Modus Kejahatan Pembobol ATM

Modus Kejahatan Pembobol ATM : Eva tidak menampik bahwa modus kejahatan setiap waktu selalu berkembang dengan menggunakan segala cara untuk menguras data nasabah bank. Untuk itu, pihak perbankan juga harus selalu berinovasi menciptakan keamanan terbaik bagi nasabah.

Modus Kejahatan Pembobol ATM

Disamping perbankan menciptakan alat kemanan yang canggih diperlukan juga peran dari masyarakat saat menggunakan kartu debit maupun kredit. Dihimbau, saat akan menggunakan kartu ATM untuk memilih dilokasi yang ada satpam, tidak jauh dari keramaian, dan menutup dengan tangan saat memencet PIN.

“Kami sudah koordinasi dengan seluruh perbankan meminta mereka untuk melakukan edukasi lebih gencar lagi kepada masyarakat bagaimana menggunakan ATM dengan kartu debit terutama apabila ada oknum-oknum tertentu yang menghubungi para nasabah tapi dengan meminta data pribadi itu hal yang tidak pernah melakukan oleh bank. Kemudian kalau ada OTP (One Time Password) dan tidak melakukan transaksi tolong diabaikan itu yang paling penting,” kata dia.

Meski belum bisa merinci jumlah kerugian dari sindikat kejahatan skimming yang ditangkap Subdit Resmob Polda Metro Jaya, namun Eva pastikan seluruh korban akan mendapatkan ganti rugi.

“Kalau memang terkena korban skiming itu pasti diganti oleh pihak perbankan. Disampaikan juga ada beberapa pers rilis yang sudah menyatakan bank-bank itu sudah memberikan penggantian kepada para korban yang diyakini benar terkena skimming,” tegas Eva.

Seperti diketahui, Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap lima pelaku di Tangerang dan Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (10/3/2018). Para pelaku yakni, Caitanovici Andrean Stepan (28), Raul Kalai alias Lucian Meagu (28), Ionel Robert Lupu (28) ketiganya adalah Warga Negara Rumania, kemudian Ference Hugyec (27) Warga Negara Hungaria, dan Milah Karmilah (30) seorang wanita Warga Negara Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *