Isyarat Bahwa Bale Tidak Akan Meninggalkan El Real

Isyarat Bahwa Bale Tidak Akan Meninggalkan El Real : Penyerang asal Wales, Gareth Bale, diyakini tidak akan hengkang dari Real Madrid. Sinyal ke arah sana muncul karena Bale mengenakan ban kapten Los Blancos untuk kali pertama saat menghadapi Leganes.

Isyarat Bahwa Bale Tidak Akan Meninggalkan El Real

Pada pertandingan yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Sabtu (28/4/2018), tersebut, Real Madrid menurunkan sejumlah pemain pelapisnya. Maklum, mereka bakal menjalani laga kontra Bayern Munchen tiga hari berselang.

Kondisi tersebut membuat Karim Benzema menjadi kapten Real Madrid ketika pertandingan dimulai. Namun, Benzema digantikan oleh Marco Asensio pada menit ke-62.

Setelah Benzema keluar, ban kapten pindah ke lengan kiri Bale. Sebelumnya, pemain berusia 28 tahun tersebut tidak pernah dipercaya menjadi kapten Los Blancos.

Sejatinya, Casemiro sempat ditawari menjadi kapten. Namun, gelandang asal Brasil tersebut mengisyaratkan agar Bale yang menjadi kapten.

Ban kapten di lengan kiri Gareth Bale menegaskan statusnya di Real Madrid. Media-media di Spanyol menganggap Bale tidak akan angkat kaki dari Santiago Bernabeu.

Gareth Bale tampil lumayan bagus saat Real Madrid mengalahkan Leganes di lanjutan La Liga, Sabtu (24/4) atau Minggu dini hari WIB. Pemain asal Wales itu menyumbang satu gol untuk kemenangan 2-1 Los Blancos.

Satu gol tersebut membuat Bale membuka jalan tampil inti di laga kedua semifinal Liga Champions melawan Bayern Munchen. Laga ini sendiri akan digelar di kandang Real Madrid, Stadion Santiago Bernabeu, tengah pekan ini.

Di laga lawan Leganes, Bale tampil penuh selama 90 menit di laga ini dan mencetak gol pada menit ke-8. Satu gol Madrid lain dicetak Borja Mayoral.

Satu gol tersebut diprediksi bakal membawa Bale untuk tampil Munchen. Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid pun tidak menampik kemungkinan itu.

“Bale harus melakukan hal yang sama dengan apa yang dia lakukan hari ini,” ucap Zidane.

Pelatih berusia 45 tahun itu menambahkan, “Bale hari ini bermain dengan bagus. Dia bermain penuh selama 90 menit. Tetapi, itu bukan berarti secara otomatis dia tidak akan bermain sebagai pemain inti pada pertandingan hari Selasa.”

Butuh Imbang

Lawan Munchen, Real Madrid sendiri hanya membutuhkan hasil imbang, atau kalah tak lebih dari satu gol. Pasalnya, di laga pertama di kandang Munchen, Real Madrid menang

Ketika itu, dua gol Los Blancos dicetak Marcelo dan Marco Asensio. Sedangkan satu-satunya gol balasan tuan rumah dilesakkan Joshua Kimmich.

Ernesto Valverde Pantas Untuk Dipertahankan Barcelona

Ernesto Valverde Pantas Untuk Dipertahankan Barcelona : Tidak seperti klub lain, petinggi Blaugrana sangat berhati-hati dalam memilih manajer. Banyak hal yang harus dipertimbangkan, dengan filosofi klub menjadi yang paling penting.

Ernesto Valverde Pantas Untuk Dipertahankan Barcelona

Saat ini, tidak banyak manajer di pasaran yang memiliki DNA Barca. Oleh karena itu, akan bijaksana untuk tetap mempertahankan Valverde setidaknya satu tahun lagi daripada memecatnya saat ini tanpa pengganti yang lebih baik.

Barca Masih dalam Proses Membangun

Mungkin, Valverde merupakan manajer yang paling mendapat banyak kritik selama beberapa tahun terakhir. Bos baru Barcelona tersebut mengambil alih tim yang sudah tua dan sangat membutuhkan suntikan darah segar dan muda.

Javier Mascherano yang sudah bermain konsisten sebagai salah satu bek tengah utama Barca harus pindah. Di lini tengah, Sergio Busquets sudah tidak sama lagi, sedangkan Andres Iniesta dimakan usia dalam beberapa bulan terakhir.

Pembelian Paulinho tergolong cukup aneh, tapi dia bisa menjadi pemain yang penting bagi Valverde. Barca mungkin sudah tidak sekuat dulu lagi tapi proses membangun skuat bersama Varverde sedang berjalan.

Pemain muda seperti Lucas Digne, Samuel Umtiti, dan Nelson Semedo tidak pernah diperkirakan bisa menyatu secepat itu atau langsung masuk ke starting XI, tapi dampaknya cukup terlihat.

Untuk klub yang kesulitan bersaing dengan Real Madrid musim lalu, tidak terkalahkan dalam 32 pertandingan di La Liga tidak bisa dianggap sebagai prestasi yang remeh. Tersingkir di perempat final Liga Champions dari tangan Roma jelas merupakan pil pahit yang harus ditelan, tetapi Valverde sudah bekerja cukup bagus dalam membangun kembali Barcelona pada tahun pertamanya dan untuk itu, dia layak mendapat kesempatan.

AC Milan Ingin Mengamankan Tiket Ke Eropa

AC Milan Ingin Mengamankan Tiket Ke Eropa : AC Milan menusung dua misi saat menjamu Benevento pada giornata ke-34 Serie A 2017-2018 di San Siro, Minggu (22/4/2018) dini hari WIB. Tuan rumah mengusung dua misi pada pertandingan ini.

AC Milan Ingin Mengamankan Tiket Ke Eropa

Milan Ingin meraih tiga poin demi mengamankan slot kompetisi Eropa. Saat ini, Milan menempati posisi keenam (batas akhir tiket ke Liga Europa) dengan 54 poin. Mereka hanya terpaut dua poin dari Atalanta yang menempati posisi ketujuh.

Sementara Sampdoria dan Fiorentina juga mengancam dengan terpaut tiga poin saja. Dengan lima laga tersisa, bukan tak mungkin Milan justru gagal tampil di Eropa musim depan.

“Ini akan menjadi pertarungan untuk kami merebut tempat bermain di Liga Europa,” ujar pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso.

“Kami harus mulai mengamankan poin sekarang karena klub di bawah kami sudah mendekat,” katanya.

Selain itu, Rossoneri juga ingin mengakhiri rekor tak pernah menang dalam lima laga terakhir. Bahkan, tiga di antaranya berlangsung di San Siro.

Terakhir, Milan meraih kemenangan atas Chievo Verona pada 18 Maret 2018. Ketika itu, Leonardo Bonucci dkk menang dengan skor 3-2 berkat gol Hakan Calhanoglu, Patrick Cutrone dan Andrea Silva.

Sayangnya Calhanoglu tak bisa dimainkan karena cedera. Sementara performa Cutrone dan Silva belakangan menurun drastis.

Selain itu, fokus AC Milan juga terpecah karena bakal tampil di final Coppa Italia lawan Juventus pada 9 Mei 2018. Gattuso diyakini bakal kesulitan dalam memutuskan mana pertandingan yang lebih diprioritaskan mengingat keduanya sama-sama penting.

MU Berhasil Menekuk Bournemouth

MU Berhasil Menekuk Bournemouth : Manchester United (MU) sukses meraih kemenangan saat dijamu Bournemouth di lanjutan Liga Inggris, Rabu (8/4). Di laga yang digelar di Stadion Dea Court, mereka menang 2-0.

MU Berhasil Menekuk Bournemouth

Penyerang MU, Romelu Lukaku menyebut, kemenangan jadi hal penting baginya. Pasalnya, harus kembali berhadapan dengan tim kuat Tottenham Hotspur di semifinal Piala FA, Sabtu (21/4).

Lukaku menyebut, kini MU siap tempur menghadapi Tottenham. “Sekarang kami sudah siap untuk akhir pekan ini. Sebagai pemain, anda selalu ingin bermain dan harus selalu siap,” ujar pria berumur 24 tahun tersebut.

Usai kalah dari West Brom 0-1 di laga sebelumnya, manajer Jose Mourinho melakukan pergantian besar-besaran di dalam starting line-up. Dalam laga melawan Bournemouth, setidaknya ada tujuh pemain berbeda yang diturunkan pelatih asal Portugal tersebut.

Perubahan itu membuahkan hasil yang maksimal. MU berhasil menang dengan skor 2-0 berkat gol dari Chris Smalling dan juga Lukaku.

Bidik Final

Lukaku pun buka suara soal target terdekat MU. “Tujuan kami untuk sementara ini adalah memastikan tempat di final FA Cup. Ini adalah jalur yang sempurna untuk menyambut akhir pekan,” dia menandaskan.

Laga semi-final FA Cup tersebut akan digelar pada hari Sabtu (21/4) malam nanti. Kedua tim akan bertemu di salah satu stadion terkenal di Inggris, yakni Wembley Stadium.

Thibaut Courtois Dilirik PSG

Thibaut Courtois Dilirik PSG : Paris Saint Germain (PSG) rajin mengumpulkan pemain bintang dalam beberapa musim terakhir. Mulai dari lini belakang, tengah, dan depan, PSG memiliki materi bertabur bintang.

Thibaut Courtois Dilirik PSG

Praktis hanya di posisi penjaga gawang, PSG tidak punya pemain kaliber bintang. Saat ini kiper utama PSG adalah Alphonse Areola dengan Kevin Trapp sebagai pelapis.

Manajemen PSG berniat melengkapi skuatnya dengan mendatangkan kiper top di bursa transfer musim panas nanti. RMC Sport melaporkan, kiper incaran PSG adalah Thibaut Courtois dari Chelsea.

Masa depan Courtois di Chelsea memang masih belum jelas. Kontrak pemuda Belgia itu akan habis tahun depan. Chelsea masih belum membuka pembicaraan kontrak baru.

Courtois diyakini RMC tertarik bergabung dengan PSG. Pasalnya Chelsea musim depan terancam tidak berlaga di Liga Champions karena terlempar dari empat besar Liga Inggris.

Bidikan Real Madrid

Selain PSG, Courtois juga diincar beberapa klub lain. Ada Juventus dan Real Madrid yang sempat dikaitkan dengan eks pemain Atletico Madrid itu.

Madrid kebetulan sedang mencari kiper yang tepat untuk menggantikan Keylor Navas. Los Blancos ingin ada kiper terkenal yang mengawal gawang mereka.

Incaran Juventus

Sedangkan Juventus sibuk mencari sosok yang tepat untuk menggantikan Gianluigi Buffon. Kiper senior itu diperkirakan pensiun akhir musim nanti. Sosok Buffon tidak tergantikan sejak kedatangannya dari Parma.

Rumor Terus Beredar Tentang Callejon Gabung Ke AC Milan

Rumor Terus Beredar Tentang Callejon Gabung Ke AC Milan : Winger Napoli, Jose Callejon belakangan santer diberitakan bakal bergabung dengan AC Milan musim depan. Il Mattino mengabarkan, striker Spanyol itu disebut-sebut akan hengkang bersamaan dengan kompatriotnya, Pepe Reina menuju San Siro pada musim panas nanti.

Rumor Terus Beredar Tentang Callejon Gabung Ke AC Milan

Namun, rumor tersebut segera ditepis oleh agen Callejon, Manuel Garcia Quillon. Menurutnya, kabar tersebut merupakan kabar palsu.

“Tidak ada seorang pun dari AC Milan yang menghubungi saya. Rumor memang sudah berkembang, namun jelas itu tidak benar,” ujar Garcia kepada Calciomercato.

Callejon mulai membela Napoli sejak musim panas 2013. Ia direkrut dari Real Madrid seharga 9,5 juta euro. Sejak saat itu, pemain berusia 31 tahun itu telah tampil dalam 250 pertandingan bersama I Partenopei, dengan kontribusi 72 gol dan 59 assist. Khusus musim ini, ia telah menyumbang 10 gol serta 11 assist.

Kontrak Callejon bersama Napoli saat ini masih berlaku hingga Juni 2020. Sejauh ini belum ada tanda-tanda ia akan dilepas ke AC Milan maupun diperpanjang kontraknya.

“Perpanjangan kontrak? Belum ada kabar. Saya belum ada dihubungi, namun dia masih memiliki sisa kontrak dua tahun lagi,” Garcia menambahkan.

Reina Hampir Pasti

Jika rumor transfer Callejon masih samar-samar, lain halnya dengan rekannya, Pepe Reina. Kiper 35 tahun itu akan segera menjalani tes medis bersama AC Milan. I Rossoneri akan mendapatkannya secara gratis karena kontraknya di Napoli akan berakhir musim ini.

Reina diproyeksikan sebagai alternatif jika Gianluigi Donnarumma hengkang ke klub lain musim depan. Selain kiper kawakan Spanyol itu, Diavolo juga akan mendapatkan bek Sampdoria, Ivan Strinic dengan status bebas transfer.

Bonaventura ke AS Roma

Di saat yang sama, gelandang AC Milan Giacomo Bonaventura tengah diincar oleh AS Roma. Direktur olahraga AS Roma, Monchi dilaporkan sudah berbicara dengan agen Mino Raiola, kemarin.

Menurut Calciomercato, pertemuan keduanya dikabarkan tidak hanya membahas soal perpanjangan kontrak bek muda, Luca Pellegrini, melainkan juga kemungkinan transfer Bonaventura.

Namun, AC Milan sebelumnya sudah menegaskan bahwa Bonaventura tak akan dijual. Ia dianggap sebagai sosok yang tak tergantikan bagi pelatih Gennaro Gattuso.

Ketertarikan AS Roma ini membuat AC Milan ingin segera membentengi pemain 29 tahun itu dengan kontrak baru. Saat ini, kontraknya akan berakhir pada Juni 2020.

Tampil Tanpa Beban Di Babak Kedua Adalah Kunci Kemenangan MU Menurut Pogba

Tampil Tanpa Beban Di Babak Kedua Adalah Kunci Kemenangan MU Menurut Pogba : Gelandang Prancis, Paul Pogba, mengungkapkan bahwa skuat Manchester United (MU) bisa berbalik menang atas Manchester City karena Setan Merah tampil tanpa beban di babak kedua.

Tampil Tanpa Beban Di Babak Kedua Adalah Kunci Kemenangan MU Menurut Pogba

The Citizen bermain di kandang sendiri di Etihad dan berada di ambang meraih gelar juara liga pada mathchday 33 Premier League pekan ini. Gelar itu bisa mereka raih asalkan mereka bisa mengalahkan United.

Target meraih kemenangan itu sepertinya akan teraih. Sebab City berhasil unggul dua gol lebih dahulu melalui Vincent Kompany di menit 25 dan Ilkay Gundogan di menit 30.

Akan tetapi MU bisa bangkit di babak kedua. Pogba berhasil mencetak dua gol di menit 53 dan 55 ditambah satu gol lagi dari Chris Smalling pada menit 69.

Pada akhirnya MU berhasil menang dengan skor 3-2. Pesta juara City tertunda dan selisih poin mereka dengan United menipis menjadi 13 angka saja.

“Kalah melawan City dan melihat mereka merayakan (gelar juara), saya tidak bisa membiarkan itu terjadi. Di waktu jeda di ruang ganti kami mengatakan kami main tanpa beban, 2-0 mari kita lakukan,” bebernya pada Sky Sports.

Pemain berusia 25 tahun ini kemudian juga menyerukan pada rekan-rekannya agar mempertahankan penampilan seperti babak kedua itu di akhir musim ini. Pogba yakin jika United terus tampil seperti itu, mereka bisa menyusul Kevin De Bruyne dan kawan-kawan.

“Setelah babak kedua seperti ini, kita harus melakukannya sepanjang waktu. Jika kita melakukannya kita akan berada di atas sana dengan City, dan mungkin bahkan di depan,” klaimnya.

Harga Mahal Dari Kemenangan Liverpool Yakni Cedera Salah

Harga Mahal Dari Kemenangan Liverpool Yakni Cedera Salah : Kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0 yang diraih Liverpool atas Manchester City harus dibayar mahal. Sebab, mesin gol The Reds, Mohamed Salah, mengalami cedera.

Harga Mahal Dari Kemenangan Liverpool Yakni Cedera Salah

Salah sukses mencetak gol di menit ke-12 untuk membuka keunggulan Liverpool dan mengirimkan assist untuk diselesaikan Sadio Mane menjadi gol ketiga The Reds di Anfield.

Namun, memasuki awal babak kedua, Salah terlihat kesakitan dan berjalan menuju tepi lapangan untuk kemudian mendapat penanganan dari tim medis Liverpool.

Tak lama berselang, Salah langsung memasuki lorong stadion menuju ruang ganti. Ia pun ditarik keluar dan digantikan Georginio Wijnaldum.

Dilansir Sportsmole, jika melihat dari masalah yang dikeluhkan Salah, bisa jadi penyerang 25 tahun itu mengalami cedera pangkal paha. Jika ini benar, maka kubu Liverpool pastinya bakal terpukul.

Liverpool masih dinanti dua laga akbar lainnya. Akhir pekan ini mereka bakal melawat ke markas tetangga, Everton dalam laga bertajuk Merseyside Derby.

Tengah pekan depan, Liverpool harus ganti mengunjungi kandang Manchester City, Etihad Stadium untuk melakoni partai leg kedua perempat final Liga Champions.

Salah sejauh ini terbukti menjadi roh permainan Liverpool dengan mencetak total 38 gol di semua kompetisi.

Manchester City gagal mencatatkan tembakan ke gawang untuk pertama kalinya di seluruh kompetisi musim ini. Kegagalan tersebut tercipta saat City tumbang di markas Liverpool pada leg pertama delapan besar Liga Champions, Kamis (5/4) dinihari WIB. Hal ini mmebuat Manajer The Reds, Jurgen Klopp terkejut.

Real Madrid Diprediksi Akan Kembali Berjaya Di Liga Champions

Real Madrid Diprediksi Akan Kembali Berjaya Di Liga Champions : Christian Karembeu percaya Real Madrid bisa juara Liga Champions musim ini. Ia menilai kekuatan Los Galacticos belum bisa disaingi klub lainnya. Pasalnya El Real memang dalam beberapa tahun terakhir memiliki nasib yang bagus jika main di Liga Champions.

 

Di Liga Champions penampilan Real Madrid memang luar biasa. Meski hanya finis sebagai runner up di fase grup, mereka hanya menelan sekali kekalahan.

Di babak 16 besar kualitas Real Madrid semakin terlihat. Mereka mampu menyingkirkan calon kuat juara lainnya dengan meyakinkan, PSG.

Bahkan dalam dua leg, Sergio Ramos dan kawan-kawan menuai kemenangan. Mereka menang 3-1 di Santiago Bernabeu, lalu menang 2-1 di Parc des Princess.

Lawan di babak 16 besar pun terbilang tak mudah, yakni musuh mereka di final tahun lalu, Juventus.

Komentar Karembeu

“Jangan tanyakan lagi, Real Madrid pasti juara musim ini. Tidak ada klub lain,” ujar Karembeu seperti dilansir Calciomercato.

“Untuk lawannya di final nanti saya tidak tahu. Namun, Real Madrid pasti akan ada di partai puncak.”

“Zinedine Zidane adalah pelatih luar biasa. Dia telah membuktikannya,” kata Karembeu.

Performa Karembeu

Karembeu membela Real Madrid selama tiga tahun. Di sana, eks pemain asal Prancis itu mampu memberikan tiga gelar.

Selain itu, Karembeu juga bermain dalam 78 laga di semua kompetisi dan mencetak satu gol.

Timnas Argentina Menang Kelas Dari Timnas Italia

Timnas Argentina Menang Kelas Dari Timnas Italia : Timnas Italia harus mengakui keunggulan Argentina dalam laga persahabatan yang berlangsung, Jumat malam atau Sabtu dinihari WIB (24/3/2018). Bermain di Stadion Etihad, Manchester, Gli Azzuri takluk 0-2 dari Tim Tango yang tampil tanpa Lionel Messi dan Sergio Aguero.

Timnas Argentina Menang Kelas Dari Timnas Italia

Mantan gelandang Inter Milan, Ever Banega membuka keunggulan Argentina di menit 75. Berawal dari operan satu-dua dengan Giovani Lo Celso, Banega melepaskan tembakan keras melewati hadangan Leonardo Bonucci, yang membuat Gianluigi Buffon mati langkah.

Sepuluh menit berselang, Manuel Lanzini mempertegas kemenangan Argentina, memanfaatkan assist Gonzalo Higuain.

Meski kalah, pelatih interim timnas Italia, Luigi Di Biagio tetap yakin, bahwa pola permainan yang diterapkannya sudah benar dan harus dilanjutkan. Pada laga dini hari tadi, ia menerapkan formasi 4-3-3, sama seperti yang selama ini ia jalankan di Timnas Italia U-21.

Ia memasang Ciro Immobile, Lorenzo Insigne, dan Federico Chiesa sebagai starter di depan, serta Jorginho, Marco Veratti, dan Marco Parolo di lini tengah.

“Kami harus berlanjut dengan pemain-pemain dan sistem ini. Kami sudah berusaha bergerak dari belakang dan menekan lawan dengan bebas, namun kami tidak melakukannya dengan baik di babak pertama karena kami menghadapi lawan tim yang fantastis,” ujar Di Biagio, seperti dilansir Football Italia.

Menurut Di Biagio, apa yang dilakukannya merupakan awal dari era baru Timnas Italia, dan karena itu, dibutuhkan kesabaran.

“Kami kebobolan dua gol, itu mengecewakan. Tapi pekerjaan ini butuh kesabaran dan Italia butuh berkembang pelan-pelan. Kami sudah berada di jalur yang benar. Kami kebobolan gol kedua cuma karena kami berusaha untuk menyamakan kedudukan. Saya justru akan lebih marah kalau kami cuma kalah 1-0 dan tidak berusaha mengimbangi,” ucap Di Biagio.

Debut Pemain Muda

Pada laga tersebut, Di Biagio mencoba memberikan kesempatan debut bagi dua pemain muda, yakni Federico Chiesa dan Patrick Cutrone. Keduanya sama-sama masih berusia 20 tahun dan selama ini tergabung di Timnas Italia U-21. Chiesa langsung diturunkan sebagai starter, sedangkan Cutrone baru dimasukkan di menit 74.

“Ada beberapa peluang penting yang kami dapatkan melawan tim yang memenangkan medali emas (runner-up) di Piala Dunia terakhir. Jangan lupa pula beberapa pemain kami baru menjalani debutnya atau beberapa laga,” imbuh Di Biagio.

Tiga pemain yang diganti Di Biagio pada laga tersebut bermain di posisi kanan. Mulai dari bek Alessandro Florenzi, gelandang Marco Parolo, serta winger Federico Chiesa. Namun, ia membantah bahwa pergantian mereka dikarenakan kondisi kebugaran.

“Tidak ada alasan khusus kenapa pergantian pemain semuanya di kanan. Terlepas dari penilaian terhadap pemain, agaknya kurang adil kalau membandingkan kami dengan Argentina. Kami butuh sabar dan realitis akan posisi kami sekarang,” ucap pelatih 47 tahun itu.