Tamat Sudah Aksi Spesialis Pencuri Mobil Pick Up

Tamat Sudah Aksi Spesialis Pencuri Mobil Pick Up : Tamat sudah aksi Haris (46) di dunia hitam. Residivis kambuhan ini tewas didor tim buser Polsek Batuceper yang menyergapnya di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (26/11/2017).

Tamat Sudah Aksi Spesialis Pencuri Mobil Pick Up

Spesialis pencuri mobil pick up ini merenggang nyawa usai beraksi di kawasan Batuceper, Kota Tangerang. Selain menembak mati Haris lantaran melawan, polisi juga meringkus Syukur (51). Ia pun dihadiahi timah panas karena kabur.

Kapolsek Batuceper Kompol Robinson Manurung mengatakan, bandit spesialis ini dibekuk beberapa jam setelah mencuri Suzuki Pick Up B 9926 CAG milik Wahyudin Maulana di Jalan Daan Mogot, Batuceper, Kota Tangerang, Minggu (26/11/2017) dinihari.

Setelah menerima laporan, tim buser pun bergerak melakukan pengejaran. Hasilnya, mobil pick up warna putih itu diketahui berada di daerah Kampung Sindang Sari, Cabang Bungin, Bekasi, Jawa Barat.

“Disana pelaku tengah membongkar alat pelacak atau GPS,” ungkap Manurung kepada Poskotanews.com, Minggu (26/11/2017).

Rupanya, kedatangan petugas terendus Haris dan Syukur. Kedua penjahat itu kemudian kabur ke pematang sawah. Tak mau kehilangan buruannya, polisi pun melepaskan tembakan peringatan ke udara.

Bukannya menyerah, Haris malah berbalik dan menyerang polisi dengan pisau sangkurnya. Petugas pun terpaksa mengarahkan moncong revolver ke pelaku. Dor! Haris tersungkur ke sawah. Tubuhnya penuh darah.

“Pelaku (Haris-red) tewas dalam perjalanan ke rumah sakit. Dia mengalami luka tembak di dada, ” ucap Manurung.

Melihat temannya terkapar, Syukur terus mengeluarkan jurus langkah seribu. Penjahat kambuhan ini pun akhirnya tersandung peluru.

“Satu pelaku lain karena luka tembak di betis kaki kanan saat ini masih di rawat di RSUD Kab. Tangerang,” ujar Manurung.

Belakangan diketahui, Haris Cs sudah beraksi sebanyak 20 kali mencuri mobil pick up di wilayah Tangerang. Kendaraan roda empat hasil curian dijual pelaku di daerah Cirebon, Jawa Barat.

“Komplotan ini spesialis pick up. Beraksi sejak tahun 2009 lalu dan pernah di tangkap Polres Metro Tangerang, ” beber Manurung.

Kini, jasad Haris telah dibawa petugas ke kamar mayat RS Polri Kramat Jati. Sedangkan Syukur kembali harus merasakan dinginnya jeruji benci. Ia dijerat petugas dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian.

“Dari pelaku kami menyita mobil pick up hasil curian, pisau dan kunci T,” pungkas Manurung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *