Kemenangan Perdana AC Milan Dibawah Arahan Gattuso

Kemenangan Perdana AC Milan Dibawah Arahan Gattuso : AC Milan akhirnya sukses meraih kemenangan pertamanya di bawah asuhan pelatih Gennaro Gattuso. Minggu (10/12/2017), I Rossoneri membungkam Bologna 2-1 lewat dua gol Giacomo Bonaventura.

Kemenangan Perdana AC Milan Dibawah Arahan Gattuso

Pemain bertahan AC Milan itu sukses mencetak gol pertama pada menit ke-10 sebelum Bologna bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-23 melalui Simone Verdi. Namun, Bonaventura kembali berhasil untuk mencetak gol keduanya pada menit ke-76 untuk memastikan tiga poin untuk Rossoneri.

Gattuso tentu merasa sangat gembira dengan kemenangan yang diraih tim asuhannya di laga pertamanya bermain di San Siro sebagai pelatih. Namun, Gattuso juga mengakui ketegangan yang lebih dari biasanya karena mendapatkan kehormatan untuk menjadi wakil Rossoneri di depan para Milanisti.

“Saya pasti merasakan tegang seperti ketika bermain bersama anak-anak saya. Itu memang sudah menjadi sifat dasar saya. Namun, tentu saya merasakan permainan yang sangat intens dalam pertandingan ini, terutama karena saya membela AC Milan selama 14 tahun,” ujar Gattuso kepada Mediaset Premium.

Gattuso menyebut, sebuah kehormatan bisa kembali dan menjadi perwakilan AC Milan. “Saya menyadari bagaimana orang-orang melihat saya di pinggir lapangan. Pasti menggelikan. Saya tidak merasakan kedinginan sama sekali di sana. Mungkin saya bisa berdiri di sana dengan telanjang dada jika perlu,” ujarnya.

Gattuso pun tak lupa memuji para pemainnya. Menurut mantan gelandang gresif ini, Gianluigi Donnarumma dan kawan-kawan telah bermain dengan sangat hebat.

Striker AC Milan, Fabio Borini, berusaha melewati para pemain Bologna pada laga Serie A di Stadion San Siro, Senin (11/12/2017). AC Milan menang 2-1 atas Bologna. (AFP/Marco Bertorello)

“Saya sangat gembira untuk kemenangan ini. Saya berterima kasih kepada para pemain dan memeluk mereka satu per satu. Saya mengetahui apa yang mereka lakukan dan yang mereka berikan sepanjang pekan ini,” ujar Gattuso, lagi.

Dia menambahkan, “Jadi saya berterima kasih untuk mentalitas yang mereka perlihatkan.”

Spurs Berhasil Membekuk Celtics Lewat Tembakan Ginobili

Spurs Berhasil Membekuk Celtics Lewat Tembakan Ginobili : San Antonio Spurs sukses menekuk Boston Celtics pada lanjutan NBA Jumat (8/12/2017) atau Sabtu (9/12/2017) siang WIB. Tembakan tiga angka Manu Ginobili membuat Spurs menang tipis 105-102.

Spurs Berhasil Membekuk Celtics Lewat Tembakan Ginobili

Pertemuan Celtics dengan Spurs di AT&T Center berlangsung seru dan sengit sejak awal. Kuarter pertama jadi milik Celtics dengan skor 31-26.

Memasuki kuarter dua, Spurs bangkit. Pasukan Gregg Popovich bisa unggul setengah bola saat jeda babak pertama. Celtics kembali mengendalikan permainan di kuarter tiga. Celtics memasuki kuarter empat dengan modal keunggulan lima angka.

Tapi Celtics lengah di kuarter empat. Ginobili jadi mimpi buruk bagi Celtics. Pria Argentina itu melakukan offensive rebound ketika laga tersisa 25 detik.

Ginobili kemudian melesakkan tembakan tiga angka ketika pertandingan hanya tersisa lima detik. Tembakan tiga angka Ginobili membuat Spurs unggul 105-102.

Irving Gagal Selamatkan Celtics

Pertandingan nyaris berlanjut hingga overtime jika saja tembakan tiba angka point guard Kyrie Irving saat buzzer tak meleset.

Ginobili di laga ini finis dengan 11 poin. Top scorer Spurs adalah power forward LaMarcus Aldridge dengan 27 poin dan 10 rebound.

Kekalahan Kelima Celtics

Sementara di kubu Celtics, Irving sebenarnya tampil gemilang di laga ini. Eks pemain Cleveland Cavaliers itu membuat 36 angka. Dia memasukkan enam kali tembakan tiga angka.

Kekalahan dari Spurs merupakan yang kelima dialami Celtics di musim ini. Rekor menang-kalah mereka menjadi 22-5. Sedangkan Spurs kini memiliki rekor 18-8.

Barcelona Siap Menghadapi Tim Mana Pun Di Laga 16 Besar Liga Champions Nanti

Barcelona Siap Menghadapi Tim Mana Pun Di Laga 16 Besar Liga Champions Nanti : Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, menyatakan siap menghadapi klub mana pun pada babak 16 besar, setelah menang 2-0 atas Sporting CP pada matchday terakhir Grup D Liga Champions, di Stadion Camp Nou, Rabu (6/12/2017) dini hari WIB.

Barcelona Siap Menghadapi Tim Mana Pun Di Laga 16 Besar Liga Champions Nanti

“Kami tidak tahu apa yang akan terjadi pada hasil undian 16 besar nanti. Namun, kami akan menerima tim mana pun yang bakal menjadi lawan Barcelona,” tegas Valverde.

Barcelona bermain dengan mayoritas pemain lapis kedua ketika menjamu Sporting CP. Namun, situasi itu tidak membuat daya gedor skuat Catalan menurun. Mereka mampu mendulang dua gol melalui Paco Alcacer pada menit ke-59 dan gol bunuh diri Jeremy Mathieu (90′).

Hasil itu memastikan langkah Barcelona memuncaki klasemen akhir Grup D dengan torehan 14 poin. Mereka unggul tiga angka dari Juventus yang menghuni urutan kedua.

“Rencana kami adalah mendominasi pertandingan dan menciptakan banyak peluang. Pada waktu yang sama, kami juga harus memastikan Sporting tidak bisa menciptakan kesempatan mencetak gol. Kami mencoba untuk melakukan segala hal sebaik mungkin. Terkadang kami bermain bagus, tetapi juga bisa sebaliknya,” ujar Valverde.

Setelah bersua Sporting CP, Barcelona akan menghadapi Villarreal pada laga pekan ke-15 La Liga, di Stadion La Ceramica, Minggu (10/12/2017). Lionel Messi dan kawan-kawan wajib menang untuk menjaga asa meraih gelar juara.

Peforma Irving Bantu Celtics Mengalahkan Bucks

Peforma Irving Bantu Celtics Mengalahkan Bucks : Boston Celtics memenangi laga sengit melawan Milwaukee Bucks pada lanjutan NBA, Senin (4/12/2017) atau Selasa (5/12/2017) pagi WIB. Celtics menang 111-100 meski pemain andalan Bucks, Giannis Antetokoumpo, cetak 40 poin.

Peforma Irving Bantu Celtics Mengalahkan Bucks

Bertanding di hadapan puluhan ribu pendukungnya yang memadati TD Garden, Celtics mengontrol pertandingan. Mereka unggul 34-26 setelah kuarter pertama berakhir.

Celtics terus memperlebar margin keunggulan di kuarter dua. Pasukan Brad Stevens bisa unggul 13 poin saat jeda paruh pertama pertandingan.

Di awal kuarter tiga, Celtics kembali memperlebar keunggulan hingga 20 poin. Namun, memasuki pertengahan kuarter tiga, Bucks bangkit dengan dimotori Antetokounmpo dan Khris Middleton.

Antetokounmpo membuat 16 poin di kuarter tiga sehingga Bucks hanya tertinggal 81-88 saat memasuki kuarter empat. Bucks terus menjaga jarak dengan hanya tertinggal delapan angka hingga pertengahan kuarter empat.

Dalam kondisi genting, Irving muncul sebagai pahlawan. Lima poin beruntun dari Irving membuat lima poin beruntun sehingga Celtics unggul 12 poin. Sejak saat itu Bucks tak pernah lagi mendekat.

Irving total membuat 32 poin di laga ini. Big man Al Horford nyaris menorehkan triple double untuk Celtics. Dia mencetak 20 poin, sembilan rebound dan delapan assists.

Di kubu Bucks, duet Antetokounmpo dan Middleton membuat 59 poin di laga ini. Middleton mencetak 19 angka. Eric Blodsoe menyusul dengan 18 poin.

Kemenangan ini merupakan yang ke-21 bagi Celtics di NBA 2017-2018. Mereka semakin kokoh di puncak klasemen wilayah Timur.

Adapun, Bucks menempati urutan tujuh di Wilayah Timur dengan rekor 12 menang dan 10 kali kalah.

3 Pemain Yang Menjadi Pemain Penting Di Klub Barunya

3 Pemain Yang Menjadi Pemain Penting Di Klub Barunya :

3 Pemain Yang Menjadi Pemain Penting Di Klub Barunya

James Rodriguez

James Rodriguez mendapat pujian dari Jupp Heynckes. (doc. Bayern Munchen)

James Rodriguez tiba di Real Madrid setelah tampil mengesankan di Piala Dunia bersama timnas Kolombia. Namun, kecemerlangan playmaker ini di tim ibukota Spanyol tidak berlanjut.

Selama memperkuat Madrid, James memang kurang bersinar karena tak mendapat kepercayaan di skuat inti. Di musim 2016/2017, James cuma tampil 33 kali dengan torehan 13 gol dan 11 assist. Dia punya 1.824 menit bermain atau rata-rata 55 menit.

James kemudian menghabiskan musim 2017/2018 sebagai pemain pinjaman di Bayern Munchen. James dipinjamkan selama dua musim hingga 2019 dengan biaya 5 juta euro per musim.

Bagi James kepindahannya ke Bayern nampaknya merupakan keputusan yang tepat dalam kariernya. Kini, dDia adalah bagian integral dari tim Bavarian di bawah Jupp Heynckes, setelah mencetak 2 gol dan 3 assist di Bundesliga.

Awalnya Jame memang masih harus berjuang untuk masuk tim inti saat Munchen ditangani Carlo Ancelotti. Tapi, setelah pelatih asal Italia itu dipecat, dia menjadi tim reguler pertama.

James tampil menawan baik di lini tengah maupun lini depan. Penampilannya yang cukup konsisten sepertinya membuat Munchen harus mempertimbangkan untuk membelinya secara permanen.

Kylian Mbappe

Pemain Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe (tengah) merayakan gol bersama rekan-rekannya saat melawan Celtic pada laga grup B Liga Champions di Parc des Princes stadium, Paris, (22/11/2017). PSG menang telak 7-0. (AFP/Franck Fife)

Sebenarnya, superstar Prancis ini tidak termasuk dalam daftar, karena untuk semua tujuan praktis, Kylian Mbappe sudah menjadi pemain Paris Saint-Germain (PSG).

PSG mencapai kesepakatan dengan AS Monaco untuk meminjam Mbappe. Kesepakatan peminjaman tersebut termasuk dalam opsi pembelian dengan nilai tranfer sebesar 180 juta uero.

Raksasa Prancis mendatangkan Mbappe dengan status pinjaman yang harus dibeli, sehingga menghindari peraturan FFP menyusul tindakan memboyong Neymar ke ibukota Prancis.

Kini bersama PSG, dengan 4 gol dan 4 assist di liga, Mbappe sudah membentuk trio tangguh dengan Neymar dan Cavani. Kemampuan adaptasinya memungkinkan ia bermain di tiga lini.

Mbappe memenangkan penghargaan Golden Boy tahun ini, dan sudah memiliki 10 caps untuk tim nasional Prancis. 3 gol dan 3 assist di Liga Champions, juga menunjukkan bahwa dia benar-benar pemain yang layak untuk dibeli.

Goncalo Guedes

Cristiano Ronaldo ingin Real Madrid merekrut Goncalo Guedes.

Disebut-sebut sebagai penggant Ronaldo di tim nasional Portugal, pemain sayap berusia 21 tahun tersebut, membuat sensasi di Valencia.

Setelah dipinjamkan dari PSG, Goncalo Guedes, sudah mencetak 5 gol dan 3 assist dalam 11 pertandingan liga. Jumlah torehan golnya mungkin tidak luar biasa, tapi cara dia mencetak gol tersebut sangat istimewa.

Tak hanya itu, Guedes juga punya kemampuan umpan jauhnya yang sangat akurat, dribblingnya menjadi mimpi buruk bagi bek manapun, dan dia seperti memiliki “mata” ketika memberikan umpan.

Montella Terkejut Diberhentikan Oleh AC Milan

Montella Terkejut Diberhentikan Oleh AC Milan : Vincenzo Montella hanya terkejut dengan pemilihan waktu manajemen AC Milan yang memberhentikannya.

Montella Terkejut Diberhentikan Oleh AC Milan

Montella dipecat setelah AC Milan, Senin (27/11/2017), kembali gagal berjaya di Serie A. Teranyar I Rossoneri ditahan Torino 0-0 sehari sebelumnya.

Hasil tersebut membuat mereka baru mengoleksi 20 angka dari 14 pertandingan. Mereka tertinggal 18 poin di belakang pimpinan klasemen Napoli.

“Saya sangat tenang dan berpikir tidak ada apa-apa. Saya siap memimpin pemain berlatih layaknya hari biasa,” kata Montella, dilansir Gazzetta dello Sport.

Montella mengaku lebih bisa menerima keputusan manajemen di waktu lain, terutama ketika AC Milan menderita kekalahan. Kali ini dia merasa Leonardo Bonucci dan kawan-kawan tampil baik melawan Torino.

“Akan ada momen ketika pemecatan ini masuk akal. Sedangkan melawan Torino, kami sudah berusaha maksimal. Terlepas itu, saya mengerti karena saya gagal mengangkat tim,” ungkapnya.

Milan Bersama Montella

Montella menangani AC Milan pada Juni 2016. Dia sukses membantu klub kembali ke pentas Eropa dengan membantu tim menempati peringkat enam dalam kampanye perdananya.

Capaian tersebut pun mendorong investor asing untuk menanam modal besar musim panas lalu. Namun, kinerja AC Milan tidak kunjung membaik.

Mereka sudah menderita enam kekalahan dari 14 pertandingan dan tertinggal 18 angka dari pimpinan klasemen Napoli.

Rapor Montella

Ajang-Main-Menang-Imbang-Kalah

Serie A 52 24 11 17

Coppa Italia 3 1 1 1

Eropa 9 7 2 0

Rakitic Prihatin Terhadap Buffon Yang Tidak Bisa Tampil Di Piala Dunia 2018

Rakitic Prihatin Terhadap Buffon Yang Tidak Bisa Tampil Di Piala Dunia 2018 : Gelandang Barcelona, Ivan Rakitic, turut prihatin terhadap kiper Juventus, Gianluigi Buffon, yang gagal tampil di Piala Dunia 2018 di penghujung kariernya. Seandainya bisa, ia bahkan ingin menyerahkan jatahnya kepada Buffon.

Rakitic Prihatin Terhadap Buffon Yang Tidak Bisa Tampil Di Piala Dunia 2018

Jika tak berhalangan, Rakitic akan tampil di Piala Dunia tahun depan bersama timnas Kroasia. Kroasia memastikan diri lolos setelah menaklukkan Yunani di babak play-off, sedangkan Buffon gagal membawa Italia lolos setelah tak mampu menaklukkan Swedia di babak yang sama.

“Saya merasa seperti ingin menyampaikan kepada Buffon untuk memgambil tempat saya, mengingat apa yang telah dia lakukan untuk sepak bola begitu luar biasa. Sangat unik,” ujar Rakitic saat sesi konferensi pers jelang laga Juventus versus Barcelona di matchday 5 Liga Champions, seperti dilansir Football Italia.

Rakitic mengakui Buffon sebagai salah satu kiper terbaik di dunia. Ia sangat menyayangkan kiper sekelas Buffon tidak bermain di Piala Dunia.

“Ketika seorang anak menuliskan tim ideal mereka, Buffon pasti masuk. Saya tidak dapat menjelaskan bagaimana rasanya melihat dia tampil sampai akhir pertandingan dalam performa seperti itu dan berada di sampingnya,” katanya.

“Sangat memalukan dia tidak bisa menyudahi kariernya dengan ikut serta di Piala Dunia keenamnya, dan saya jujur, ingin sekali memberi kesempatan itu padanya,” Rakitic menambahkan.

Celtics Rebut Kemenangan Ke-16 Beruntun

Celtics Rebut Kemenangan Ke-16 Beruntun : Rentetan kemenangan beruntun Boston Celtics di NBA nyaris terhenti di kandang klub papan bawah Dallas Mavericks. Permainan gemilang point guard Kyrie Irving-lah yang berhasil membuat Celtics mampu merebut kemenangan ke-16 berturut-turut.

Celtics Rebut Kemenangan Ke-16 Beruntun

Celtics menang 110-102 atas Mevericks lewat overtime pada lanjutan NBA Senin (20/11/2017) waktu setempat atau Selasa (21/11/2017) siang WIB. Di laga ini Celtics sempat tertinggal hingga 13 poin.

Bertandang ke American Airlines Center, Celtics tampak akan meraih kemenangan mudah melawan Mavericks yang baru menang tiga kali di NBA 2017-2018. Di paruh pertama, Celtics sempat memimpin hingga 15 angka berkat aksi impresif Irving dan Jaylen Brown.

Namun, perlahan Mavericks bisa mengejar defisit 15 poin tersebut di kuarter dua dan tiga dengan dimotori Harison Barnes. Bahkan, Mavericks kemudian bisa membalikkan kedudukan.

Lay-up Yogi Ferrell membuat Mavericks berbalik memimpin 87-74 saat laga tersisa tujuh menit 47 detik.

Kejar di Kuarter Empat

Lagi-lagi Celtics menunjukkan kehebatannya di kuarter empat. Mereka bisa menyamakan skor menjadi 96-96 setelah Irving mencuri bola dari Dirk Novitzki dan kemudian memberikan umpan kepada Jayson Tatum.

Irving dan Barnes punya peluang untuk membawa timnya menang pada waktu normal. Akan tetapi, tembakan keduanya pada detik-detik akhir tidak ada yang masuk sehingga laga dilanjutkan ke babak tambahan.

47 Poin

Pada masa overtime, Irving mengamuk. Dia membuat enam poin pertama dari 14 poin yang dibuat Celtics. Pasukan Brad Steven pun akhirnya menang 110-102.

Irving finis dengan 47 poin di laga ini. Brown menyusul dengan 22 poin. Barnes sendiri jadi top scorer di Mavericks dengan 31 angka.

Dua Pemain Inter Milan Ini, Kini Dibidik Oleh Chelsea

Dua Pemain Inter Milan Ini, Kini Dibidik Oleh Chelsea : Dua penggawa Inter Milan, Milan Skriniar dan Antonio Candreva, dikabarkan menjadi incaran Chelsea. Bahkan, tim asal London Barat tersebut akan mengirim pemandu bakat untuk memonitor mereka saat Inter menjamu Atlanta pada laga Serie A italia, di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (19/11/2017).

Dua Pemain Inter Milan Ini, Kini Dibidik Oleh Chelsea

Kabar ketertarikan Chelsea kepada Antonio Candreva bukanlah yang pertama kali. Pada bursa transfer musim panas 2017, pemain tim nasional Italia tersebut dikabarkan menjadi buruan utama. Sayang, Inter Milan enggan melepas Candreva karena masih membutuhkan tenaga eks Lazio tersebut.

Langkah Chelsea menggaet Candreva diprediksi tak akan mudah terealisasi. Saat ini, sang pemain terikat kontrak hingga akhir Juni 2020 dan menunjukkan penampilan apik dengan menyumbang empat assist dalam 12 laga Serie A 2017-2018. Selain itu, Inter Milan dikabarkan ogah membuka pintu negosiasi jika tawaran yang datang tak menyentuh angka 30 juta euro (Rp 478 miliar).

Sementara itu, Milan Skriniar diproyeksikan sebagai suksesor David Luiz yang dikabarkan akan hengkang pada bursa transfer tahun depan. Skriniar dianggap akan cocok dengan formasi andalan Antonio Conte yakni 3-5-2.

Sejak diboyong dari Sampdoria pada awal musim 2017-2018, Skriniar terus menunjukkan performa menanjak. Bersama Miranda, pemain 22 tahun tersebut menjadi kunci kukuhnya pertahanan La Beneamata pada musim ini.

Selain itu, meski berposisi sebagai bek, Skriniar berhasil mendulang dua gol dalam 12 penampilannya di Serie A. Catatan tersebut membuat Chelsea makin kesengsem.

Selain Chelsea, Barcelona dikabarkan kepincut dengan pemain tim nasional Slovakia tersebut. Namun, sang pemain mengaku tak tertarik membela Blaugrana karena ingin mempersembahkan banyak gelar bagi Inter Milan.

Cav Bangkit Dengan Membungkam Mavericks

Cav Bangkit Dengan Membungkam Mavericks : Cleveland Cavaliers mengakhiri keterpurukan dengan mengalahkan tuan rumah Dallas Mavericks. Bertandang ke American Airlines Center, Cavaliers menang 111-104 pada lanjutan NBA Sabtu (11/11/2017) waktu setempat atau Minggu (12/11/2017) siang WIB.

Cav Bangkit Dengan Membungkam Mavericks

Cavaliers, yang sudah kalah tujuh kali di NBA musim ini, tampil buruk di paruh pertama. Mavericks berhasil unggul tiga angka saat turun minum setelah merebut kuarter dua 29-20.

Untungnya memasuki kuarter tiga Cavaliers mampu bangkit. Cavaliers berbalik unggul setelah mencetak 34 angka di kuarter tiga, sedangkan Mavericks hanya menghasilkan 22 angka.

Sempat tertinggal hingga 11 poin, Mavericks mampu bangkit dan mengejar ketertinggalan di kuarter empat. Mereka bisa memangkas jarak menjadi hanya satu poin.

Mavericks bahkan bisa membalikkan keadaan jika saja forward Harrison Barnes bisa melesakkan tembakan tiga angka.

Peran Korver

Kegagalan Barnes membuat Cavaliers kembali menjauh berkat dua lemparan bebas Kyle Korver. Setelah itu Cavaliers terus mendulang poin lewat free throw.

Kevin Love menjadi bintang kemenangan Cavaliers dengan 29 poin dan 15 rebound. Korver juga memegang peran penting. Dia mencetak semua poinnya di laga ini (13) di kuarter empat.

LeBron Cuma Buat 19 Angka

LeBron James sendiri tampil buruk di laga ini. Dia hanya membuat 19 poin. Meski demikian LeBron membuat dua poin penting lewat dunk ketika laga tersisa semenit delapan detik sehingga Cavaliers unggul 104-100.

Di kubu Mavericks, Barnes jadi top scorer dengan 23 poin dan 11 rebound. Rookie Dennis Smith Jr menyumbang 21 angka dan tujuh assists.