch masih bertahan di kisaran Rp 6,4 juta hingga Rp 6,7 jutaan.

Nokia Kembali Bangkit Di Industri Smartphone

Nokia Kembali Bangkit Di Industri Smartphone : Nokia kembali ke pasar ponsel melalui kesepakatan lisensi dengan HMD Global. Penjualan ponsel Nokia pun sejauh ini cukup memuaskan.

Nokia Kembali Bangkit Di Industri Smartphone

Dilansir Phone Arena, Senin (16/10/2017), HMD Global pertama kali mengumumkan ponsel Nokia di Mobile World Congress (MWC) di Barcelona, Spanyol, pada Februari 2017. Sejak saat itu, menurut CMO HMD Global, Pekka Rentala, jutaan smartphone dan puluhan juta feature phone Nokia telah berhasil terjual.

Konfirmasi penjualan tersebut disampaikan Rentala pada 2 September dan jumlahnya mencakup keempat smartphone Nokia. Pernyataan HMD Global itu kini diperkuat dengan laporan perusahaan riset IDC.

IDC mengonfirmasi bahwa ponsel Nokia menghasilkan penjualan yang bagus. “Ini adalah awal yang bagus,” kata Direktur Riset IDC, Francisco Jeronimo.

IDC memperkirakan merek Nokia sudah bertengger di posisi nomor lima di Finlandia dan memiliki 0,4 persen pangsa pasar global. Penjualan smartphone Nokia dilaporkan berhasil mencapai angka 1,5 juta unit pada semester pertama tahun ini.

HMD Global sendiri optimistis akan kembali membuat merek Nokia berjaya di pasar smartphone. Setidaknya di Indonesia, perusahaan asal Finlandia itu membidik posisi tiga besar di pasar smartphone.

Penerimaan yang baik terhadap smartphone Nokia di sejumlah pasar Asia termasuk Tiongkok, Vietnam, dan India, diyakini juga akan terjadi di Tanah Air.

“Target kami bisa berada di posisi tiga besar di Indonesia kurang dari tiga tahun ke depan. Dengan performa yang kami punya di pasar lain, kami yakin tidak ada tantangan yang tidak bisa kami atasi,” ungkap Organized Trade Lead Nokia HMD, Affanick Hamim, beberapa waktu lalu.

Sosok Pria Di Balik Strategi Iklan Spotify

Sosok Pria Di Balik Strategi Iklan Spotify : Sea Yen Ong memiliki peran penting dalam pertumbuhan bisnis layanan streaming musik Spotify di kawasan Asia dalam setahun terakhir. Ia menjabat sebagai Regional Vice President of Sales Spotify untuk kawasan Asia sejak April 2016.

Sosok Pria Di Balik Strategi Iklan Spotify

Ong yang sebelumnya merupakan Head of Business Consulting di perusahaan solusi pemasaran digital CtrlShift, memiliki pengalaman 16 tahun di dunia penjualan digital dan periklanan di berbagai bidang mencakup mobile, pencarian, sosial, dan programmatic advertising.

Sebelum bekerja di CtrlShift selama setahun, Ong memiliki sejumlah peran penting di berbagai perusahaan yaitu Better Digital Solutions, Yellow Brick Road, Rapp Collins Worldwide, dan OgilvyOne di Malaysia.

Sepak terjang Ong di Spotify dimulai dari jabatan Regional Vice President of Sales Spotify untuk kawasan Asia. Ong dari kantor Spotify di Singapura, bertanggung jawab terhadap strategi dan pendapatan iklan. Ia juga memimpin berbagai kerja sama dan inisiatif-inisiatif lain di seluruh pasar Spotify di Asia.

Sebagai orang yang telah lama berkecimpung di dunia digital, pria lulusan Ilmu Komputer dari Campbell Univesity ini sadar bahwa ada peluang besar dalam bisnis iklan digital. Ia menilai dengan meningkatnya mobile, video online dan media sosial, ruang iklan digital turut tumbuh dengan besar.

Namun menurutnya, hal itu tidak mengejutkan mengingat betapa terintegrasinya orang-orang di dalam dunia digital.

Dalam sebuah wawancara dengan The Drum, Ong menjelaskan perpaduan audio dan mobile sebagai keunggulan utama Spotify untuk sukses dalam iklan digital. Menurutnya, ketika audio dikombinasikan dengan mobile maka akan membuat programmatic advertising semakin kuat, serta mempermudah pengiklan untuk menargetkan para pengguna yang mendengarkan musik saat di perjalanan.

“Dengan orang-orang mendengarkan Spotify di berbagai perangkat elektonik konsumen seperti Sonos, Google Home, Amazon Alexa, ada potensi untuk menjangkau para pendengar secara programmatic,” ujar Ong.

Sepak terjang dan pandangan Ong mengenai dunia digital khususnya periklanan sangat menarik. Untuk mengetahui lebih lanjut, ia akan menjabarkannya dalam konferensi perikalanan terbesar di Asia yaitu AdAsia 2017.

Acara yang digelar dua tahun sekali oleh Asian Federation of Advertising Associations (AFAA) ini akan dihalat di Bali Nusa Dua Convention Center pada 8-10 November 2017.

Konferensi dengan tema Globalizasian-Advancing New Possibilities ini akan menjadi acara yang tepat untuk mempelajari tren terbaru di industri periklanan dan menyoroti berbagai studi kasus pemasaran serta periklanan di wilayah Asia Pasifik. Delegasi dari lebih 15 negara akan hadir dalam acara ini.

AdAsia 2017 akan menghadirkan lebih dari 30 pembicara kelas dunia, termasuk Ong. Untuk mengetahui informasi mengenai acara yang juga disponsori oleh PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) ini, bisa didapatkan dengan mem-follow BBM Channel Ad Asia 2017 pada aplikasi BBM.

Keunggulan Smart Office Yang Bakal Mendunia

Keunggulan Smart Office Yang Bakal Mendunia : Meski belum diadopsi industri perkantoran, konsep smart office diprediksi bakal menjadi tren.

Keunggulan Smart Office Yang Bakal Mendunia

Hal ini terbukti dari laporan Dell and Intel Future Workforce Study 2016, yang mengungkap hampir separuh pekerja (45 persen) di wilayah Asia Pasifik dan Jepang (APJ) berharap dalam lima tahun ke depan, mereka dapat bekerja di sebuah smart office yang menawarkan Internet of Things (IoT) dan berbagai teknologi lainnya.

Gelombang teknologi baru yang bakal menunjang konsep smart office salah satunya adalah teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Bagaimana pun, konsep canggih ini masih membuat para pekerja khawatir. Akan tetapi, sebagian besar justru sangat mengharapkan teknologi mengambil peran yang lebih besar di tempat kerja.

Dell juga melaporkan, sekitar 42 persen generasi milenial di wilayah APJ menyatakan, mereka tidak ragu mundur dari pekerjaannya jika fasilitas teknologi yang disediakan perusahaan tak memenuhi standar.

Meski terkesan ironis mengingat dampak kecerdasan buatan kepada para pekerja, perusahaan punya dua pilihan, yakni menyediakan lingkungan smart office atau mengambil risiko kehilangan karyawan terbaiknya.

Commercial CSG Director Dell Indonesia Primawan Badri mengungkap, ada empat keunggulan smart office yang mau tak mau harus diperhatikan industri perkantoran. Apa saja? Merangkum keterangan resmi Dell pada Selasa (10/10/2017), berikut daftarnya.

Smart Office Mencerdaskan Pekerja

23 persen kalangan pekerja khawatir mereka akan digantikan kecerdasan buatan. Namun, satu dari lima responden (21 persen) di APJ menyatakan, mereka berharap dapat menggunakan teknologi berbasis AR/VR (Augmented Reality/Virtual Reality) untuk memperkaya keterampilannya.

Jumlah responden yang sama (21 persen) menyatakan, visualisasi 3D melalui AR/VR bisa membantu mereka mendapatkan ide-ide baru atau menyelesaikan masalah yang ada.

Ambil contoh, Upskill (APX Labs) yang mengembangkan teknologi wearable software yang dapat digunakan para pekerja untuk mendapatkan instruksi awal, validasi instan dari tindakan yang mereka lakukan, dan kemampuan interaksi data penghemat waktu lainnya saat mereka bekerja.

Mayoritas responden di APJ pun sepakat kecerdasan buatan dapat mempermudah pekerjaan mereka, sedangkan solusi-solusi pemeliharaan prediktif berbasis IoT dapat mengatasi tantangan operasional, seperti masalah downtime yang mendadak terjadi, efektivitas seluruh peralatan yang digunakan, dan pengembalian aset (return of assets).

Sudah menjadi tugas departemen/bagian TI untuk mengeksplorasi teknologi yang dapat membantu para pekerja lebih fokus pada pekerjaan yang memberi nilai tambah bagi perusahaan, daripada berkutat dengan pekerjaan administratif di setiap departemen.

Misalnya, sektor manufaktur yang proses produksinya semakin kompleks. Kondisi ini membutuhkan karyawan dengan ‘skill set’ khusus di setiap departemen/bagian.

Bagian TI harus dapat menghadirkan sistem ‘kolaborasi’ yang efektif dan efisien agar masing-masing departemen tidak tumpang-tindih dalam mengerjakan proses produksi dari hulu ke hilir.

Smart Office Jadi Ekosistem yang Sangat Terintegrasi

Lebih dari sepertiga pekerja sangat antusias dengan kesempatan memanfaatkan teknologi Internet of Things atau IoT.

Mereka bisa terhubung dengan berbagai perangkat secara nirkabel dan menganalisis data secara real time. Ambil contoh salah satu perusahaan inovatif, Comfy, menggunakan IoT untuk menghubungkan karyawan secara langsung ke sistem sirkulasi udara yang ada di gedung.

Para pekerja dapat ‘memilih’ pengaturan suhu di area kerja mereka di gedung tersebut. Gagasan penggunaan IoT untuk menyesuaikan ruang kerja sesuai keinginan masing-masing individu adalah prospek yang menarik bagi banyak orang dan juga dapat membantu mengurangi konsumsi energi bagi perusahaan.

IoT kini juga semakin populer di Indonesia seiring semakin banyaknya inisiatif smart city di berbagai kota di Indonesia.

Smart Office Dukung Kerja Remote

Studi Dell Technologies lainnya tentang Workforce Transformation menemukan, lebih dari separuh perusahaan di kawasan APJ berharap mendapatkan dukungan TI remote yang lebih mumpuni.

Pasalnya, banyak karyawan di wilayah ini yang ingin bekerja dari berbagai lokasi dan menggunakan beberapa perangkat berbeda, kemampuan berbagi dokumen secara aman, dan kolaborasi lancar yang dapat menggantikan kebutuhan komunikasi tatap muka di masa depan.

Di Indonesia, IDC menyatakan, sekitar 27 persen organisasi di Indonesia sudah mengimplementasikan tren mobility dengan memanfaatkan aplikasi mobile.

Smart Office Menjaga Keamanan Pekerja

Meningkatnya jumlah perangkat yang digunakan pekerja menjadi sumber utama masalah keamanan bagi dua pertiga (71 persen) perusahaan-perusahaan di APJ.

Serangan ransomware baru-baru ini seperti WannaCry menunjukkan bahwa perangkat endpoint adalah ‘mata rantai’ terlemah dalam sistem jaringan sebuah perusahaan.

Menggunakan perangkat-perangkat terbaru yang memiliki teknologi keamanan lebih canggih merupakan salah satu cara perusahaan dapat memastikan keamanan yang lebih baik bagi para karyawannya, tanpa menghambat produktivitas mereka.

Global State of Information Security Survey 2017 yang diterbitkan PricewaterhouseCooper (PwC) bekerja sama dengan majalah CIO dan CSO, menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan di Indonesia telah memutakhirkan praktik keamanan siber mereka dengan 38 presen responden menyatakan telah melakukan investasi untuk meningkatkan keamanan infrastruktur.

Namun, perusahaan tetap menghadapi tantangan, meski semua teknologi baru terus masuk. Para pekerja mengatakan, hal terbaik yang bisa dilakukan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas mereka adalah memastikan teknologi yang ditawarkan dapat berfungsi secara efisien.

Pemborosan waktu terbesar selama bekerja adalah program software dan perangkat yang lambat atau sering mengalami glitch, bukan rapat atau percakapan basa-basi.

Sebanyak 2.000 Unit ThinkPad Retro 25 Dijual Di Asia Tenggara

Sebanyak 2.000 Unit ThinkPad Retro 25 Dijual Di Asia Tenggara : Bagi para pencinta laptop ThinkPad di Tanah Air nampaknya harus berupaya keras untuk bisa mendapatkan ThinkPad edisi ulang tahun ke-25 ‘Retro’. Pasalnya, produk besutan Lenovo itu hanya dijual terbatas sebanyak 2.000 unit di Singapura dan Hong Kong.

Sebayak 2.000 Unit ThinkPad Retro 25 Dijual Di Asia Tenggara

Demikian disampaikan Executive Director Corporate and Public Sector Business Central Asia Pasific Lenovo, Eddie Ang kepada wartawan di Hotel Intercontinental, Yokohama, Jepang, (6/10/2017).

“Officialy, produk tersebut baru tersedia di dua negara di Asia Pasifik, yakni Singapura dan Hong Kong untuk saat ini,” ujar Ang.

Ang menambahkan, Lenovo sudah resmi merilis ThinkPad Retro 25 edisi terbatas tadi malam waktu Jepang (5/10). Perusahaan asal China itu siap melempar Retro 25 ke pasar Singapura dan Hong Kong untuk regional Asia Pasifik sebanyak 2.000 unit.

“Ini terbatas jumlahnya, dan untuk dua negara ini hanya 2.000 unit saja. Tersedia di jaringan ritel dalam beberapa pekan mendatang,” dia menuturkan.

Sementara untuk pasar Asia Pasifik lain termasuk Indonesia, kecuali Singapura dan Hong Kong, Ang mengaku, akan berupaya memasarkan produk ThinkPad Retro 25. Namun tergantung pada permintaan pasar.

“Ini bukan karena persoalan regulasi, tapi lebih kepada permintaan pasar. Kami masih berusaha meminta alokasi (Retro 25) untuk negara lain,” ujarnya.

Jumlah 2.000 unit hanya 10 persen dari jumlah yang disediakan Lenovo secara global. Perusahaan, diakui Ang akan melepas 20 ribu unit ThinkPad Retro 25 di berbagai negara.

“Terakhir bicaranya 20 ribu unit untuk global. Tapi bisa jadi berbeda,” kata Ang.

Sementara untuk harga jual ThinkPad Retro 25 di Singapura dan Hong Kong sebesar US$ 1.899 atau sekitar Rp 25,45 juta (kurs Rp 13.400 per dolar AS).

“Harganya US$ 1.899 per unit. Jadi ini recommended untuk ritel,” pungkas Ang.

Stok Pixel 2 Sudah Kehabisan Stok

Stok Pixel 2 Sudah Kehabisan Stok : Para konsumen yang sudah tak sabar menanti Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL, tampaknya harus menunggu lebih lama untuk bisa memiliki kedua smartphone tersebut. Pasalnya, Google dilaporkan mulai kekurangan stok unit seri Pixel terbaru itu.

Stok Pixel 2 Sudah Kehabisan Stok

Google sendiri telah memulai pre-order Pixel 2 dan Pixel 2 XL pada Rabu (4/10/2017). Pre-order baru dimulai, tapi Pixel 2 dan Pixel 2 XL sudah menunjukkan tanda-tanda kekurangan stok pada beberapa varian.

Menurut laporan GSM Arena, Jumat (6/10/2017), Pixel 2 akan mulai dikapalkan pada 17 Oktober, meski beberapa varian pilihan warna dan memori internal baru bisa dikirim lima hingga enam pekan ke depan. Tidak menutup kemungkinan bisa lebih lama dari itu.

Untuk Pixel 2 XL yang rencana pengapalannya dua hingga tiga pekan lagi, tidak menutup kemungkinan ikut tertunda. Sejumlah varian Pixel 2 XL sudah ada yang akan dikapalkan pada Desember 2017. Selain itu, juga ada beberapa varian yang telah kehabisan stok.

Konsumen di Amerika Serikat (AS) yang membeli seri Pixel 2 melalui operator seluler Verizon bahkan harus menunggu paling cepat setidaknya selama empat hingga lima pekan. Adapun stok Pixel 2 XL varian warna Black and White saat ini tidak tersedia.

Padahal jika tidak ada kendala, Pixel 2 dan Pixel 2 XL seharusnya sudah tersedia secara luas di pasar pada bulan ini. Rencana awal, Pixel 2 akan tersedia di pasar pada 17 Oktober, sedangkan Pixel 2 XL berkisar antara 2-3 pekan setelah 4 Oktober 2017.

Seri Pixel 2 memiliki pilihan memori internal 64GB dan 128GB dengan berbagai pilihan warna. Pixel 2 memiliki pilihan warna Kinda Blue, Just Black dan Clearly White, sedangkan Pixel 2 XL dengan Just Black, Black & White.

Google bekerjasama dengan Verizon untuk penjualan seri Pixel 2 di AS. Konsumen juga bisa membeli versi unlocked kedua smartphone terbaru ini di Google Store dan Project Fi. Seri Pixel 2 sejauh ini direncanakan menyambangi sejumlah negara lain, yaitu Australia, Kanada, Jerman, India dan Inggris.

Beberapa Karakter Mobile Legends Yang Berbanderol Mahal

Beberapa Karakter Mobile Legends Yang Berbanderol Mahal : Mobile Legends adalah salah satu gim MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) terpopuler yang paling banyak digandrungi pemain untuk saat ini, tak terkecuali Indonesia. Gim besutan Moonton tersebut menawarkan gameplay dengan sistem 5vs5 yang dimainkan secara tim.

Beberapa Karakter Mobile Legends Yang Berbanderol Mahal

Ada banyak karakter hero yang bisa dipilih di Mobile Legends. Pemilihan hero yang sesuai pun jadi salah satu strategi pemain untuk bisa membangun formasi tim terkuat agar dapat mengalahkan tim lawan.

Biasanya, semakin tinggi kualitas hero, tentu semakin mahal juga ‘harga’ yang harus dibayar pemain untuk mendapatkannya. Namun, ada juga yang dijual dengan harga tinggi tetapi sulit untuk bisa dimainkan dalam tim.

Di Mobile Legends sendiri, karakter hero termahal dijual dengan harga 32.000 Battle Points (BP). Karena begitu mahal, karakter hero ini pun sangat jarang dibeli pemainnya.

Tercatat, ada lima (5) karakter hero termahal di Mobile Legends. Siapa saja? Merangkum informasi berbagai sumber, berikut daftarnya.

Vexana

Vexana adalah karakter hero wanita berpenampilan mirip dengan witch alias penyihir. Sesuai dengan postur fisiknya, Vexana punya kekuatan yang bisa memberikan kutukan pada musuh. Jika musuh terkena kutukan, otomatis dengan sendirinya ia akan maju ke arah Vexana.

Ia juga memiliki Ultimate Skill yang dapat memberikan efek DPS (Damage per Second). Sementara, jika musuhnya mati, bayangannya akan tetap hidup dan membantu Vexana secara langsung.

Pada kenyataannya, pemain yang suka menggunakan karakter Mage justru lebih memilih Eudora atau Aurora sebagai hero unggulnya. Sebab, keduanya punya skill yang lebih baik untuk modus pertarungan Ranked.

Kagura

Kagura adalah salah satu karakter hero tersulit untuk dimainkan. Selain skill-nya yang rumit, ia juga tidak mudah untuk bisa bergabung bersama tim.

Soal harga, Kagura dibanderol dengan harga tinggi, yakni sebesar 32.000 BP. Karenanya, pemain justru lebih suka menggunakan Aurora dengan harga 24.000 BP dan lebih asyik digunakan dalam modus Ranked.

Alpha

Berbeda dengan Vexana dan Kagura, Alpha dijual dengan banderol sedikit murah (meski aslinya tetap mahal) yakni seharga 32.000 BP. Kemampuannya juga tak terlalu baik jika dibandingkan dengan Roger atau Zilong.

Roger lebih memikat pemain Mobile Legends pada umumnya karena dibanderol 24.000 BP. Kemampuannya pun lebih aman dimainkan dalam modus ranked jika dibandingkan Alpha.

Lolita

Lolita adalah karakter hero tank berbadan mungil dan bisa menciptakan perisai yang bisa menjadi mimpi buruk bagi lawan selama beberapa detik. Memang, jika dibandingkan dengan hero tank lain, Lolita tampak lebih kuat saat menahan serangan lawan.

Walau kuat, pemain justru lebih terpikat dengan Franco atau Tigreal karena mereka lebih bermanfaat saat digunakan bersama tim.

Sun

Mirip dengan karakter Sun Go Kong atau sang kera sakti. Karakter hero ini dibanderol seharga 32.000 BP. Sayang, begitu sedikit pemain yang membeli hero ini karena selain sulit, ia juga tak sekuat hero lainya.

Apple Music Memiliki 30 Juta Pelanggan Berbayar

Apple Music Memiliki 30 Juta Pelanggan Berbayar : Layanan streaming musik, Apple Music, terus mengalami pertumbuhan. Jumlah pelanggan berbayar Apple Music kini telah mencapai setengah dari yang dimiliki Spotify.

Apple Music Memiliki 30 Juta Pelanggan Berbayar

Menurut Phone Arena, Jumat (129/9/2017), eksekutif Apple Music, Jimmy Iovine, mengjelaskan pelanggan berbayar layanan tersebut saat ini telah mencapai 30 juta, naik dari 27 juta pada Juni 2017. Jumlahnya mencapai setengah dari 60 juta pelanggan berbayar bulanan milik Spotify. Rival Apple Music tersebut saat ini memimpin industri layanan streaming musik.

Berbeda dengan Spotify yang menghadirkan iklan untuk layanan gratisnya, Apple Music menawarkan masa percobaan gratis selama tiga bulan tanpa iklan. Setelah layanan gratis habis, pengguna diberikan opsi untuk menjadi pelanggan berbayar.

Apple terus mempromosikan layanan streaming musik miliknya, termasuk dengan sebuah iklan baru yang akan dirilis pada bulan depan. Selain itu, Apple juga telah merilis iklan untuk mempromosikan Apple Watch dan Apple Music.

Apple Watch Series 3 kompatibel dengan jaringan 4G LTE, yang artinya para pengguna bisa menikmati lagu langsung dari tangan mereka. Apple Music akan segera diintegrasikan dengan smartwatch terbaru itu. Apple akan terus berinovasi dan tidak hanya sekedar memberikan layanan musik.

“Menurut saya, streaming saja tidak cukup. Saya tidak setuju bahwa semua hal berjalan lancar “hanya” karena Apple memasuki area streaming dan jumlah (pelanggannya) naik. Hidup akan terus berlanjut. Jadi Anda harus membantu artis membuat berbagai hal baru, yang mereka tidak akan bisa melakukannya sendiri,” jelas Iovine.