Korban Kebakaran Kerukut Membutuhkan Bantuan

Korban Kebakaran Kerukut Membutuhkan Bantuan : Pasca insiden kebakaran hebat yang melalap 240 rumah warga di Jalan Talib II dan Jalan Talib III, Krukut, Tamansari Jakarta Barat, Sabtu (27/1/2018) dini hari, sebagian warga masih mengungsi di tiga posko yakni di Masjid Al Huda RT 06, Musalla Albarkah RT 15, dan posko di lahan warga RT 06.

Korban Kebakaran Kerukut Membutuhkan Bantuan

Sejumlah batuan telah datang baik berupa alat kesehatan, obat-obatan, logistik dan sembako. Namun, bantuan tersebut dirasa masih kurang. Sebagian warga meminta bantuan dengan menaruh kardus di jalanan.

Kapolsek Metro Tamansari AKBP Erick Frendris didampingi Wakapolsek Metro Tamansari Kompol Teguh Nugroho menjelaskan, saat ini pihaknya bersama Koramil Tamansari, Satpol PP dan instansi terkait yang datang ke lokasi langsung memberikan bantuan terhadap warga. Bantuan sendiri berupa makan, obat-obatan, sembako dan logistik.

“Posko saat ini ada tiga. Evakuasi dibantu Polda dan Kodim 0503 Jakbar. Penanganan pertama yang kami lakukan penyelamatan korban dan evakuasi ke lokasi aman. Identifikasi total kerugian. Kemudian kami lakukan pengamanan jangan sampai ada penjarahan atau pencurian dengan memanfaatkan situasi,” kata Erick dilokasi, Sabtu (27/1/2018).

Erick bersama instansi terkait terjun langsung menyusuri ratusan rumah warga yang menjadi korban dan memantau semua posko untuk memastikan kondisi semua korban. “Rata-rata warga sakit sesak nafas akibat asap kebakaran. Ada 10 orang mengalami luka bakar, tangan tertusuk kayu,” kata Erick.

Sebanyak 2.400 jiwa terpaksa mengungsi akibat kebakaran yang melanda sekitar 200 rumah di Jalan Keutaman Dalam, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, Sabtu (27/1/2018) dini hari.

Hal itu disampaikan oleh Kasie Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Rompis Romli, Sabtu pagi. Dia menyatakan,  ada 10 RT mulai dari RT 07 hingga RT 16 yang menjadi korban saat si Jago Merah melalap kawasan padat penduduk di Krukut tersebut.

Dari total 10 RT tersebut, lanjut Rompis, memiliki luas 3.500 meter persegi dan terdapat 600 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 2.400 jiwa. “Yang terbakar semuanya rumah tinggal kurang lebih 200 rumah,” kata dia.

Seluruh rumah di 10 RT yang ludes terbakar berada di RW 003. Menurut Rompis, saat ini belum diketahui penyebab kebakaran tapi titik api berasal dari salah satu rumah warga yang berada didalam pemukiman padat penduduk tersebut.

“Tim pemadam tiba pukul 02.30 tapi api sudah besar dan merembet ke rumah warga lain, ada 10 RT di RW 003. Kami kerahkan 38 unit kendaraan pemadam termasuk dari pendukung dengan 210 personel,” kata Rompis saat dikonfirmasi, Sabtu (27/1/2018).

Dari total 10 RT tersebut, lanjut Rompis, memiliki luas 3.500 meter persegi dan terdapat 600 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 2.400 jiwa. “Yang terbakar semuanya rumah tinggal kurang lebih 200 rumah,” katanya.

Saat ini api sudah bisa dipadamkan, petugas tengah melakukan pendinginan lokasi dengan menyisir seluruh bangunan. Belum bisa ditaksir kerugian yang dialami korban tapi untuk korban jiwa tidak ada.

Sementara itu, di dekat lokasi, warga dan petugas pemadam kebakaran masih mondar-mandir. Meski begitu sebagian mobil pemadam sudah di tarik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *