Aldo “LuckasLauw” Putra Membagikan Tips Menjadi Shoutcaster

Aldo “LuckasLauw” Putra Membagikan Tips Menjadi Shoutcaster :

Aldo Putra
Aldo Putra

Shoutcaster seringkali dapat dilihat sebagai pekerjaan yang sepele, tetapi sebenarnya Anda memiliki banyak tanggung jawab dalam prosesnya. Setidaknya itulah sedikit gambaran tentang ‘Shoutcaster’ dari Aldo “LuckasLauw” Putra, mentor AOV Caster Idol (ACI) season 2.

Tidak hanya memiliki tugas untuk menjiwai acara, Shoutcaster juga harus mampu memberikan hiburan dan mengedukasi penonton.

Melalui pembahasan kali ini, Aldo LuckasLauw akan memberikan 5 tips penting bagaimana menjadi Shoutcaster yang andal di event-event Esports.

Keyakinan adalah hal terpenting yang harus dimiliki Shoutcaster. Dia tidak hanya tampil langsung di depan kamera, tetapi kepercayaan diri itu akan membantu Shoutcaster menyampaikan pesannya dengan jelas dan detail.

Ketika seorang Shoutcaster memiliki kepercayaan diri yang tinggi, dia dapat menganalisis dengan sangat baik dan memberikan prediksi yang akurat. Oleh karena itu, pemirsa yang menonton acara tersebut dapat dengan nyaman menontonnya.

Memiliki rasa percaya diri yang tinggi berarti berlatih berbicara di depan cermin. Dengan begitu, Anda bisa lebih siap dan dewasa saat mengadakan acara langsung.

Saat mendengarkan hitungan mundur Floor Director di sebuah acara esports, kamu perlu mempersiapkan diri dan menghadap ke kamera untuk menyambut penonton yang sedang menonton.

Menurut Aldo, kontak mata dengan kamera adalah salah satu hal tersulit yang harus dilakukan Shoutcaster Junior. “Ini hal yang cukup sulit dilakukan, apalagi harus bicara ke kamera,” ucapnya saat dihubungi langsung oleh tim Garena.

Untuk meminimalkan perasaan “canggung”, Anda dapat melihat sedikit lebih tinggi dari lensa kamera, atau Anda juga dapat melihat Partner Caster dari waktu ke waktu dan membuatnya lebih natural.

Saat menjadi Shoutcaster, Anda harus membedakan antara pengaturan bahasa yang digunakan dan perilaku di depan kamera. Dalam hal ini, keterampilan berbicara di depan umum dan keterampilan sosial Anda akan sangat diperlukan untuk dapat menjaga etika di depan kamera.

Soft Skill sendiri merupakan kemampuan komunikasi, karakteristik seseorang, kecerdasan sosial yang melekat, dan kemampuan beradaptasi dengan baik di tempat kerja atau lingkungan, lapor The Balance Career.

Singkatnya, bahasa dan perilaku yang Anda tampilkan di depan kamera harus sesuai dengan standar siaran. Perbanyak perbendaharaan kata dengan rajin membaca agar bisa memberikan informasi yang lebih variatif dan menarik.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *