Solskjaer Menyalahkan Keputusan Wasit Dikekalahan Atas Sheffield

Solskjaer Menyalahkan Keputusan Wasit Dikekalahan Atas Sheffield : Ole Gunnar Solskjaer menyalahkan wasit yang mengambil alih permainan Manchester United melawan Sheffield United. Kapten United Harry Maguire juga menunjukkan sikap yang sama.

United kalah di kandang dari Sheffield pada Minggu ke-20 Liga Premier. Dalam duel di Old Trafford, Kamis pagi (28/1/2021) WIB, United kalah 2-1.

Dua gol dalam gawang David de Gea dicetak oleh Kean Bryan dan Oliver Burke. Sedangkan gol yang memberi United harapan dicetak oleh Maguire pada menit ke-64.

United kehilangan yang keempat pada musim 2020/2021 di Old Trafford dalam pertandingan Liga Premier.

Maguire merasa wasit Peter Bankes melewatkan dua momen penting. Momen pertama adalah gol Kean Bryan, dan momen kedua adalah gol Anthony Martial yang dianulir wasit.

Maguire melihat pelanggaran oleh David de Gea sebelum gol Bryan. Sementara itu, pada saat Martial mencetak gol, Maguire tidak merasa telah melakukan pelanggaran dan seharusnya gol tersebut sah.

“Luar biasa,” kata Maguire kepada MUTV setelah pertandingan.

“Tidak diragukan lagi bahwa Billy Sharp melakukan pemerkosaan selain saya. Mungkin orang akan mengatakan itu bukan pemerkosaan, tapi apa yang dilakukan David de Gea dengan pemerkosaan,” kata Maguire.

Harry Maguire dianggap melakukan langkah berpengaruh hingga gawang Martial dianulir. Namun, pemain berusia 27 tahun itu membantahnya. Dia tidak merasa seperti sedang melakukan kontak dengan penjaga pintu.

“Saya melompat untuk menangkap bola, saya tidak berpikir saya menyentuh kiper, dia menyentuh punggung saya, tangan saya tidak dekat dengannya,” jelas Maguire.

“Saya pikir wasit akan mengingat siaran tersebut nanti dan tahu dia melakukan kesalahan,” kata Maguire.

Seperti Maguire, Solskjaer juga menyoroti dua keputusan penting yang dibuat Peter Bankes. Pelatih asal Norwegia itu merasa dirugikan karena momen ini bisa mengubah hasil akhir pertandingan.

“Itu pemerkosaan. Billy Sharp baru saja memukulinya [David de Gea] supaya tidak bisa bangun. Jadi itu pemerkosaan,” jelasnya.

“Tapi begitulah musim ini, itu tidak konsisten. Jadi tidak bisa diprediksi,” kata mantan manajer Cardiff City itu.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *