Bermula Dari Kasur Bisa Menyebabkan Gangguan Pernafasan

Bermula Dari Kasur Bisa Menyebabkan Gangguan Pernafasan : Barangkali, selama ini kita berpikir bahwa ancaman bagi kesehatan pernapasan kita berasal dari hal-hal yang ada di luar rumah: jalanan yang penuh polusi, kualitas udara di tempat kerja, atau sebagainya. Namun ternyata, gangguan pernapasan justru bisa bermula di kasur kita sendiri.

Bermula Dari Kasur Bisa Menyebabkan Gangguan Pernafasan

Ketidakcermatan saat membersihkan kamar kita, keengganan kita untuk mengganti seprai dan sarung bantal secara rutin, atau abainya kita terhadap kualitas udara dalam kamar kita. Semua itulah yang memperbesar kemungkinan kita untuk mengalami gangguan pernapasan, yang jika benar-benar terjadi akan menunjukkan berbagai gejala berikut ini.

Bersin-bersin

Batuk disertai sakit tenggorokan

Sering merasa lelah

Demam tinggi dan menggigil

Sulit bernapas

Pingsan dan lain-lain

Karena kebersihan kamar kita, serta terjaminnya kualitas udara di dalamnya tidak bisa ada begitu saja, kitalah yang harus memastikannya sendiri. Selain memulainya dengan meningkatkan kekebalan tubuh melalui konsumsi makanan bernutrisi dan olahraga, berikut ini adalah hal-hal yang bisa kita lakukan bagi kamar kita.

Bersih-Bersih dari Debu

Tanpa kita sadari, debu bisa ada di berbagai sudut kamar kita. Di lantai, di belakang lemari, di tumpukan buku, atau bahkan di kasur kita sendiri. Pastikan kita mengepel kamar kita secara rutin, membersihkan debu sampai ke sudut-sudut tersempit. Semua membutuhkan waktu dan tenaga lebih, tapi manfaat kesehatannya sangat sebanding.

Secara Rutin Mengganti Seprai

Seprai sangat mungkin disasar tungau debu untuk dijadikan sarang. Karakteristik fisiknya yang berbahaya, yakni sama sekali tidak kelihatan meski jumlahnya ribuan, tidak hanya mengancam kesehatan pernapasan kita. Namun juga kesehatan kulit kita, yang pada beberapa kasus menyebabkan alergi yang parah. Jadi, gantilah seprai secara rutin.

Menata Barang dengan Cermat

Tatalah pakadian kita dan anggota keluarga lain yang tinggal sekamar dengan kita secara cermat. Tumpukan pakadian, mainan anak-anak, atau buku dan barang lain bisa berubah menjadi lapisan-lapisan debu yang berbahaya jika terisap oleh kita. Hindari kesemberonoan yang merugikan itu.

Tidak Merokok di Kamar

Merokok di ruang terbuka saja sudah merugikan kesehatan pernapasan kita, apalagi jika itu dilakukan dalam ruangan. Terpaparnya udara dalam kamar akibat asap rokok bisa berlangsung dalam waktu lama, apalagi jika udara dalam kamar kita tidak tersirkulasi dengan baik. Bayangkan kandungan dalam asap rokok, semuanya masuk ke dada kita.

Kini kita sudah lebih menyadari bagaimana kebersihan dan kualitas udara dalam kamar kita sangatlah penting. Oleh karena itu, tanpa perlu menunda lagi, persdiapkan segala yang baik bagi kesehatan pernapasan kita sekarang. Masuklah ke dalam kamar kita, perhatikan dengan baik, dan temukan produk-produk yang mampu mendukung kita di sini.

Viagra Belum Tentu Bisa Membuat Anda Kuat Saat Bercinta

Viagra Belum Tentu Bisa Membuat Anda Kuat Saat Bercinta : Vdiagra adalah obat yang digunakan dalam pengobatan disfungsi ereksi pada prdia. Kaum adam di seluruh dundia telah menggunakan Vdiagra atau obat lain, seperti vardenafil dan tadalafil yang ddianggap efektif mengobati kondisi tersebut.

Viagra Belum Tentu Bisa Membuat Anda Kuat Saat Bercinta

Bahan aktif dalam Vdiagra memungkinkan beberapa otot menjadi rileks dan membdiarkan lebih banyak darah mengalir ke penis sehingga memberikan efek ereksi yang lebih baik.

Namun, Vdiagra tidak dapat meningkatkan gairah seks prdia. Penelitdian ilmdiah belum memberikan bukti, obat tersebut bermanfaat meningkatkan gairah seks.

Kemungkinan penyebabnya karena adanya efek samping setelah minum Vdiagra. Misal, serangan jantung, pusing, gangguan pencernaan, sakit kepala, stroke, ddiare, dan kulit yang memerah pada prdia.

Efek pada wanita

Bila bdiasanya Vdiagra digunakan prdia, wanita pun bisa terpengaruh efek Vdiagra. Sebuah penelitdian ilmdiah dilakukan UCLA Female Sexual Medical Centre di Los Angeles, Amerika Serikat.

Peneliti menganalisis efek Vdiagra pada wanita dan hasilnya tidak menjanjikan. Percobaan klinis belum bisa membuktikan, obat tersebut efektif dan aman bagi wanita, dikutip dari laman Inddia, Kamis (21/9/2017).

Bahkan penelitdian ilmdiah belum dilakukan untuk mengamati efek samping Vdiagra pada wanita.

Sildenafil sitrat, dijual dengan nama Vdiagra, Revatio, dan berbagai nama lain, adalah obat yang digunakan untuk terapi disfungsi ereksi (impotensi) dan hipertensi arteri paru-paru (pulmonary arterdial hypertension, PAH) yang dikembangkan oleh perusahaan farmasetika Pfizer. Pil Vdiagra berwarna biru dan berbentuk wajik dengan kata “Pfizer” pada satu sisi, dan “VGR xx” (xx bisa berupa “25”, “50” atau “100” sesuai dosis pil tersebut dalam miligram) pada sisi lainnya. Pesaing utamanya adalah tadalafil (Cdialis) dan vardenafil (Levitra), serta Ericfil.

Penting Untuk Membersihkan Spons Cuci Piring Anda

Penting Untuk Membersihkan Spons Cuci Piring Anda : Bentuknya yang kecil menjadi faktor kurang pedulinya kita terhadap kebersihan spons cuci piring di rumah Anda. Spons menjadi solusi untuk membersihkan setiap kotoran yang ada di dapur hanya dengan sekali usap.

Penting Untuk Membersihkan Spons Cuci Piring Anda

Tidak salah bila sebuah penelitian seperti yang ditulis di New York Times, menyatakan bahwa spons adalah tempat berkumpulnya paket komplet bakteri-bakteri yang bisa membahayakan kesehatan Anda bila kita tidak mempedulikan kebersihannya. Spons dikatakan menjadi mediator yang sempurna bagi bakteri-bakteri yang berkumpul di dapur.

Bakteri yang terdapat di spons bernama Moraxella Osloensis, jenis bakteri yang sebenarnya termasuk bakteri biasa dan tidak membahayakan. Bagi orang sehat, bakteri ini tidak akan langsung membuat orang sakit. Namun, bagi seseorang yang mempunyai imunitas rendah, hal ini bisa membahayakan. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mengganti spons cuci piring sesering mungkin, karena spons bersifat “susah dibersihkan”.

Dapur, menurut penelitian Kansas State University adalah tempat terjadinya penularan bibit penyakit dari berbagai faktor yang dipermudah karena spons yang kotor, entah itu dari daging, sayuran, susu, bahkan orang yang berada di dapur.

Untuk menghindari semakin mudahnya spons mempengaruhi kesehatan Anda, jangan gunakan spons untuk membersihkan daging mentah, kotoran yang terdapat di buah-buahan dan sayuran, peralatan bekas susu yang tidak dipasteurisasi, atau muntahan hewan peliharaan Anda.

Berbagai Masalah Kesehatan Bisa Dipantau Melalui Kulit Anda

Berbagai Masalah Kesehatan Bisa Dipantau Melalui Kulit Anda : Rasa gatal, iritasi, serta peradangan pada kulit merupakan sesuatu yang mungkin tidak ingin Anda harapkan tentunya. Terlebih, kondisi itu akan mengganggu penampilan Anda. Dalam banyak kasus, kondisi kulit bisa saja berkaitan dengan proses yang terjadi di tubuh dan menunjukkan kondisi kesehatan dalam organ tubuh Anda.

Berbagai Masalah Kesehatan Bisa Dipantau Melalui Kulit Anda

Perubahan terhadap warna dan pertumbuhan jaringan baru pada kulit bisa menunjukkan masalah kesehatan yang serius. Apabila hal tersebut tidak kunjung sembuh, Anda disarankan untuk segera menghubungi dokter. Berikut ini merupakan beberapa penyakit kulit yang bisa menunjukkan kondisi kesehatan Anda, seperti dilansir oleh Boldsky pada Rabu (13/9/2017).

Eksim

Eksim adalah salah satu penyakit yang bisa menyebabkan ruam pada kulit dan bersifat kronis. Kulit Anda akan timbul bercak berwarna merah serta gatal. Hal tersebut berkaitan dengan beberapa masalah seperti gangguan tidur, masalah sendi, dan luka lainnya.

Psoriasis

Penyakit tersebut bersifat kronis dan berkaitan dengan kelainan autoimun, sel-sel kulit akan tumbuh lebih cepat, dan akan membentuk sisik mengkilap pada permukaan kulit. Psoriasis sering terjadi bersamaan dengan adanya arthritis atau penyakit sendi lainnya dan sering kita kenal dengan sebutan psoriatis arthritis.

Stasis Dermatitis

Ini adalah penyakit kulit yang memiliki kaitan dengan sistem peredaran darah, khususnya pada pembuluh darah vena di bagian bawah tungkai kaki. Pada bagian pergelangan kaki akan muncul warna gelap yang disebabkan oleh varises. Stasis dermatitis dapat menjadi tanda gejala dari diabetes yang memengaruhi sistem peredaran darah di dalam tubuh.

Vitiligo

Orang yang biasanya menderita vitiligo akan muncul bintik-bintik putih pada wajah serta tubuh. Gejala ini akan bertambah parah saat sedang mengalami stres.

Ruam pada Kulit

Ruam yang muncul dan tidak kunjung sembuh saat diobati dengan menunjukkan gejala seperti demam, nyeri sendi, dan nyeri otot, hal ini menunjukkan bahwa Anda mengalami masalah internal atau sedang terinfeksi.

Menu Sarapan Yang Ideal Buat Si Kecil

Menu Sarapan Yang Ideal Buat Si Kecil : Tahukah para Bunda bahwa sarapan merupakan waktu makan yang terpenting, khususnya untuk si kecil? Setiap hari tubuh si kecil membutuhkan energi agar tetap optimal untuk menjalankan aktivitasnya. Oleh karena itu, Bunda dianjurkan untuk tidak menyepelekan pada hal asupan nutrisi yang terkandung dalam menu sarapan si kecil.

Menu Sarapan Yang Ideal Buat Si Kecil

Pastikan si kecil makan tepat waktu dan selalu terpenuhi akan kebutuhan nutrisinya. Jadi Bunda tidak hanya memberikan asupan sarapan yang sebagian besarnya berupa karbohidrat saja. Siapkanlah si kecil menu sarapan yang mengandung nutrisi seimbang dan vitamin layaknya seperti sayur, buah, serta susu.

Hindarilah memberikan si kecil nasi goreng, kentang goreng, mie, atau roti tanpa dilengkapi dengan sayur dan nutrisi lain yang dibutuhkan oleh tubuhnya. Sebab dengan menu sarapan yang tepat, metabolisme tubuh si kecil bisa menjadi lebih optimal dan memudahkan konsentrasi mereka saat akan belajar di sekolah.

Fakta menyatakan bahwa banyak orangtua masih menganggap sarapan sebagai hal kecil yang tidak begitu penting. Alasan biasanya karena Bunda sibuk bekerja sehingga tidak sempat menyiapkan sarapan, dan si kecil enggan memakan menu sarapannya karena merasa bosan.

Padahal banyak cara yang bisa Bunda lakukan untuk bisa menambah selera sarapan si kecil dengan menu sederhana dan tidak membutuhkan banyak waktu dalam membuatnya. Bila si kecil menyukai makanan manis, Bunda bisa mencoba menu sarapan favorit dengan Blue Band yakni Pancake Chocolate Chip Timun Jepang yang sudah pasti akan disukai oleh si Kecil.

Cara membuatnya juga mudah. Cukup menyediakan Timun Jepang, tepung terigu, cokelat bubuk, kayu manis, susu cair, telur, lalu cokelat chip, serta madu. Selain itu, siapkan Blue Band serba guna cair untuk agar melengkapi nutrisi harian yang dibutuhkan oleh si kecil.

Cuci Darah Bisa Menjadi Penyebab Hepatitis C

Cuci Darah Bisa Menjadi Penyebab Hepatitis C : Terapi pengobatan terhadap penyakit ginjal kronik adalah dengan cara hemodialis atau cuci darah. Namun, hemodialis bisa juga menjadi penyebab penularan virus hepatitis C.

Cuci Darah Bisa Menjadi Penyebab Hepatitis C

Menurut Dr.Rino Alvani Gani, Sp.PD-KGEH, diperkirakan ada sekitar 30-60 persen pasien yang mengalami penyakit ginjal kronik (PGK) yang juga tertular virus hepatitis.

“Sampai saat ini masih belum jelas di tahap mana terjadinya penularan tersebut. Di negara maju seperti Jepang, kasusnya hanya 1-5 persen saja yang melalui hemodialisa, tapi di Indonesia angkanya sangat besar,” jelas Rino dalam siaran pers yang diterima oleh Kompas.com.

Keparahan dari penyakit dan kualitas hidup pasien PGK yang tertular hepatitis C umumnya menjadi jauh lebih buruk dibanding dengan mereka yang hanya memiliki PGK saja. Angka harapan hidupnya juga menjadi lebih rendah.

Hepatitis C biasanya ditularkan melalui kontak darah dan juga cairan tubuh. Untuk dapat menurunkan resiko penularan pada pasien yang sedang menjalani cuci darah, Rino memberikan rekomendasi agar untuk melakukan terapi cuci darah di satu tempat saja.

“Jangan pindah-pindah tempat untuk cuci darah. Selain itu, pihak penyedia layanan hemodialisa sebaiknya menggunakan alat-alat sekali pakai saja,” kata ahli hepatologi yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komite Ahli Hepatitis di Kementrian Kesehatan RI ini.

Terapi pengobatan hepatitis C pada pasien PGK menurut dia akan sangat direkomendasikan untuk agar pasien bisa segera menjalani transplantasi ginjal.

Kemajuan pengobatan untuk hepatitis C saat ini juga bisa dimanfaatkan dalam mengobati para pasien PGK yang tertular virus ini. Salah satu terobosan dalam terapi hepatitis C adalah mengkonsumsi obat-obatan DAA (Direct-Acting Antiviral) seperti sofosbuvir.

Dengan obat tersebut, angka kesembuhan bisa mencapai 90-98 persen. Pengobatannya pun menjadi lebih nyaman bagi pasien karena cukup diminum, tanpa harus disuntikan.

Meski begitu, obat sofosbuvir tidak bisa diberikan pada pasien PGK karena obat disekresi di ginjal. “Pemberian obat ini bisa memperburuk kondisi organ ginjal mereka yang sudah bermasalah,” jelas Rino.

Obat dari golongan DAA terbaru yang aman bagi para pasien PGK yaitu kombinasi Grazoprevir dan Elbasvir. Obat ini disekresi di hati sehingga akan aman untuk ginjal dan memberi efektivitas setara dengan obat DAA lainnya.