Beberapa Game Yang Dilarang Oleh Negara Tertentu

Beberapa Game Yang Dilarang Oleh Negara Tertentu : Video game pada dasarnya dibuat untuk hiburan. Namun nyatanya, ada game yang dilarang di berbagai negara.

Mengingat esensinya sebagai hiburan, developer berlomba-lomba membuat game yang memiliki konten beragam. Namun, tidak semua negara menerima hal-hal yang diajukan oleh pengembang.

Beberapa negara telah memblokir video game karena mereka khawatir tentang keuntungan warganya. Adanya konten kekerasan dan potensi mengubah mentalitas pemain di negaranya, membuat mereka melarang peredaran beberapa game. Alhasil, developer harus merasakan dampaknya.

Judul game apa saja yang berhasil membuat geram berbagai negara hingga akhirnya diblokir?

Battlefield 4

Game bergenre first person shooter ini sangat asyik dimainkan. Judul yang dibuat oleh EA DICE ini merupakan seri lanjutan yang diluncurkan pada bulan Oktober 2013. Penggemar Battlefield sangat menantikan kehadirannya. Soalnya, game ini sudah terkenal bahkan sebelum kedatangan Counter-Strike. Dulu, tidak banyak judul FPS yang memiliki cerita sedalam Battlefield 4.

Namun, beberapa negara, termasuk China, menilai ada konten di dalam game yang mengekspos image China. Pasalnya, di dalam bundle extension Battlefield bertajuk China Rising, banyak hal yang dibawa oleh pasukan perang negara tersebut. Salah satunya adalah pengkhianatan Laksamana Chang dengan menggulingkan pemerintah daerah. Dari sini, negara Tiongkok melarang peredaran Battlefield 4 di platform apa pun, termasuk PC dan Playstation.

Animal Crossing: New Horizon

Siapa yang mengira bahwa permainan sesantai Animal Crossing: New Horizon bisa dilarang di Cina dan beberapa sekutunya? Nintendo tidak mengira ada gamer yang membuat pesan anti-pemerintah melalui alat pola khusus. Tidak tanggung-tanggung, pemerintah secara resmi melarang peredaran game ini di Tanah Air.

Tentu saja larangan ini berdampak pada pasar Nintendo di China. Pasalnya sejak dirilis pada Maret 2020 lalu, game ini digandrungi karena menjadi alternatif hiburan yang menarik saat terjadi pandemi COVID-19. Untungnya, para dealer masih memiliki acara untuk menjual game ini ke pemain melalui pasar abu-abu.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *