Ganja Sebanyak 2,8 Ton Dimusnahkan Di Area Indocement

Ganja Sebanyak 2,8 Ton Dimusnahkan Di Area Indocement : Kasat Narkoba Polres Bogor, AKP Andri Alam bersama pihak kejaksaan negeri Cibinong melakukan pemusnahan barang bukti ganja seberat 2,8 ton.Daun asal Aceh yang membuat fly ini, dimusnahkan karena sudah memiliki kekuatan hukum tetap.

Ganja Sebanyak 2,8 Ton Dimusnahkan Di Area Indocement

Pemusnahan ganja berton-ton ini berlangsung di area PT Indocement sektor 8, Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

AKP Andri Alam mengatakan, pemusnahan barang bukti ganja didasarkan pada surat putusan MA Republik Indonesia nomor 378 k / pid.sus/ 2017 tanggal 30 agustus 2017, terkait kasus 2,8 ton ganja dengan terpidana 10 tahun penjara, Taufik Hidayat SH.

Ganja 2,8 ton dimusnahkan di dua titik berbeda yakni pada acara seremonial indor gedung P 06 sektor 8 PT indocement lantai 2.

Kegiatan ceremonial diawali sambutan dari Kajari Cininong, Kapolres Bogor, perwakilan Bupati Bogor, PN Cibinong dan di tutup dengan sambutan Kepala BNN, Komjen Budi Waseso.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanda tanganan serah terima barang bukti dari kepolisian kepada kejaksaan.

Kemudian sesi kedua berlangsung outdoor didalam kawasan pabrik dengan mengunakan alat pemusnah berkapasitas daya pembakaran 1000-1500 derajat Celcius.

“Akses masuk kawasan industri, maksimal 20 orang. Pemusnahan dipimpin langsung oleh Kepala BNN, Komjen Budi Waseso,”kata AKP Andri Alam.

Ganja seberat 2,8 ton merupakan hasil temuan oleh security Sentul. Temuan ini, lalu diteruskan ke Kompol Pahyuni, Kapolsek Babakan Madang saat itu.

Kasat Narkoba saat itu, AKP Yuni Purwanti Kusuma Dewi lalu melakukan penyeledikan.

Taufik selaku penyedia truk yang membawa ganja ditangkap. Ia sempat bebas murni saat sidang di PN Cibinong.

Namun banding jaksa penuntut umum, Taufik akhirnya dinyatakan bersalah, dan oleh karena perbuatannya, ia dijatuhi hukuman 10 tahun penjara ditingkat MA.

Sementara pemilik ganja, hingga kini masih belum tertangkap, walau identitasnya, sudah diketahui.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *