Solskjaer Simpati Dengan Pemecatan Lampard

Solskjaer Simpati Dengan Pemecatan Lampard : Keputusan Chelsea untuk memecat Frank Lampard bukan hanya mengejutkan para penggemar mereka. Rekan-rekan pelatih Liga Inggris juga kaget, termasuk Ole Gunnar Solskjaer.

Ya, Solskjaer merasa Lampard telah melakukan tugasnya dengan baik di Chelsea. Padahal, menurutnya, ini pertama kalinya performa Chelsea terpuruk di bawah Lampard.

Chelsea kemudian menunjuk Thomas Tuchel sebagai penggantinya (27/1), yang diharapkan tampil lebih baik dari Lampard. Terlepas dari perubahan manajerial ini, Solskjaer yakin Lampard akan kembali lebih kuat.

Lampard memang bekerja luar biasa di musim pertamanya sebagai manajer Chelsea, yakni musim 2019/20. Saat itu, The Blues baru saja kehilangan Eden Hazard dan menghadapi embargo transfer.

Inilah mengapa Solskjaer percaya pada potensi Lampard. Lebih jauh, ia merasa Lampard tak ingin dikasihani orang lain.

“Satu hal yang saya tahu pasti adalah bahwa Frank tidak ingin siapa pun merasa kasihan padanya,” kata Solskjaer kepada Sky Sports.

“Saya tahu karakternya, mentalitasnya dan saya yakin dia akan kembali lebih kuat. Dia akan memiliki karier yang sangat bagus sebagai pelatih.”

Solskjaer telah mengamati kecepatan Chelsea musim ini dan itulah mengapa pemecatan Lampard menjadi kejutan baginya. The Blues luar biasa, hanya sekarang mereka dalam kondisi yang buruk.

“Mereka [Chelsea] berada dalam periode sulit dalam jangka pendek, belum lama ini mereka berada di puncak klasemen,” lanjut Solskjaer.

“Ini sebenarnya pertama kalinya performanya menurun drastis di bawah Frank, jadi saya sedikit terkejut dengan penembakan itu.”

“Namun, bukan tugas saya untuk mengomentari apa yang terjadi di Chelsea,” pungkasnya.

Sumber: Keputusan Sky Chelsea memecat Frank Lampard tak hanya menjadi kejutan bagi fans mereka. Rekan-rekan pelatih Liga Inggris juga kaget, termasuk Ole Gunnar Solskjaer.

Ya, Solskjaer merasa Lampard telah melakukan tugasnya dengan baik di Chelsea. Padahal, menurutnya, ini pertama kalinya performa Chelsea terpuruk di bawah Lampard.

Chelsea kemudian menunjuk Thomas Tuchel sebagai penggantinya (27/1), yang diharapkan tampil lebih baik dari Lampard. Terlepas dari perubahan manajerial ini, Solskjaer yakin Lampard akan kembali lebih kuat.

Lampard memang bekerja luar biasa di musim pertamanya sebagai manajer Chelsea, yakni musim 2019/20. Saat itu, The Blues baru saja kehilangan Eden Hazard dan menghadapi embargo transfer.

Inilah mengapa Solskjaer percaya pada potensi Lampard. Lebih jauh, ia merasa Lampard tak ingin dikasihani orang lain.

“Satu hal yang saya tahu pasti adalah bahwa Frank tidak ingin siapa pun merasa kasihan padanya,” kata Solskjaer kepada Sky Sports.

“Saya tahu karakternya, mentalitasnya dan saya yakin dia akan kembali lebih kuat. Dia akan memiliki karier yang sangat bagus sebagai pelatih.”

Solskjaer telah mengamati kecepatan Chelsea musim ini dan itulah mengapa pemecatan Lampard menjadi kejutan baginya. The Blues luar biasa, hanya sekarang mereka dalam kondisi yang buruk.

“Mereka [Chelsea] berada dalam periode sulit dalam jangka pendek, belum lama ini mereka berada di puncak klasemen,” lanjut Solskjaer.

“Ini sebenarnya pertama kalinya performanya menurun drastis di bawah Frank, jadi saya sedikit terkejut dengan penembakan itu.”

“Namun, bukan tugas saya untuk mengomentari apa yang terjadi di Chelsea,” pungkasnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *