Cav Bangkit Dengan Membungkam Mavericks

Cav Bangkit Dengan Membungkam Mavericks : Cleveland Cavaliers mengakhiri keterpurukan dengan mengalahkan tuan rumah Dallas Mavericks. Bertandang ke American Airlines Center, Cavaliers menang 111-104 pada lanjutan NBA Sabtu (11/11/2017) waktu setempat atau Minggu (12/11/2017) siang WIB.

Cav Bangkit Dengan Membungkam Mavericks

Cavaliers, yang sudah kalah tujuh kali di NBA musim ini, tampil buruk di paruh pertama. Mavericks berhasil unggul tiga angka saat turun minum setelah merebut kuarter dua 29-20.

Untungnya memasuki kuarter tiga Cavaliers mampu bangkit. Cavaliers berbalik unggul setelah mencetak 34 angka di kuarter tiga, sedangkan Mavericks hanya menghasilkan 22 angka.

Sempat tertinggal hingga 11 poin, Mavericks mampu bangkit dan mengejar ketertinggalan di kuarter empat. Mereka bisa memangkas jarak menjadi hanya satu poin.

Mavericks bahkan bisa membalikkan keadaan jika saja forward Harrison Barnes bisa melesakkan tembakan tiga angka.

Peran Korver

Kegagalan Barnes membuat Cavaliers kembali menjauh berkat dua lemparan bebas Kyle Korver. Setelah itu Cavaliers terus mendulang poin lewat free throw.

Kevin Love menjadi bintang kemenangan Cavaliers dengan 29 poin dan 15 rebound. Korver juga memegang peran penting. Dia mencetak semua poinnya di laga ini (13) di kuarter empat.

LeBron Cuma Buat 19 Angka

LeBron James sendiri tampil buruk di laga ini. Dia hanya membuat 19 poin. Meski demikian LeBron membuat dua poin penting lewat dunk ketika laga tersisa semenit delapan detik sehingga Cavaliers unggul 104-100.

Di kubu Mavericks, Barnes jadi top scorer dengan 23 poin dan 11 rebound. Rookie Dennis Smith Jr menyumbang 21 angka dan tujuh assists.

Arsenal Incar Zaha

Arsenal Incar Zaha : rsenal sudah menyiapkan pengganti andai Alexis Sanchez jadi hengkang. Meriam London membidik gelandang Crystal Palace, Wilfried Zaha sebagai pengganti Sanchez.

Arsenal Incar Zaha

Kontrak Sanchez seperti diketahui akan habis akhir musim ini. Dengan performa Arsenal yang tak kunjung stabil, pemain asal Chile itu sudah punya niatan pindah ke klub yang lebih mapan secara prestasi.

Semula ada tiga klub yang meminati Sanchez yaitu Bayern Munchen, Paris Saint Germain (PSG), dan Manchester City. Namun Bayern akhirnya mundur dari perburuan Sanchez.

Belakangan, Manchester City disebut menjadi klub yang paling serius meminati Sanchez. Hal ini tidak terlepas dari kehadiran Pep Guardiola sebagai manajer Sanchez.

Karena Guardiola

Seperti diketahui, Guardiola adalah mantan pelatih Sanchez di Barcelona. Hubungan keduanya pun baik, meski tak lagi bekerjasama.

Merasa peluang mempertahankan Sanchez kecil, Arsenal pun berencana menggaet Zaha. Arsenal telah menyiapkan dana 35 juta pound sterling atau Rp 624 miliar untuk menggaet Zaha.

Pernah Bersama MU

Zaha pernah bermain bersama Manchester United (MU). Namun kariernya bersama MU lebih banyak dihabiskan bersama bangku cadangan dan masa pinjaman.

MU merekrut Zaha karena kepincut performanya bersama Palace saat bermain di Divisi Championship. Saat itu, ia dianggap calon bintang masa depan.

Sayangnya, ramalan itu tidak terbukti. Karier Zaha tidak berkembang hingga akhirnya ia kembali ke Palace pada musim 2013/14.

Lolos Ke Piala Dunia 2018 Harga Mati Bagi Buffon

Lolos Ke Piala Dunia 2018 Harga Mati Bagi Buffon : Kiper Timnas Italia Gianluigi Buffon menegaskan lolos ke Piala Dunia 2018 menjadi harga mati baginya. Apalagi, ini merupakan kesempatan terakhir baginya untuk tampil di kompetisi terakbar dalam sepak bola itu sebelum pensiun.

Lolos Ke Piala Dunia 2018 Harga Mati Bagi Buffon

Buffon akan menginjak usia 40 tahun pada Januari nanti, sekitar lima bulan sebelum bergulirnya putaran final Piala Dunia 2018. Dia sudah menyatakan akan pensiun usai tampil di Rusia. Jika Italia lolos, maka ini menjadi Piala Dunia keenam buat Buffon sejak 1998.

Timnas Italia akan bertemu Swedia pada babak play-off dalam dua leg demi tiket lolos Piala Dunia 2018. Swedia akan bertindak sebagai tuan rumah lebih dulu Sabtu (11/11/2017) dini hari WIB, sebelum Italia gantian menjamu tiga hari berselang.

“Saya pikir pemain seperti saya ini hidup untuk mencapai dan mewujudkan target paling penting, yang juga merupakan mimpinya anak-anak. Jadi selama dia tetap memberi saya antusiasme dan motivasi, saya akan terus melakukannya,” ujar Buffon saat sesi konferensi pers jelang laga Swedia yang akan digelar di Friends Arena, Stockholm, seperti dilansir Football Italia, Jumat (10/11/2017).

Buffon mengaku dirinya tidak memiliki pilihan lain selain memenangkan pertandingan melawan Swedia. Karena itu, kiper Juventus itu akan mati-matian menjaga gawang Azzuri agar tidak sampai kebobolan.

“Tanpa keraguan, besok adalah pertandingan yang akan memberi saya kebagiaan yang besar, dan saya bahkan tidak ingin memikirkan alternatif lain,” katanya.

Play-off Kedua

Berdasarkan catatan, ini merupakan kali kedua bagi Buffon melewati babak play-off untuk lolos Piala Dunia. Dua puluh tahun lalu, ia juga ikut mengantarkan Italia lolos ke Piala Dunia 1998 setelah mengalahkan Rusia di babak yang sama. Ia merupakan satu-satunya pemain yang tersisa dari masa itu.

“Play off itu tidak biasa karena itu sudah lama sekali sejak kami berada satu tim dan itu wajar jika menghadapi Swedia dalam dua pertandingan ini membuat segalanya jadi menyenangkan. Karena itu, berarti baik kami maupun mereka memiliki peluang mendapatkan tiket untuk turnamen yang semua orang memikirkannya,” ujar Buffon.

Timnas Italia termasuk salah satu tim paling sukses di Piala Dunia. Dari 20 kali perhelatan sejak 1930, Italia sudah tampil 18 kali dan memenangkan gelar sebanyak empat kali (1934, 1938, 1982, dan 2006).

Meski dua kali absen, Gli Azzuri sebenarnya baru sekali gagal lolos kualifikasi, yakni di 1958. Sedangkan di 1930, mereka absen bukan lantaran gagal lolos kualifikasi. Mereka memang tidak mau ikut serta karena sebelumnya proposal untuk menjadi tuan rumah ditolak FIFA.

“Italia selalu tampil d Piala Dunia secara reguler. Jadi kami harus melakukan yang terbaik untuk memastikan kami dapat menjaga rekor tersebut,” tegas Buffon.

MU Menanggapi Rumor Mourinho Akan Ke PSG

MU Menanggapi Rumor Mourinho Akan Ke PSG : Manchester United tak menganggap main-main ketertarikan Paris Saint-Germain (PSG) terhadap Jose Mourinho. Menurut laporan The Sun, Kamis (9/11/2017), para petinggi Manchester United mulai gerah dengan beredarnya rumor tersebut.

MU Menanggapi Rumor Mourinho Akan Ke PSG

Keluarga Glazer, sebagai pemilik Manchester United, memiliki ketakutan Mourinho akan tergoda dengan tawaran PSG. Klub berjuluk Setan Merah itu siap mencegah PSG agar tak bisa intens melakukan pendekatan dengan manajer berusia 54 tahun itu.

Mourinho mulai dikaitkan dengan PSG dalam beberapa hari terakhir. Klub asal Prancis itu kabarnya berniat menjadikan The Special One sebagai pelatih mulai musim 2018-2019.

PSG menilai, Mourinho adalah sosok yang tepat membawa mereka meraih kesuksesan di kompetisi lokal maupun Eropa. Guna mewujudkan hal itu, kubu Les Parisien kabarnya sudah memulai pembicaaraan dengan perwakilan Mourinho.

Klub yang bermarkas di Parc des Princes itu siap mengirim Direktur Olahraga, Antero Henrique, yang memiliki hubungan dekat dengan Mourinho. Tawaran gaji tinggi dan rayuan dari Henrique diprediksi bisa membuat Mourinho tergoda dan siap meninggalkan Manchester United pada akhir musim 2017-2018.

Saat ini Mourinho masih terikat kontrak hingga 2020 di Old Trafford. Posisi manajer berpaspor Portugal itu tidak sepenuhnya aman. Andai kembali gagal mempersembahkan gelar Premier League, kinerja Mourinho tentu akan dievaluasi.

Manchester United saat ini menghuni posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 23 poin. Romelu Lukaku dkk tertinggal delapan angka dari Manchester City yang kukuh di puncak klasemen.

Barcelona Kehilangan Direktur Digital Mereka Yang Akan Hengkang Ke PSG

Barcelona Kehilangan Direktur Digital Mereka Yang Akan Hengkang Ke PSG : Barcelona berhubungan bisnis lagi dengan raksasa Ligue 1, Paris Saint-Germain (PSG). Barcelona bakal kehilangan kehilangan persona penting dalam jajaran internal klub asal Catalonia tersebut.

Barcelona Kehilangan Direktur Digital Mereka Yang Akan Hengkang Ke PSG

Situs Marca, Senin (7/11/2017) merilis, PSG tengah mengincar Chief Digital Officer (CDO) Barcelona, Russell Stopford. Walau bukan seorang pemain, peran Stopford sangat penting karena terkait dunia pemasaran dan komunikasi dengan fans di seluruh dunia.

Sebelumnya PSG telah sukses memboyong bintang Barcelona, Neymar. Pemain asal Brasil tersebut ditebus dengan dana 222 juta euro atau sekitar Rp 3,5 triliun pada bursa transfer musim panas 2017.

Menurut Marca, PSG hampir pasti mendapat Russell Stopford. Hal yang tersisa adalah nilai transfer dan kompensasi yang bakal didapat Barcelona.

Russell Stopford memang sudah lama berkecimpung dalam dunia digital. Sebelum memimpin digital officer Barcelona, pria lulusan Oxford tersebut tercatat pernah bekerja di Manchester City.

Ketika itu, berkat tangan dingin Russell Stopford, The Citizens sukses memasarkan klubnya ke pasar di luar Eropa. Akibatnya, pendapatan dari sektor penjualan merchandise pun meningkat pesat.

Nantinya, Russell Stopford akan bertanggung jawab atas strategi pemasaran PSG dan mengoptimalkan distribusi serta monetisasi konten online klub. Les Parisiens ingin prestasi di lapangan berjalan selaras dengan peningkatan pendapatan klub, dan bisa mengejar [Barcelona].

Pemecatan Mourinho Saat Melatih Chelsea, Belum Bisa Dilupakan Oleh Fabregas

Pemecatan Mourinho Saat Melatih Chelsea, Belum Bisa Dilupakan Oleh Fabregas : Gelandang Chelsea, Cecs Fabregas, mengaku belum dapat bisa melupakan pemecatan Jose Mourinho. Bahkan, ia tidak dapat tidur jika mengingat hal tersebut.

Pemecatan Mourinho Saat Melatih Chelsea, Belum Bisa Dilupakan Oleh Fabregas

Jose Mourinho dan Cesc Fabregas memulai kerja sama mereka di Chelsea pada musim 2014-2015. Ketika itu, Mourinho dan Fabregas mengantarkan The Blues menjuarai Premier League.

Akan tetapi, kerja sama kedua sosok tersebut tidak berlangsung lama. Manajemen Chelsea memutuskan untuk mendepak Jose Mourinho pada pertengahan musim 2015-2016 seiring dengan performa jeblok yang ditampilkan The Blues.

“Saya masih bertanya-tanya karena itu memalukan. Terkadang Anda bisa tidur dan memikirkan banyak hal dan terkadang Anda tidak bisa tidur,” tutur Fabregas.

“Hal itu mengganggu karena saya bisa melihat dari luar sebagai suporter dan berpikir, ‘orang-orang itu bahkan tidak berusaha’. Akan tetapi, kita hanya lupa bermain sepak bola.”

“Kami masih berbicara hingga hari ini. Mungkin dia adalah manajer yang memiliki perasaan dan hubungan terbaik. Selain Arsene Wenger, yang paling sering saya hubungi adalah Jose Mourinho,” kata eks Barcelona tersebut.

Jose Mourinho dan Cesc Fabregas akan kembali bersua ketika Manchester United bertandang ke markas Chelsea pada pertandingan Premier League, di Stamford Bridge, Minggu (5/11/2017).

Gelandang Chelsea, Cesc Fabregas, mengisahkan kepindahannya ke Arsenal dari Barcelona di usia 16 tahun. Andres Iniesta secara tidak langsung memengaruhi Fabregas meninggalkan Barcelona pada 2003.

Setelah enam tahun di akademi La Masia, Fabregas mendapat tawaran dari Arsenal. Bahkan, Manajer Arsenal, Arsene Wenger, datang langsung ke Barcelona untuk merayu Fabregas kala itu.

“Itu keputusan sulit bergabung ke Arsenal. Saya baru 16 tahun dan Anda melihat Arsene Wenger menunggu untuk Anda, memangkas liburan untuk datang melihat saya,” kata Fabregas, seperti dilansir BBC Sport.

Rossi Belum Mempunyai Jawaban Terkait Motor Barunya

Rossi Belum Mempunyai Jawaban Terkait Motor Barunya : Valentino Rossi masih memiliki tanda tanya besar terkait pengujian motor baru Yamaha di Valencia atau setelah balapan terakhir MotoGP 2017 berakhir bulan depan. Menurutnya, ini tergantung pada hasil di dua balapan terakhir di musim ini.

Rossi Belum Mempunyai Jawaban Terkait Motor Barunya

Upaya tim Yamaha merebut gelar juara dunia MotoGP sangat tipis setelah pembalap Spanyol itu tertinggal 50 poin dari Marc Marquez selaku pemuncak klasemen sementara. Ada kecenderungan tim Garpu Tala akan mengalihkan perhatian pada musim depan, salah satunya dengan menyiapkan motor baru untuk Vinales dan Rossi.

Namun, Rossi tidak bisa menjelaskan terkait waktu pengujian motor di Valencia. “Kami belum tahu apakah motor baru itu akan di uji coba di Valencia atau apakah baru akan terjadi pada bulan Februari untuk tes pertama 2018?,” tutur Rossi seperti dikutip dari Autosport, Sabtu (28/10/2017).

“Itu sangat tergantung pada bagaimana hasil dari dua balapan terakhir. Tentu semakin cepat motor baru datang lebih baik, tapi itu bukan masalah besar,” tambah Rossi.

Rossi dan peserta balap di kelas elite masih harus memuaskan penggemar mengingat balapan masih tersisa dua putaran lagi di Malaysia dan Valencia. Sekarang para pembalap tengah berada di Negeri Jiran untuk menjalani balapan seri 17, akhir pekan ini.

Serangkaian dua sesi latihan bebas di hari pertama (FP1-FP2) sudah dijalani sirkus MotoGP. Duo Yamaha masih belum menunjukkan kelihaiannya selama mengaspal di Sirkuit Internasional Sepang.

Rossi menutup latihan bebas di hari pertama dengan berada di posisi enam dengan catatan waktu 2 menit 13.071 detik. Sementara Vinales tak mengubah posisinya di peringkat keempat dengan 2 menit 12.878 detik.

“Orang Jepang memiliki begitu banyak gagasan, jadi ada banyak hal yang harus dilakukan. Jadi akan sangat penting untuk mengetahui apakah kami dapat melakukan putaran waktu yang baik dan kompetitif bahkan pada ban bekas dalam dua balapan terakhir ini.”

“Intinya, ini adalah dua balapan yang sangat penting bagi saya, karena kami harus memutuskan apa yang harus dilakukan dengan pengembangan motornya. Juga sangat mendasar untuk memastikan seberapa baik kami di Phillip Island. Jika tidak, ini adalah masalah besar dan kami perlu berpikir keras. Sepang dan Valencia adalah dua trek yang sangat banyak memakai ban belakang, jadi mereka akan membantu kami untuk memahami bagaimana keadaan kami,” pungkas Rossi.

Formasi Baru, MU Menuai Kemenangan

Formasi Baru, MU Menuai Kemenangan : Manchester Unted (MU) meraih kemenangan dengan formasi baru yang diterapkan Jose Mourinho. Setan Merah, julukan MU, menang 2-0 atas Swansea City di Liberty Stadium, Selasa (24/10/2017) atau Rabu dini hari WIB pada ajang Piala Liga Inggris.

Formasi Baru, MU Menuai Kemenangan

Dalam laga itu, Mourinho menerapkan formasi 3-4-1-2. Manajer berusia 54 tahun itu menduetkan Anthony Martial dan Marcus Rashford di lini depan.

“Kami bermain dengan dua striker yang memiliki semangat luar biasa dan sangat dinamis,” ujar Mourinho usai pertandingan, dikutip dari Manchester Evening News.

Sementara Jesse Lingard diberikan kebebasan bermain sebagai playmaker. Mourinho memainkan Ander Herrera dan Scott McTominay sebagai gelandang bertahan.

“Lingard bermain bagus dengan banyak kebebasan. Kami mencoba memberikan dukungan kepadanya dengan pengalaman yang dimiliki Ander Herrera dan kekuatan McTominay di lini tengah,” kata Mourinho.

Berkat formasi baru itu, MU mendominasi permainan dengan ball possession hingga 58 persen. Selain itu, Setan Merah tercatat melepaskan sembilan sepakan, lima di antaranya on target.

“Saya rasa, sepanjang pertandingan, kami tampil solid dan sangat profesional sejak menit pertama. MU selalu memenangi pertandingan. Saya senang dengan penampilan tim dan kualitas individu pemain,” ucapnya.

Jesse Lingard menjadi pahlawan Manchester United (MU) saat meraih kemenangan 2-0 atas Swansea City di Liberty Stadium, Selasa (24/10/2017) atau Rabu dini hari WIB pada ajang Piala Liga Inggris. Lingard mencetak dua gol di laga tersebut.

Dalam laga tersebut, Setan Merah, sebutan MU, mendominasi permainan dengan menguasai ball possession hingga 58 persen. Tim besutan Jose Mourinho itu tercatat melepaskan sembilan sepakan, lima di antaranya on target.

“Saya pikir kami memegang kendali. Kami harus melakukan hal yang benar di kandang Swansea,” kata Lingard, seperti dikutip dari Sky Sports.

Winger berusia 24 tahun tersebut melanjutkan, kemenangan atas Swansea City menjadi titik kebangkitan MU usai kalah 1-2 dari Huddersfield Town, pekan lalu di ajang Liga Inggris. Lingard optimistis, Setan Merah bisa menjaga tren kemenangan ini.

Dybala Memaki Allegri Saat Dirinya Diganti

Dybala Memaki Allegri Saat Dirinya Diganti : Bintang Juventus Paulo Dybala dikabarkan menghina pelatihnya, Massimiliano Allegri, dalam laga melawan Udinese di Stadion Friulli, Minggu (22/10/20117) malam WIB. Ia terekam kamera memaki-maki dalam bahasa Spanyol yang diduga diarahkan kepada Allegri.

Dybala Memaki Allegri Saat Dirinya Diganti

Kabar tersebut diperkuat dengan lansiran dua media besar Italia, Sky Sport dan Rai Sport. Disebut-sebut, Dybala tak senang saat ditarik keluar di menit ke-67 dan digantikan Douglas Costa. Ketika diganti, Juventus tengah unggul 4-2.

Diyakini, Dybala tidak senang karena belum mencetak satu pun gol saat diganti. Apalagi, pemain asal Argentina itu juga sudah tidak mencetak gol dalam tiga penampilan sebelumnya. Koleksi golnya mandek di angka 10 dan ia semakin tertinggal dari para pesaingnya di daftar top scorer.

Juventus kemudian menambah dua gol lagi tanpa Dybala dan menutup pertandingan dengan skor 6-2. Sami Khedira menjadi aktor utama dengan hattrick yang ia ciptakan.

Atas ulahnya ini, Dybala terancam mendapat hukuman dari klubnya. Pada laga berikutnya, Juventus akan menghadapi SPAL, Rabu (25/10/2017). Di hari itu, akan diketahui apakah ia benar-benar dihukum atau tidak.

Sikap tidak senang Dybala ini bukan yang pertama. Musim lalu, mantan penyerang Palermo itu juga sempat ngambek karena ditarik keluar saat melawan Sassuolo di Serie A.

Waktu itu, ia digantikan Marko Pjaca saat pertandingan tinggal menyisakan 13 menit lagi dan Juventus sudah unggul 2-0. Ia menolak berjabat tangan dengan Allegri saat berjalan ke bangku cadangan. Hanya saja, ia tak sampai mengeluarkan kata-kata makian dan tidak sampai dihukum.

Juventus dikenal tegas terhadap pemainnya yang berulah. Leonardo Bonucci musim lalu dibekukan karena menghina Allegri saat bertanding melawan Palermo. Insiden itu pun disinyalir sebagai pangkal kepindahannya ke AC Milan musim panas lalu.

Syarat Inter Untuk Mendapatkan Vidal

Syarat Inter Untuk Mendapatkan Vidal : Inter Milan dikabarkan berpeluang besar mendapatkan Arturo Vidal dari Bayern Muenchen. Pasalnya, sang pemain juga tampaknya tak keberatan merapat ke Giuseppe Meazza.

Syarat Inter Untuk Mendapatkan Vidal

Hanya, masalahnya, Inter Milan sepertinya perlu menjual salah satu pemain mereka untuk mendapatkan dana segar. Dengan dana segar itulah mereka akan memboyong Vidal dari Munchen.

Sejatinya, Nerazzurri telah mengincar Vidal sejak bursa transfer musim panas 2017. Akan tetapi, niat Inter Milan mendapat penolakan dari Carlo Ancelotti.

Kini, peluang Inter Milan menggaet Vidal membesar setelah pelatih anyar Bayern Munchen, Jupp Heynckes, tidak menjadikan Vidal sebagai pilihan utama pada lini tengah Die Roten. Buktinya, Heynckes lebih memilih memainkan Sebastian Rudy dan Thiago Alcantara ketika bersua Celtic pada Matchday ke-3 Liga Champions.

Arturo Vidal menilai Inter Milan menjadi pilihan realistis bagi kelangsungan kariernya saat ini karena akan memberikan kesempatan bermain yang lebih besar.

Akan tetapi, rencana ini mengalami kendala karena Inter Milan masih dalam pengawasan FIFA terkait Financial Fair Play. Nerazzurri diwajibkan tidak boleh menelan kerugian lebih dari 30 juta euro (Rp 478,93 miliar) pada akhir musim 2017-2018.

Lepas Brozovic?

Menurut Tuttosport (19/10/2017), Inter Milan berencana menjual Marcelo Brozovic untuk mendapatkan dana. Arsenal dan Chelsea dikabarkan tertarik kepada pemain timnas Kroasia tersebut.

Namun, tak tertutup juga Inter Milan menjual pemain lain yang lebih menarik perhatian klub lain. Pasalnya, kebutuhan mereka akan dana segar cukup mendesak.