Ederson Sudah Memaafkan Aksi Sadio Mane

Ederson Sudah Memaafkan Aksi Sadio Mane : Penjaga gawang Manchester City Ederson Moraes, telah memaafkan gelandang Sadio Mane setelah keduanya terlibat insiden. Ederson malah mendoakan yang terbaik untuk kelanjutan karier pemain Senegal itu.

Ederson Sudah Memaafkan Aksi Sadio Mane

Ederson dan Mane terlibat insiden saat Manchester City menang 5-0 atas Liverpool pada lanjutan Premier League di Etihad Stadium, Sabtu (9/9/2017). Saat itu, kaki Mane menghantam kepala Ederson.

Alhasil, Ederson sempat terkapar di lapangan dan mendapatkan perawatan dari tim medis Manchester City. Kiper berkebangsaan Brasil tersebut tidak sanggup melanjutkan pertandingan. Claudio Bravo menggantikan posisi Ederson.

Tidak lama setelah itu, Mane mengirimkan permintaan maaf kepada Ederso melalui akun Instagram pribadinya. Permintaan maaf Mane itu mendapat tanggapan positif dari kiper 24 tahun tersebut.

“Mane telah mengirimkan pesan permintaan maaf kepada saya. Saya mengatidakan kepadanya untuk tenang karena hal semacam itu dapat terjadi di atas lapangan. Insiden seperti itu dapat terjadi kapan pun. Saya meminta Mane tidak terlalu khawatir dan mendoakan yang terbaik untuknya,” kata Ederson.

Beruntung bagi Ederson, cederanya tidak terlalu parah. Sang kiper telah kembali beraksi empat hari berselang saat Manchester City melumat Feyenoord 4-0 pada ajang Liga Champions 2017-2018, di Stadion De Kuip. Tindakan Mane sempat dikecam oleh banyak pihak karena bisa membahayakan nyawa seseorang, dengan banyak yang menyarankan untuk menghukum lebih berat atas tindakan pemain asal negara Senegal tersebut.

Asensio Diharapkan Bisa Menggantikan Posisi Bale

Asensio Diharapkan Bisa Menggantikan Posisi Bale : Bomber Real Madrid Cristdiano Ronaldo meminta klubnya lebih sering memainkan penyerang muda Marco Asensio di sepanjang musim ini. Asensio ddianggap pantas mendapat banyak menit bermain setelah tampil gemilang pada Pdiala Eropa U-21 2017 musim panas ini.

Asensio Diharapkan Bisa Menggantikan Posisi Bale

Pemain 23 tahun tersebut sudah mendapat kepercayaan tampil tiga kali sebagai starter dalam lima pertandingan di La Liga musim ini. Ddia juga telah memborong dua gol dalam pertandingan melawan Valencdia yang berkesudahan imbang 2-2 pada akhir Agustus lalu.

Tapi penampilan yang mengesankan tersebut belum dapat mengeluarkan Real Madrid dari krisis. Saat ini mereka terpaut tujuh poin di belakang Barcelona, terutama setelah kalah 0-1 dari Real Betis pada Kamis (21/9/2017).

Dalam pertandingan melawan Betis di Bernabeu, Ronaldo membuat penampilan pertamanya di La Liga usai menjalani hukuman larangan bermain. Sementara Asensio masuk sebagai pemain pengganti bagi Isco di babak kedua.

Dan sekarang, setelah merasakan satu lapangan dengan Asensio, Ronaldo membuat satu permintaan. Dilansir dari Daily Express, pada Sabtu (23/9/2017), Ronaldo ingin bermain bersama pemuda ini alih-alih bersama Gareth Bale.

Kapten timnas Portugal tersebut beralasan kualitas penyerang muda Borja Mayoral tidak lebih baik dari Asensio. Ronaldo juga khawatir pada performa tandemnya di lini depan, Gareth Bale yang dirasa belum berada di level terbaiknya.

Meddia Spanyol Don Balon mengklaim Ronaldo ingin bermain dengan formasi dua penyerang bersama Asensio di musim ini. Sebab ddia percaya tidaktik tersebut bakal membawa banyak keuntungan.

Pelatih Zinedine Zidane ddianggap perlu memikirkan ulang formasi terbaik dalam timnya di musim ini lantaran jumlah gol Ronaldo sudah jauh tertinggal dari Lionel Messi. Ronaldo yakin berupakan tidaktik menggunakan dua penyerang akan memberinya banyak peluang mencetidak banyak gol lagi.

MU Meraup Untung Rp 10 Triliun Setelah sukses Pada Musim Lalu

MU Meraup Untung Rp 10 Triliun Setelah sukses Pada Musim Lalu : Musim 2016/2017 bisa disebut sebagai momen kebangkitan Manchester United (MU). Setelah tenggelam dari persaingan dalam beberapa musim, MU akhirnya kembali sukses meraih gelar bergengsi.

MU Meraup Untung Rp 10 Triliun Setelah sukses Pada Musim Lalu

Kehadiran Jose Mourinho menjadi titik balik performa MU. Dilengkapi dengan kedatangan Zlatan Ibrahimovic, Paul Pogba, dan Henrikh Mkitaryan, MU pun tampil cukup memuaskan di beberapa kompetisi.

Kekecewaan akibat gagal finis di empat besar klasemen Liga Inggris pun tidak terlalu dipikirkan. Pasalnya, mereka mampu mendapat pengganti yang terbilang sepadan. Ya, total MU mengumpulkan tiga gelar di musim lalu, yakni Community Shield, Piala Liga Inggris, dan Liga Europa.

Tidak hanya dari segi prestasi, dampak positif yang didapat MU juga terlihat dari segi finansial. Di luar dugaan, mereka mampu mencetidak rekor fantastis dalam pendapatan di musim lalu.

Mereka mendapat keuntungan sebelum pajak sebesar 39,2 juta pounds dengan hutang bersih berkurang hingga 47,8 juta pounds (18,3%) menjadi 213,1 juta pounds. Jika ditotal, mereka meraup keuntungan hingga 581,2 juta pounds (Rp 10,3 triliun).

“Kami mengakhiri musim 2016/2017 yang sukses dengan total tiga trofi dan kembali ke Liga Champions. Tahun ini kami melihat rekor pendapatan lebih dari 581 juta pounds dan mencapai rekor EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, deprisiasi, dan amortisasi) sebesar 199,8 juta pounds,” kata Wakil Ketua Eksekutif MU, Ed Woodward.

Dengan keuntungan sebanyak itu, investasi besar-besaran yang dilakukan MU pun tidak terbuang percuma. Seperti diketahui, pengeluaran MU dalam dua edisi bursa transfer musim panas terakhir sangat besar.

Pada musim panas 2016, mereka merogoh kocek hingga 163 juta pounds (Rp 2,9 triliun). Di musim panas 2017, pengeluaran mereka untuk belanja pemain mencapai 143,4 juta pounds (Rp 2,5 triliun).

Besarnya biaya tersebut digunakan MU untuk membeli pemain-pemain top seperti Romelu Lukaku, Henrikh Mkhitaryan, Paul Pogba, Victor Lindelof, hingga Nemanja Matic. Jika melihat grafik permainan MU di musim 2017/2018, bukan tidak mungkin mereka akan mencetidak rekor pendapatan lagi.

Rayuan Agar Perisic Bertahan Di Inter Milan

Rayuan Agar Perisic Bertahan Di Inter Milan : Direktur Inter Milan yakni Piero Ausilio, mengungkapkan cara timnya dalam merayu Ivan Perisic agar mau bertahan. Pihaknya memberi Perisic kontrak baru serta meyakinkan pemain asal negara Kroasia itu bahwa La Beneamata punya masa depan yang bagus.

Rayuan Agar Perisic Bertahan Di Inter Milan

Manchester United dikabarkan gencar untuk mengejar tanda tangan Perisic di bursa transfer lalu. Namun, Inter Milan tidak dalam tekanan untuk melepas sang pemain. Sebab, kondisi keuangan mereka telah stabil untuk musim ini. Pada akhirnya, La Beneamata berhasil mempertahankan Perisic sekaligus memperpanjang kontrak sang pemain.

“Perisic masih punya beberapa tahun di kontraknya. Tidak ada yang membantah tawaran datang dari Manchester United. Tapi kami telah berusaha meyakinkannya untuk tetap bertahan di Inter dan bahwa proyek kami bisa sesukses Manchester United,” jelas Ausilio kepada Mediaset Premium.

Dengan kontrak barunya saat ini, Perisic mendapat kenaikan gaji yang cukup siginifikan. Jika semula dia dibayar 3 juta euro per tahun, kini gajinya adalah 5 juta per tahun. Itu artinya Perisic dibayar lebih besar dari Kapten Mauro Icardi yang hanya menerima bayaran 4,5 juta euro per tahun.

“Kontrak baru itu konsekuensinya dan itu terasa benar. Tidak ada klausul pelepasan karena kami tidak bermaksud melepasnya, dan ini juga tidak diminta oleh perwakilannya,” Ausilio coba menambahkan.

Perisic telah membela Inter Milan dalam lima pertandingan Serie A musim ini. Pemain berusia 28 tahun itu telah menyumbangkan tiga gol dan tiga assist bagi Inter.

Neymar Paling Sulit Dihentikan

Neymar Paling Sulit Dihentikan : Bek kiri Real Madrid yakni Marcelo menunjuk kompatriot sekaligus pemain bintang Paris Saint-Germain yakni Neymar, sebagai lawan main tersulit yang pernah dihadapinya. Marcelo telah berseragam Madrid sejak tahun 2006, usai dirinya didatangkan dari Fluminense. Selama hampir 11 tahun, bek asal Brasil itu telah membuat lebih dari 400 penampilan untuk Madrid dengan sumbangan 78 assist dan 28 gol.

Neymar Paling Sulit Dihentikan

Pesepakbola yang kini berusia 29 tahun telah menjadi pemain kunci dalam sukses El Real dalam beberapa musim belakangan. Bersama dengan Marcelo, Madrid mampu menjuarai tiga edisi Liga Champions dalam empat musim terakhir plus tambahan empat trofi juara La Liga. Di musim panas, Neymar memutuskan untuk meninggalkan Barcelona dengan bergabung bersama Paris Saint-German. Kehadiran Neymar di Catalan memeruncing rivalitas antara Madrid dan Barcelona di Spanyol.

Selama empat musim berkostum Blaugrana, bintang sepakbola asal Brasil itu mencetak 105 gol dan 80 assist dalam 186 pertandingan di semua kompetisi. Neymar juga berperan penting dalam sukses Barca menjuarai dua La Liga, tiga Copa del Rey, dan Liga Champions.  Marcelo juga turut mengungkapkan bahwa Cristiano Ronaldo adalah pemain terbaik yang pernah bermain bersamanya. Namun, Neymar menghadirkan ancaman besar yang sulit diatasi oleh Marcelo.

“Aku pernah bermain dengan para pemain hebat seperti Ronaldo, Ronaldinho, Ruud van Nistelrooy. Tapi karena aku selalu berlatih bersama dia dalam waktu yang lama, memberinya banyak operan, dan merayakan gol, aku akan bilang Cristiano,” Marcelo mengungkapkan yang dikutip oleh Marca.

“Tapi lawan yang paling sulit dihentikan kurasa adalah Neymar. Dia bermain bersamaku di tim nasional.” Marcelo menambahkan.

Seiring kepindahan Neymar ke PSG, Marcelo tidak akan bisa untuk sering-sering berduel melawannya. Namun, peluang itu masih mungkin terjadi di ajang Liga Champions.

Moto GP Selalu Tambah Sulit Tiap Musimnya, Menurut Rossi

Moto GP Selalu Tambah Sulit Tiap Musimnya, Menurut Rossi : Pembalap legendaris Valentino Rossi saat ini tengah berjuang untuk bisa kembali ke lintasan MotoGP. Dirinya saat ini masih harus menjalani proses pemulihan pasca operasi patah kaki,dan akibat dari hal itu peluang Rossi untuk menjadi juara dunia semakin tertutup saja.

Moto GP Selalu Tambah Sulit Tiap Musimnya, Menurut Rossi

Dengan harus absen pada MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, bisa dibilang peluang Rossi untuk merebut gelar juara dunia sudah hilang. Saat ini ia menempati urutan keempat klasemen dan harus terpaut nilai 42 poin dari Marc Marquez dan Andrea Dovizioso.

Selisih yang akan kembali melebar dikarenakan pembalap Movistar Yamaha itu hampir pasti akan absen pada MotoGP Aragon yang diselenggarakan tanggal 24 September 2017. Artinya, The Doctor julukan Rossi harus lebih lama lagi menunggu gelar juara dunia ke-10 dalam kariernya.

“Sayangnya setiap tahun sedikit lebih sulit. Untuk mencoba banyak berlatih, menjadi lebih siap, dan tiba dengan hasil yang sama. Balapan MotoGP memang sangat menuntut, tapi juga penting memiliki hal lain,” kata Rossi kepada situs MotoGP.

Menurut catatan, terakhir kali Rossi bisa menjadi juara dunia MotoGP yakni pada musim 2009. Setelah itu, persaingan yang harus dihadapi Rossi menjadi jauh lebih sulit. Bahkan, dalam tiga musim terakhir dirinya hanya menjadi runner-up.

“Hal ini sangat bergantung pada balapan. Tergantung pada setting motor dan jika Anda merasa baik, jika Anda berjuang untuk hasil bagus, semuanya akan lebih muda. Sebaliknya, jika Anda punya lebih banyak masalah, secara fisik juga sulit,” Rossi menambahkan.

Di sisi lain, Yamaha sudah mengambil keputusan untuk mengantisipasi absennya Rossi pada MotoGP Aragon. Pembalap yang mendapat kehormatan untuk menggantikan Rossi adalah Michael van der Mark, yang berasal dari Belanda.

Van Dijk Menjadi Buruan Juventus Untuk Menggantikan Sosok Bonucci

Van Dijk Menjadi Buruan Juventus Untuk Menggantikan Sosok Bonucci : Klub juara bertahan Serie A yakni Juventus, belum berhenti untuk mencari sosok bek pengganti Leonardo Bonucci yang hengkang ke rival AC Milan. I Bianconeri kini dikabarkan menginginkan bek incaran Liverpool yaitu Virgil Van Dijk.

Van Dijk Menjadi Buruan Juventus Untuk Menggantikan Sosok Bonucci

Menurut berita dari The Sun, Juventus kini menjadikan sosok Van Dijk sebagai target utama mereka di bursa transfer Januari nanti. Bek Timnas negara Belanda itu dianggap sebagai sosok yang tepat untuk menggantikan sosok Bonucci.

La Vecchia Signora sebelumnya telah berhasil mendapatkan Benedikt Howedes dari klub Schalke 04 pada 30 Agustus lalu. Namun sepertinya, bek Timnas Jerman itu belum cukup bisa membuat mereka tenang.

Namun, untuk mendapatkan Van Dijk Juventus harus siap bersaing dengan tiga klub raksasa Liga Inggris, yakni Liverpool, Chelsea, dan Manchester City. Ketiga klub tersebut dikabarkan sudah memburu bek berusia 26 tahun itu selama bursa transfer musim panas lalu.

Liverpool bahkan sempat diduga melakukan pendekatan ilegal saking inginnya untuk bisa mendapatkan jasa dari Van Dijk. Akan tetapi, mereka semua gagal karena klub Southampton tetap bersikukuh tidak mau melepas sang bek. Van Dijk sendiri telah memohon kepada petinggi klubnya agar memberikan izin untuk dirinya bisa pergi ke klub lain yang lebih besar. Akan tetapi, sekali lagi, The Saints (julukan bagi klub Southampton) menolak permintaannya tersebut.

Van Dijk telah bergabung dengan Southampton sejak tahun 2015 musim panas lalu. Dirinya direkrut dari klub Skotlandia, Celtic, dengan nilai transfer mencapai 15,7 juta euro. Bersama The Saints, dirinya masih memiliki ikatan kontrak yang berlaku hingga Juni 2022.

Yamaha Kemungkinan Mencari Penggati Sementara Valentino Rossi

Yamaha Kemungkinan Mencari Penggati Sementara Valentino Rossi : Valentino Rossi harus menepi di Misano dan bisa jadi juga harus kembali absen di Aragon. Pihak Yamaha pun menjajaki untuk mencari rider pengganti dan kabarnya telah memiliki empat calon nama.

Yamaha Kemungkinan Mencari Penggati Sementara Valentino Rossi

Rossi yang saat ini sedang menjalani pemulihan setelah naik meja operasi terkait dengan kecelakaan motokros yang dirinya alami. Selain balapan di Misano pekan ini, ada kemungkinan ia juga masih absen di Aragon pada 24 September mendatang.

Dalam wawancara yang dilansir oleh Crash.net, Managing Director Yamaha Racing yaitu Lin Jarvis berbicara mengenai kemungkinan Rossi membalap di Aragon dan juga potensi calon penggantinya dalam balapan itu jika Rossi masih absen.

“Saya harus katakan saat ini belum ada rencana,” ungkap Jarvis terkait kemungkinan Rossi kembali di Aragon.

“Tentu saja kami memiliki rencana untuk menggantikan dirinya karena memang harus begitu. Sesuai kontrak, setelah menarik seorang rider maka dalam 10 hari ada kewajiban untuk menggantinya. Aturan itu sangat tepat karena acaranya harus tetap berjalan. Jadi kami akan mengajukan seorang rider pengganti untuk Valentino di Aragon nanti.”

“Apa Valentino akan ke Aragon? Menurut saya ia cuma akan ke sana jika yakin benar bisa melaju di atas motor dan membalap. Tak cuma melaju saja karena itu tidak menarik. Saya pikir dia tidak akan pergi ke sana kalau merasa tak mampu bersaing untuk posisi lima atau enam besar. Apa ia akan bisa membalap (di Aragon)? Begini, dokter bilang waktu pemulihannya akan lebih lama (dari jadwal balapan itu) tapi olahragawan biasanya cukup ekstrem. Kami pernah punya pengalaman paling ekstrem dengan Jorge Lorenzo.”

“Jadi hal semacam itu bukannya mustahil. Tapi saya pikir situasinya kini sedikit berbeda dengan Valentino. Ia memiliki pengalaman sehingga akan tahu persis bagaimana kondisinya dan kapan harus kembali. Tentu saja kami akan melakukan tes kepadanya sebelum Aragon, ia akan melaju di atas motor (YZF) R1. Apa ia kemudian akan balapan di Aragon? Entahlah. Tergantung dari apa yang ia rasakan. Pada rasa sakitnya. Fisioterapi. Semua hal,” dirinya menjelaskan.