Kena Peluru Nyasar Saat Suami Antar Istri Beli Sosis Bakar

Kena Peluru Nyasar Saat Suami Antar Istri Beli Sosis Bakar : Nyawa bapak satu anak ini nyaris melayang terkena peluru yang mendarat di kepalanya. Beruntung pria 28 tahun itu hanya menderita luka akibat terjangan amunisi yang duduga nyasar tersebut. Peristiwa itu terjadi saat korban mengantar istri membeli sosis bakar di Jalan Walang Barat, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Rabu (21/3/2018) malam.

Kena Peluru Nyasar Saat Suami Antar Istri Beli Sosis Bakar

Akibat peristiwa itu Agus Setiawan, harus dirawat di RSUD Koja. Informasi dihimpun, kejadian bermula saat anak korban minta dibelikan sosis bakar. Bersama istri korban naik motor menuju warung milik Nanang lokasinya tak jauh dari kediaman Agus.

Malam itu warung Nanang terlihat banyak dikunjungi pembeli, sehingga harus antri. Sambil menanti sang istri , korban menunggu di atas sepeda motornya. Di tengah penantian , korban mendengar suara ledakan , persis di atas kepalanya. Namun korban tak curiga dan menganggap suara tersebut biasa saja.

Agus yang saat itu memakai penutup kepala mulai panik dan kaget saat ia melepaskan penutup kepala, darah segar langsung mengalir melintasi keningnya. Agus menduga darah tersebut berasal dari luka di bagian kepalanya akibat kejatuhan peluru . Dugaan itu tak meleset lantaran sebutir proyektil terlihat terjatuh bersamaan saat korban melepaskan topi nya. Oleh pedagang sosis proyektil ditemukan di aspal jalan tak jauh dari tempat korban. Oleh warga setempat , korban kemudian dibawa ke RSUD Koja. Sementara warga lain menghubungi polisi.

Kapolsek Koja Kompol Agung Wibowo belum bisa memastikan kalau luka yang diderita korban akibat terkena peluru nyasar. “Bukan peluru nyasar tapi kejatuhan. Saat ini masih kita selidiki,” ujarnya.

Seorang Satpam Apartemen Diduga Menganiaya Pengojek Online

Seorang Satpam Apartemen Diduga Menganiaya Pengojek Online : Setelah diperiksa 12 jam, satpam apartemen di Cempaka Putih, Jakpus, yang menganiaya seorang pengojek online, kini sudah menjadikan tersangka. “Ya benar satpam itu sudah jadikan tersangka sekarang sudah kami tahan,”ujar Kapolsek ‎Kompol Rossiana.

Seorang Satpam Apartemen Diduga Menganiaya Pengojek Online

Kini security belakangan diketahui bernama Abi Mujihat,29, warga Bekasi Barat, ‎sudah dijadikan tersangka akan dikenakan pasal 351 ayat KUHP, dengan ancaman pidana kurungan dua tahun delapan bulan. Sedang korban Deri Aprianto,23, pengojek online luka di bibir hingga sempat diobati di RSCM.

Pemganiayaan itu terjadi Rabu (21/3) lalu sekitar pukul 18:00, di depan pintu gerbang star buck coffee, Apartemen. Korban ketika itu sedang menunggu penumpang, karena pengojek berada di trotoar pelaku menegur hingga tiga kali namun pengojek tidak mendengar.

Karena satpam kesal akhirnya mendatangi sang pengojek online dan secara tiba-tiba melakukan pemukulan bertubi-tubi hingga wajah dan mulut bengkak mengeluarkan darah. Karena tidak terima ulah si satpam kemudian korban mengontak rekannya lewat WA hingga puluhan pengojek datang dan petugas cepat membubarkan hingga tawuran tidak berlanjut.

Namun petugas yang datang segera membawa korban ke RSCM, sedang satpam yang melakukan pemukulan itu tak lama kemudian berhasil dibekuk petugas dari tempat kerjaannya di Apartemen.

Begitu satpam itu tertangkap, petugas serse melakukan pemeriksaan secara marathon di Mapolsek‎ Cempaka Putih serta pengojek dan masyarakat yang melihat kejadian.

Berdasarkan keterangan saksi dari warga serta saksi pengojek lainnya, petugas sejak Kamis (22/3) pagi sudah menjadikan tersangka karena melakukan pemukulan yang seharusnya tidak terjadi.

Kini Satpam di Apartemen itu setelah jadi tersangka langsung mendekam dibalik jeruji Mapolsek Cempaka Putih, ia dikenakan pasal 351 ayat 1 KUHP. “Setelah dijadikan polisi tersangka, sang istri bersama anaknya kemaren langsung membezuknya,” ujar Kompol Rossiana.

Modus Kejahatan Pembobol ATM

Modus Kejahatan Pembobol ATM : Eva tidak menampik bahwa modus kejahatan setiap waktu selalu berkembang dengan menggunakan segala cara untuk menguras data nasabah bank. Untuk itu, pihak perbankan juga harus selalu berinovasi menciptakan keamanan terbaik bagi nasabah.

Modus Kejahatan Pembobol ATM

Disamping perbankan menciptakan alat kemanan yang canggih diperlukan juga peran dari masyarakat saat menggunakan kartu debit maupun kredit. Dihimbau, saat akan menggunakan kartu ATM untuk memilih dilokasi yang ada satpam, tidak jauh dari keramaian, dan menutup dengan tangan saat memencet PIN.

“Kami sudah koordinasi dengan seluruh perbankan meminta mereka untuk melakukan edukasi lebih gencar lagi kepada masyarakat bagaimana menggunakan ATM dengan kartu debit terutama apabila ada oknum-oknum tertentu yang menghubungi para nasabah tapi dengan meminta data pribadi itu hal yang tidak pernah melakukan oleh bank. Kemudian kalau ada OTP (One Time Password) dan tidak melakukan transaksi tolong diabaikan itu yang paling penting,” kata dia.

Meski belum bisa merinci jumlah kerugian dari sindikat kejahatan skimming yang ditangkap Subdit Resmob Polda Metro Jaya, namun Eva pastikan seluruh korban akan mendapatkan ganti rugi.

“Kalau memang terkena korban skiming itu pasti diganti oleh pihak perbankan. Disampaikan juga ada beberapa pers rilis yang sudah menyatakan bank-bank itu sudah memberikan penggantian kepada para korban yang diyakini benar terkena skimming,” tegas Eva.

Seperti diketahui, Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap lima pelaku di Tangerang dan Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (10/3/2018). Para pelaku yakni, Caitanovici Andrean Stepan (28), Raul Kalai alias Lucian Meagu (28), Ionel Robert Lupu (28) ketiganya adalah Warga Negara Rumania, kemudian Ference Hugyec (27) Warga Negara Hungaria, dan Milah Karmilah (30) seorang wanita Warga Negara Indonesia.

Pemuda Mabok Di Peralatan Toko Diamankan Oleh Polisi

Pemuda Mabok Di Peralatan Toko Diamankan Oleh Polisi : Anggota Patroli Polsek Pancoranmas bersama anggota Pokdarkamtibmas mengamankan seorang bikers tengah mabuk di perkantoran Depok Trade Center (DTC), Mampang, Pancoran Mas, Kota Depok, Jumat (16/3/2018) dini hari.

Pemuda Mabok Di Peralatan Toko Diamankan Oleh Polisi

Anggota Pokdarkamtibmas Pancoran Mas, Sulaiman,38, mengatakan seorang pemuda Ar,22, warga Mampang, Pancoranmas, ditemukan petugas yang sedang patroli rutin cipta kondusif sedang tidur di pelataran tempat ruko DTC sudah tidak sadar.

“Korban masih lengkap menggunakan jaket serta ada helm disekitar tempat terbaringnya korban. Diduga korban ini mabuk berat lalu tidak sadarkan diri di lokasi,”ujarnya kepada Pos Kota saat menemukan korban sekitar pukil 03.00 WIB.

Sulaiman yang akrab dipanggil Kang Ule ini mengaku ada kemungkinan pemuda bikers ditinggal oleh sesama teman-temannya saat sedang pesta minuman keras (miras).

“Berdasarkan pengakuan korban mabuk usai nenggak minuman keras bersama teman-temannya,”katanya.

Dalam peristiwa itu semua pelengkapan korban termasuk helm masih ada di lokasi. “Sama petugas disadarkan dibawa ke Polsek Pancoranmas,”tambahnya.

Sementara itu pengakuan Kang Ule, sekitar lokasi pertokoan saat menjelang libur wekend banyak kerap dijadilan tempat tongkrongan para pemuda dan bikers.

“Untuk kerawanan di lokasi rentan terhadap aksi tawuran dan pencurian. Sebagai mitra Polri anggota Pokdar siap membantu menjaga keamanan lingkungan dengan koordinasi dengan anggota Polsek Pancoran Mas,”tambahnya.

Sementara itu Kapolsek Pancoranmas Kompol Roni Agus Wowor mengamankan sama petugas Piker pemuda warga Mampang Pancoran Mas tersebut kini sudah diamankan petugas.

“Berdasarkan pengakuan korban tidak sadarkan diri karena diduga habis nenggak minuman keras lalu mabuk,”ujarnya.

Mantan anggota Sat Gegana Brimob Kelapa Dua Depok ini menambahkan korban didata dan dibina setelah itu dipulangkan.

“Kita menghimbau kepada para pemuda yang nongkrong untuk tidak menenggak miras. Lantaran bisa sebagai pemicu kerawanan kamtibmas juga membahayakan diri sendiri apalagi miras oplosan,”tutupnya.

Razia Tempat Hiburan Malam Jelang Pilgub

Razia Tempat Hiburan Malam Jelang Pilgub : Untuk menekan kriminalitas sekaligus menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar, pihak Satnarkoba Polrestro Bekasi kembali merazia sejumlah tempat hiburan malam (THM) pada beberapa titik di Kabupaten Bekasi, Minggu (11/3/2018) dinihari.

Razia Tempat Hiburan Malam Jelang Pilgub

Tiga titik yang dirazia yaitu Kafe Y, At dan The K Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Dengan adanya pemeriksaan razia ini bisa menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Kabupaten Bekasi,” kata Kasat Narkoba Polrestro Bekasi, AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetyo.

Ada lima pekerja cafe yang diamankan yaitu 5 wanita tidak membawa identitas termasuk dua diantaranya di bawah umur. Untuk minuman juga diamankan beberapa minuman keras 200 botol berbagai merk dari Vodka, Soju, Chivas, blacklabel.

“Kita juga memerpertanyakan izin usaha kafe ini. Dari tiga kafe yang diperiksa tidak ada izin dari dinas pariwisata hanya satu dari kecamatan Tambun yaitu izin domisili,” urainya.

“Ini izin yang diberikan camat. Ini tidak boleh. Ini melanggar ketentuan. Diharapkan nanti pada pak camat ini di wilayah Polrestro Bekasi dilarang untuk mengeluarkan izin. Tanpa seizin dari Pemda. Berarti dia melampaui batas. Karena ada dinas terkait yang mengeluarkan izin. Namun ini camat mengeluarkan izin. Ini melampaui batas,” jelas Fanani.

Pihaknya akan memanggil camat tersebut yang mengeluarkan izin domisili salah kafe tersebut. Dia menekankan tidak terjadi overlapping pengeluaran izin tersebut. “Jangan sampai Pemda tidak tahu. Camat bermain di sini,” tambahnya lagi.

Sanksi yang bisa diberikan terhadap pengeluaran izin ini, Kasat Narkoba mengatakan dikenai pasal 263 KUHP yaitu pemalsuan. Pada diskotik The K tersebut izin domisili dikeluarkan oleh Kecamatan Tambun, namun bukan camatnya, tetapi atas nama. “Nanti kita periksa dan dalami. Yang menandatangani izin domisili ini. Apalagi ini. Bukan camat aslinya. Manager, yang punyanya kita bawa untuk diperiksa,” ujar Fanani.

Kalangan  pengunjung dan pekerja kafe diperiksa untuk dilakukan tes urin. Pada razia kali ini tidak ditemukan konsumsi narkoba.

Kejari Memusnahkan Barang Bukti Tindak Pidana Kejahatan

Kejari Memusnahkan Barang Bukti Tindak Pidana Kejahatan : Barang bukti dan alat kejahatan dimusnahkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang, Jumat (9/3/2018). Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil kejahatan periode Januari 2016 hingga Desember 2017.

Kejari Memusnahkan Barang Bukti Tindak Pidana Kejahatan

Barang bukti yang dimusnahkan antara lain sabu dengan berat 336,3948 gram, ganja kering seberat 42 kilo gram, tembakau Gorila seberat 230 gram, 4 pucuk senjata api jenis colts, revolver dan softgun serta uang palsu sebanyak Rp2.150.000 dengan pecahan Rp50.000. Ada juga beragam jenis kosmetik ilegal dan tanpa izin edar.

“Kita musnahkan barang bukti perkara yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap atau sudah incraht,” kata Kepala Kejari Serang Fentje E. Loway kepada wartawan usai pemusnahan di halaman Kantor Kejari Serang.

Poskota memantau,  paling mendominasi barang bukti tindak pidana adalah narkotika. Mulai dari ganja, sabu hingga jenis tembakau Gorila. Kemudian ada juga senjata api rakitan yang biasa digunakan untuk pencurian dengan kekerasan seperti perampokan.

“Ada juga senpi ini kepemilikan pribadi karena bertentangan dengan Undang Undang Darurat,” kata Fence.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa banyak juga kosmetik dan obat-obatan tanpa izin edar yang sebelumnya beredar luas di pasaran. “Termasuk kosmetik dan obat-obatan kita musnahkan juga dengan disaksikan BPOM dan Muspida serta rekan-rekan media,” jelasnya. Hal-hal seperti itu memang seharusnya dimusnahkan agar mengurangi peredarannya di Indonesia ini.

Wanita Calon Pengantin Tertembak Senapan Angin Oleh Tetangganya

Wanita Calon Pengantin Tertembak Senapan Angin Oleh Tetangganya : Wanita calon pengantin luka parah tertembak senapan angin yang dilesatkan tetangganya, di Jalan Ampera, Durenjaya, Bekasi Timur, Kamis (01/03) malam.

Wanita Calon Pengantin Tertembak Senapan Angin Oleh Tetangganya

Tersangka Alif, 28, ditangkap aparat Kepolisian Metro Bekasi Kota sedangkan Dina Fandini, 24 tahun, terluka pada bagian punggung dilarikan ke RSUD Kota Bekasi.

“Tersangka sudah kami amankan dan dimintai keterangan. Karena ada salah satu anggota keluarga korban melapor,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Dedy Supriadi, Jumat (02/03) siang.

Keterangan yang diperoleh Pos Kota, berawal saat Alif mencoba senapan angin yang baru saja dibelinya. Namun, percobaan itu dilakukan Alif di tempat terbuka serta ramai kendaraan, persisnya, di Jalan Raya Ampera, Duren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Dalam percobaanya, Alif mengarahkan sasaran peluru Busmell ke banner yang bergambar Rahmat Effendi-Tri Adhianto calon walikota dan walikota Bekasi.

“Ketika mengeker, lalu melepaskan pelurunya, rupanya ada orang yang melintas. Disitulah dia (Dina) menjadi Korban. Dina tertembak pada bagian punggung, setelah itu ia langaung dilarikan ke RSUD,” kata Dedy.

Keluarga korban, Eka, 34 tahun mengatakan, posisi Dina saat itu sedang diboncengi dengan sepeda motor matik miliknya. Namun, saat melintasi di lokasi, ia mendengar suara tembakan. Rupanya, tembakan itu mengenai Dina.

” Ada darah ke luar dari punggungnya. Setelah itu dibawa ke RSUD Kota Bekasi. Pokoknya belakangnya itu berdarah ada luka tembak, terus saya minta tolong warga untuk membawanya ke RSUD,” tandasnya.

Padahal Dina, minggu ini akan melangsungkan pernikahan, karenanya sejumlah keluarga korban berharap Dina pulih dan dapat melangsungkan akad nikah. Alif, saat ini sudah diamankan di Polrestro Bekasi Kota.

Pencuri Kaca Spion Mobil Diamankan

Pencuri Kaca Spion Mobil Diamankan : Kepolisian Sektor Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat mengamankan seorang pemuda pencuri spesialis kaca spion mobil yang terjadi di Komplek Yonhub, RT 07 RW 04 Kelurahan Kelapa Dua Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Pencuri Kaca Spion Mobil Diamankan

Pelaku yang diketahui berinisial MD alias GG (20) dan TY melakukan aksinya dengan mencari sasaran menggunakan sepeda motor.

Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol M Marbun SH, Sabtu (3/3/2018),  membenarkan penangkapan terhadap pencuri spesialis kaca spion mobil tersebut. Kompol Marbun mengungkapkan, Saat itu pelaku (MD dan TY) mengendarai sepeda motor dengan berboncengan mencari sasaran , tiba di lokasi kejadian dan dikiranya situasi aman, mereka (pelaku) berhenti lalu TY turun masuk ke garasi mobil avanza yang sedang di parkir. Sedangkan MD menunggu standby di motor,

TY bergegas mengambil kaca spion mobil tersebut dengan cara dipatahkan, setelah berhasil lalu kedua pelaku melarikan diri, namun perbuatan pelaku diketahui oleh saksi (Muhamad Fajar). Kemudian dikejar oleh saksi, MD dapat tertangkap sedangkan rekan seprofesinya (TY) berhasil melarikan diri.

Pelaku (MD) sudah diamankan di Mapolsek Kebon Jeruk dengan barang bukti berupa satu unit kaca spion mobil merk Toyota Avanza dan satu Unit sepeda motor warna hitam putih nopol B 34** SJT,

Kapolsek menegaskan, kepada pelaku yang melarikan diri (TY) agar segera menyerahkan diri, jika masih mencoba menyembunyikan diri, maka polisi akan bertindak tegas dan terukur.

“Sesuai arahan pimpinan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH, kami (polisi) akan menekan angka kriminalitas maupun aksi premaniisme yang meresahkan masyarakat. Dan kami tidak pernah segan-segan untuk menindak tegas terukur jika mencoba melawan petugas.”

Atas perbuatannya, pelaku (MD) merupakan warga Taman Sari Jakarta Barat yang berprofesi sebagai pencuri spesialis kaca spion mobil dijerat dengam Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan.

Ari Widianto Habis Dihakimi Warga Karena Sepak Terjangnya

Ari Widianto Habis Dihakimi Warga Karena Sepak Terjangnya : Sepak terjang Ari Widianto (39) sebagai penjahat kambuhan akhirnya dihentikan oleh anggota Polsek Metro Tamansari. Pria tersebut bahkan babak belur dihakimi warga yang geram dengan ulahnya.

Ari Widianto Habis Dihakimi Warga Karena Sepak Terjangnya

Kapolsek Tamansari AKBP Erick Frendiz menjelaskan, warga Tambora, Jakarta Barat yang sudah diincar polisi lantaran sering meresahkan warga dengan melakukan aksi premanisme mulai dari menjambret hingga mencopet.

Aksinya Rabu (20/2/2018) malam merampashandphone milik Amir Fauziah (20) warga Jalan Kesederhanaan Dalam, Keagungan, Tamansari, Jakarta Barat. Kala itu korban tengah berjalan kaki di Jalan Keagungan sambil memainkan handphone (HP) pintarnya.

“Mengendarai motor dari belakang pelaku langsung merampas HP yang dipegang pelaku,” kata Erick dalam keterangannya, Kamis (22/2/2018).

Tidak ingin ponsel kesayangannya hilang, sontak pelaku langsung berteriak maling yang mengundang perhatian warga sekitar. Ari Widianto kemudian berhasil ditangkap warga dan langsung dihakimi.

“Beruntung anggota piket Provos Aiptu Saepudin dan piket patroli Bripka Fadillah saat melakukan petroli melihat kejadian dan mengamankan pelaku dari kerumunan warga” kata Erick.

Pelaku berikut motor yang digunakan untuk melakukan kejahatan langsung dibawa ke Mapolsek Metro Tamansari untuk proses hukum selanjutnya. “Kami masih kembangkan untuk TKP berikutnya karena data yang kami miliki pelaku ini sudah beberapa kali melakukan aksi premanisme,” pungkas Erick sembari sebut pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan kekerasan.

Operasi Gabungan Di Tempat Hiburan Salatiga

Operasi Gabungan Di Tempat Hiburan Salatiga : Guna mengurangi tindak pelanggaran prajurit serta cipta kondisi keamanan di wilayah Salatiga, personel gabungan dari TNI-Polri terdiri terdiri dari 12 anggota Denpom IV/3 Salatiga, 4 personel Provoost Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad, 4 Provoost dari Kodim 0714 Salatiga, 4 Provoost dari Korem 073 Salatiga dan 6 personel dari Kepolisian Polres Salatiga menggelar operasi Gaktib gabungan di tempat hiburan malam kota Salatiga.

Operasi Gabungan Di Tempat Hiburan Salatiga

Kegiatan pertama diawali dengan pengecekan personel Gaktib gabungan bertempat di Markas Denpom IV/3 Salatiga dipimpin oleh Wadandenpom IV/3 Salatiga Kapten CPM Safruddin Hutasuhut.

Wadandenpom IV/3 Salatiga Kapten CPM Safruddin Hutasuhut menjeleskan, mekanisme kegiatan operasi Gaktib yang paling utama yaitu memperhatikan faktor keamanan dengan sasaran anggota TNI dan Polri.

“Bagi anggota yang mendatangi tempat hiburan malam serta pengunjung yang terdapat membawa atau menggunakan obat-obatan terlarang. Setiap pengunjung di cek identitasnya dan periksa barang bawaanya,” terang Kapten CPM Safrudin Hutasuhut.

Di sela sela kesibukanya Danyonif Mekanis Raider 411/Pandawa Mayor Inf Widi Rahman S.H Mengatakan

“Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan dan meningkatkan disiplin Personel TNI-Polri khususnya anggota Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad agar terhindar dari segala pelanggaran seperti penyalahgunaan Narkoba yang sering digunakan di tempat hiburan malam.

Intinya kita menciptakan ketertiban dan keamanan di wilayah Kota Salatiga. Dalam kegiatan operasi Gaktib kali ini tidak ditemukan pelanggaran baik dari anggota TNI-Polri maupun masyarakat.”