Alasan Mengapa MU Tidak Merekrut Haaland Lebih Awal

Alasan Mengapa MU Tidak Merekrut Haaland Lebih Awal :

Erling Braut Haaland
Erling Braut Haaland

Manchester United harus menginvestasikan uang dalam jumlah besar jika ingin mendatangkan Erling Braut Haaland dari Borussia Dortmund. Padahal, beberapa tahun lalu, mereka sempat menyewanya dengan murah.

Kontrak Haaland sendiri termasuk klausul pembelian sebesar 75 juta euro. Namun, jika ingin mendapatkannya dengan harga segitu, Manchester United harus menunggu hingga 2022.

Untuk musim panas ini, Dortmund berhak menetapkan harga yang diinginkannya. Manchester United tahu betul bahwa raksasa Jerman itu sulit bernegosiasi, seperti yang terjadi pada saga transfer Jadon Sancho.

Situasi ini jelas merugikan Manchester United. Kini, manajemen klub sepertinya menyayangkan keputusan tidak mendatangkannya pada 2019.

Di klub sebelumnya, RB Salzburg, Haaland memiliki klausul pembelian senilai £ 17 juta. Mengamati golnya sebelum meninggalkan Austria, angka itu jelas sangat rendah.

Namun, mereka melewatkan peluang emas begitu saja. Wartawan Sky Sports Dharmesh Sheth hanya bisa mencurigai satu alasan mengapa Manchester United tidak merekrutnya pada 2019.

“Pertanyaan besar, yang selalu ditanyakan, adalah mengapa salah satu dari klub ini tidak menangkap Haaland ketika dia masih bernilai £ 17 juta?” dia berkata.

“Manchester United adalah klub yang hebat, seolah-olah mereka mengatakan ‘kami adalah klub yang hebat, dan klub di mana para pemain menghabiskan sisa karir mereka, kami bukanlah batu loncatan,'” lanjutnya.

Sheth percaya bahwa klub lain memiliki mentalitas yang sama. Jika Anda ingat saat itu, setidaknya ada dua tim besar Eropa yang menginginkan jasanya selain Manchester United, yakni Juventus dan Arsenal.

Dortmund melihat prestise klub terbaik sebagai sebuah terobosan. Tanpa diduga, dia langsung diikat dengan kontrak yang berdurasi empat setengah tahun.

Dortmund tahu apa yang mereka hadapi, mendapatkannya dengan murah. Tapi mereka harus menyetujui klausul rilis ini pada 2022, pungkas Sheth.

Sekarang penggemar Haaland sedang meningkat. Sang agen, Mino Raiola, mengungkapkan bahwa kliennya diserang oleh 10 klub top Eropa. Empat di antaranya berasal dari Inggris.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *