Di Penangkapan Millen Cyrus Satu Orang Positif Amfetamin

Di Penangkapan Millen Cyrus Satu Orang Positif Amfetamin :

Millen Cyrus
Millen Cyrus

Millen Cyrus kembali ditangkap karena narkotika. Kali ini Millen dinyatakan positif benzo setelah tes urine dengan dua temannya.

Melalui Direktur Penyidikan Narkotika Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa menjelaskan Millen Cyrus ditangkap di Persaudaraan di kawasan Jakarta Selatan.

Lokasi penangkapan Millen Cyrus juga dikatakan sangat gelap dan tertutup. Tempat itu awalnya dianggap tutup karena tidak ada aktivitas yang terlihat di atasnya.

Namun, pihak unit Polda Metro Jaya menemukan pintu samping yang ternyata berfungsi sebagai pintu masuk ke lokasi tersebut.

“Kami sedang melakukan operasi proke bersama antara Pol PP, Provos, POM TNI, POM Pangkalan Laut dan jajaran Ditnarkoba Polda Metro Jaya,” kata Mukti Juharsa tadi malam.

“Kami menemukan bahwa di Persaudaraan pada awalnya tempat itu ditutup dalam kegelapan seolah-olah tidak ada aktivitas. Tapi ternyata dia membuka pintu samping. Itu sepintar melompati tupai, dia juga akan tertangkap. namanya pencuri, ”lanjut Mukti.

Sejak penggerebekan, Mukti Juharsa kemudian menjelaskan penangkapan Millen Cyrus dan dua temannya yang juga dinyatakan positif benzo.

Mukti Juharsa juga menjelaskan bahwa Millen dan dua temannya langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk keterangan lebih lanjut. Diperkirakan Polda Metro Jaya akan memberikan rehabilitasi kepada Millen Cyrus dan kedua temannya.

“Dari tempat ini, kami mereview program untuk orang berinisial MC dan temannya yang positif benzo. Kami bawa dia ke kantor kami untuk mengamankannya. Jika dia terbukti menggunakan benzo, kami mungkin akan merehabilitasi 3 orang ini. , ”jelasnya Mukti.

Selain Millen Cyrus dan dua orang lainnya, Mukti Juharsa juga menjelaskan penangkapan seseorang yang positif ekstasi dan amfetamin. Sejauh ini kasus ini masih dalam pengembangan.

“Terbukti ada yang menggunakan ekstasi, amfetamin. Jadi empat orang dinyatakan positif dan diamankan di Polda Metro Jaya untuk diperiksa agar kami kembangkan. Kemudian pelakunya akan kami selidiki lagi,” pungkas Mukti Juharsa.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *